Wajar SP3 Kasus HRS - Firza, Chatnya Tidak Asli

Oleh : Wiyanto | Minggu, 17 Juni 2018 - 11:50 WIB

Habib Rizieq (Istimewa)
Habib Rizieq (Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Habib Rizieq Syihab resmi dapat SP3 dalam kasus dugaan chat dengan Firza Husein. Polri terbukti tidak mempunyai bukti kuat untuk melanjutkan kasus tersebut.

Abdul Chair Ramadhan, pakar hukum mengatakan,dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT, pihak Kepolisian Negara RepublikIndonesia telah memberikan kepastian hukum atas perkara yang dihadapi oleh ImamBesar Habib Rizieq Shihab pada Polda Metro Jaya. Terbitnya SP3 atas dugaan tindakpidana sebagaimana disangkakan sebelumnya, yakni Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor4 Tahun 2008 Tentang Pornografi dan/atau Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1)Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, merupakan
langkah bijak dan tepat dalam rangka pemenuhan kepastian hukum yang berkeadilan.
Kepastian dan keadilan menunjuk bukan hanya pada aspek prosedural, namun harus
bermuatan keadilan substansial.


" Sepanjang pengetahuan kami, perihal chat antara Habib Rizieq Shihab dengan Firza
Husein sangat diragukan keasliannya, dapat dikatakan sebagai fitnah dari pihak-pihak
tertentu," katanya di Jakarta, Minggu (17/6/2018).

Ia katakan, petunjuk yang mendukung pendapat ini adalah adanya pemanfaatan secara tidak
sah atas whatsapp milik keduanya dan kemudian disebarluaskan ke dunia maya dengan
cara melawan hukum. Seharusnya, pihak yang menyebarluaskan itulah yang harus
bertanggungjawab secara hukum sesuai dengan ketentuan Pasal 27 ayat (1) UU ITE.
Dengan adanya penyebarluasan tersebut, maka sejak awal posisi Habib Rizieq Shihab dan
Firza Husein adalah sebagai korban, bukan sebaliknya sebagai tersangka.

Menurutnya proses hukum dalam penerbitan SP3 telah memenuhi due process of law dengandidasari fundamental fairness. Dengan lain perkataan, kesimpulan penyidik telah sesuaidengan prosedur formal yang adil, logis dan layak.
" Pada akihrnya, kami yakin tidak ada kepentingan apapun dalam terbitnya SP3 dimaksud.
Tidak ada kepentingan non hukum, semuanya berjalan sesuai mekanisme dan aturan
hukum yang berlaku," katanya.

Oleh karenanya, kesimpulan pihak penyidik untuk tidakmelanjutkan proses hukum tersebut, harus dihargai dan diapresiasi.Sebagai penutup, kami menghimbau kepada khalayak (publik) untuk tidakmempartanyakan apalagi mempermasalahkan terbitnya SP3 dimaksud. Kebenarantidaklah mendua, kebenaran berpihak pada kejujuran, bukan sebaliknya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Saleh Husein, dok.industry.co.id

Kamis, 15 November 2018 - 19:21 WIB

Festival Filantropi Indonesia, Sinar Mas Tampilkan Potensi Setempat

Mencoba menjaring potensi setempat, meningkatkan nilai tambah, dan menjadikannya aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya menjadi pedoman Sinar Mas dalam melakukan aktivitas filantropi.

Infinix Indonesia

Kamis, 15 November 2018 - 19:08 WIB

Sukses di Penjualan 11.11, Infinix Ungkap Strategi Hadapi Persaingan Smartphone Indonesia

INDUSTRY.co.id -

Jakarta, 15 November 2018 Dalam perayaan Habolnas 11.11 di bulan November lalu, Infinix Indonesia sukses menjual beberapa produk unggulannya dengan…

Pembangunan Embung Serbaguna Pea Parsinagaan

Kamis, 15 November 2018 - 17:35 WIB

Pembangunan Embung Serbaguna Pea Parsinagaan Berikan Manfaat Untuk 2 Kecamatan

Dalam rangka terus mendukung pengembangan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 KSPN prioritas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Embung…

Dok industry.co.id

Kamis, 15 November 2018 - 17:28 WIB

Jet Commerce Catat Kenaikan Nilai Transaksi 16 Kali Lipat

Jet Commerce, penyedia solusi e-commerce terpadu dan terkemuka di Asia Tenggara mencatat kenaikan nilai transaksi 16 kali lipat

Ilustrasi Reksa Dana (bisnisfranchiseindonesia)

Kamis, 15 November 2018 - 17:14 WIB

Kondisi Pasar Semakin Positif, Reksa Dana Saham jadi Pilihan Tepat untuk Investasi

Kondisi pasar menunjukkan perkembangan positif seiring meredanya isu perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok dan kondisi iklim investasi di tanah air yang semakin kondusif