Mantan Menteri BUMN Apresiasi E Money Paytren

Oleh : Wiyanto | Selasa, 19 Juni 2018 - 09:41 WIB

Paytren Jamin Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra (Foto Ist)
Paytren Jamin Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Peraturan Bank Indonesia (PBI) sudah mengakomodasi emoney untuk Paytren pada 21 Mei 2017.  Aplikasi pembayaran dan lainnya sudah resmi beroperasi sejak 1 Juni 2018. 

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengakui e money sebagai ancaman bagi bank.

"Memang ini ancaman: bagi bank. Bisnis bank adalah bisnis aturan. Demi keselamatan pemilik uang.<> Kini sudah empat izin e-Money  keluar: Telkomsel dengan T-Cash-nya, milik Bank BUMN, Gojek dengan Go-Pay-nya. dan ini dia: Pay-Tren milik Ustadz Yusuf Mansyur," ujar dia di Jakarta, Selasa (19/6/2018).

Ia katakan, saat ini sudah banyak yang meninggalkan bisnis konvensional. Sudah banyak ummat yang mampu melakukannya. Tapi dari jutaan pebisnis ummat terbukti: hanya Ustadz Yusuf Mansyur yang bisa masuk dunia baru ini. Dengan segala jatuh-bangunnya. Dan  kembang-kempisnya. Dan bully-nya.

"Kini sang ustadz lebih konsentrasi di Pay-Tren. Saya memuji itu: harus fokus," katanya.

Sang Ustad Yusuf Mansur mengakui pihaknya sudah dapat ijin tiga pihak. OJK, BI dan Allah Swt.

”Izin Pay-Tren sudah keluar tanggal 21 Mei lalu,” ujar uatadz YM. ”Tanggal 1 Juni langsung operasi,” tambahnya.

 
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 19 September 2018 - 09:42 WIB

PANI-DIGI Resmi Diperdagangkan di BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana dua perusahaan yakni PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) dan PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Direktur Penilaian Perusahaan…

Salyadi Saputra, Direktur Utama Pefindo (Kompas.com)

Rabu, 19 September 2018 - 09:39 WIB

Pefindo Perkirakan Penerbitan Obligasi Capai Rp140 Triliun

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi pada 2018 mencapai Rp140 triliun atau turun 13,04 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp161,36 triliun.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 September 2018 - 09:10 WIB

Banggar DPR Setujui Asumsi Kurs Rp14.500

Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR RI menyetujui asumsi nilai tukar dalam RAPBN 2019 sebesar Rp14.500 per dolar AS, atau lebih tinggi dari asumsi awal yang disepakati dalam Komisi XI sebesar…

PT. Bank Negara Indonesia (BNI)

Rabu, 19 September 2018 - 09:06 WIB

BNI Pertahankan Keunggulan Layanan Trade Finance

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk untuk kedelapan kalinya sejak 2010 kembali menerima pengakuan sebagai bank yang memiliki layanan "trade finance" terbaik, hingga dinobatkan sebagai "The…

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto (Foto: Dok. Kadin Indonesia)

Rabu, 19 September 2018 - 09:05 WIB

Rupiah Melemah, Industri Pelayaran Tertekan

Penguatan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menekan kinerja sektor logistik, termasuk industri pelayaran. Pasalnya, sektor ini lebih banyak melakukan transaksi dan pembayaran…