Kementerian PUPR Tunda Penerapan Integrasi Sistem Transaksi Tol JORR

Oleh : Hariyanto | Selasa, 19 Juni 2018 - 17:29 WIB

Ilustrasi tol JORR
Ilustrasi tol JORR

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Memperhatikan dengan seksama pertimbangan dan masukan dari berbagai elemen masyarakat terkait dengan penerapan Integrasi Sistem Transaksi Tol Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR), Kementerian PUPR menunda penerapan sistem tersebut untuk memberikan kesempatan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terkait untuk dapat melakukan sosialisasi secara lebih intensif kepada masyarakat.

Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja mengatakan, penerapan integrasi sistem transaksi ini yang semula akan diberlakukan mulai hari Rabu, 20 Juni 2018 pukul 00.00 WIB, dimaksudkan untuk meningkatkan layanan di Jalan Tol JORR sehingga dapat memenuhi SPM (Standar Pelayanan Minimal) yang menjadi persyaratan dalam pengoperasian jalan tol.

"Kualitas layanan jalan tol melalui integrasi sistem ini, pertama adalah meningkatnya efisiensi waktu tempuh karena transaksi hanya dilakukan satu kali," kata Endra melalui keterangan pers yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (19/6/2018).

Sebelumnya, katan Endra,  pengguna ruas tol JORR melakukan 2-3 kali transaksi untuk perjalanan lintas-seksi/ruas, mengingat tol JORR dikelola oleh Operator (BUJT) yang berbeda-beda, sehingga masing-masing ruas tol memiliki gerbang pembayaran.

Dengan adanya integrasi sistem transaksi, lanjutnya, maka lima gerbang tol akan dihilangkan yaitu GT Meruya Utama, GT Meruya Utama 1, GT Semper Utama, GT Rorotan, dan GT Pondok Ranji sayap arah Bintaro sehingga kemacetan di tengah ruas tol diharapkan akan berkurang. Transaksi hanya akan dilakukan satu kali pada gerbang tol masuk (on-ramp payment). 

"Kedua, integrasi sistem akan menurunkan tarif tol JORR untuk kendaraan angkutan logistik golongan II, III, IV dan V sehingga dapat mendukung pembentukan sistem logistik nasional yang lebih efisien dan kompetitif," lanjut Endra.

Penyesuaian tarif tol diharapkan dapat menjawab kebutuhan  pelaku logistik dan mendorong truk/kontainer untuk memanfaatkan jalan tol sehingga akan mengurangi beban jalan arteri. Dengan demikian  jalan arteri akan senantiasa dalam kondisi mantap. Selain itu juga akan mengurangi antrian lalu lintas jalan arteri yang padat seperti pada kawasan Tanjung Priok. 

Melalui penyederhanaan sistem transaksi, akan berlaku sistem terbuka dengan pemberlakuan tarif tunggal, dimana pengguna tol - sesuai golongan kendaraannya - akan membayar besaran tarif tol yang sama, tanpa memperhitungkan jauh dekatnya jarak tempuh.  

Tarif baru akan berlaku untuk 4 ruas dan 9 seksi tol JORR dengan panjang keseluruhan 76,43 km yang terdiri dari : Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami), Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (Cikunir-Cakung), Seksi E3 (Cakung-Rorotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami.

Penundaan ini berlaku hingga sosialisasi kepada masyarakat dinilai memadai oleh Kementerian PUPR.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Saleh Husein, dok.industry.co.id

Kamis, 15 November 2018 - 19:21 WIB

Festival Filantropi Indonesia, Sinar Mas Tampilkan Potensi Setempat

Mencoba menjaring potensi setempat, meningkatkan nilai tambah, dan menjadikannya aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya menjadi pedoman Sinar Mas dalam melakukan aktivitas filantropi.

Infinix Indonesia

Kamis, 15 November 2018 - 19:08 WIB

Sukses di Penjualan 11.11, Infinix Ungkap Strategi Hadapi Persaingan Smartphone Indonesia

INDUSTRY.co.id -

Jakarta, 15 November 2018 Dalam perayaan Habolnas 11.11 di bulan November lalu, Infinix Indonesia sukses menjual beberapa produk unggulannya dengan…

Dok industry.co.id

Kamis, 15 November 2018 - 17:28 WIB

Jet Commerce Catat Kenaikan Nilai Transaksi 16 Kali Lipat

Jet Commerce, penyedia solusi e-commerce terpadu dan terkemuka di Asia Tenggara mencatat kenaikan nilai transaksi 16 kali lipat

Ilustrasi Reksa Dana (bisnisfranchiseindonesia)

Kamis, 15 November 2018 - 17:14 WIB

Kondisi Pasar Semakin Positif, Reksa Dana Saham jadi Pilihan Tepat untuk Investasi

Kondisi pasar menunjukkan perkembangan positif seiring meredanya isu perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok dan kondisi iklim investasi di tanah air yang semakin kondusif

PT Electronic City Indonesia Tbk hari ini, Kamis (14/11/2018) resmi meluncurkan logo barunya. Acara yang dilangsungkan di Four Point by Sheraton ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama rekan media dan influencer.

Kamis, 15 November 2018 - 17:14 WIB

Melalui Logo Baru, Komitmen Electronic City sebagai Pionir Toko Elektronik

PT Electronic City Indonesia Tbk hari ini, Kamis (14/11/2018) resmi meluncurkan logo barunya. Acara yang dilangsungkan di Four Point by Sheraton ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama…