Alumni IMM Sulsel Mohon Maaf Ke Menteri Pertanian RI

Oleh : Wiyanto | Minggu, 17 Juni 2018 - 11:40 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)
Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Makasar - Presidium Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Selatan (KAMI IMM SULSEL) memohon maaf kepada Menteri Pertania Andi Amran Sulaiman atas fitnah yang dilakukan salah seorang kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Jateng yang telah menyebarkan berita hoax terhadap pribadi Mentan Andi Amran Sulaiman,

“Saya selaku Ketua Presidium Memohon maaf kepada Pak Mentan atas tindakan Andi Mahfuri, kader IMM Jateng yg telah menyebarkan fitnah terhadap beliau. Sikap tersebut tidak selayaknya dilakukan mengingat pendidikan dan pembinaan kader IMM selalu mengedepankan tabayyun atas sebuah berita” ujar Ketua Presidium Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulsel (KAMI IMM Sulsel) H, Abdul Rachmat Noer, Sabtu (16/6/2018)

Menurut Abdul Rachmat, apa yang telah dilakukan Andi Mahfuri telah mencoreng identitas IMM sebagai sebuah gerakan keagamaan, apalagi yang terkait menyerang masalah pribadi. Tindakan menyebar fitnah sungguh merupakan sebuah kezaliman yang besar, apalagi dilakukan pada bulan suci Ramadhan..

“Saya sangat menyayangkan ada kader IMM melakukan tindakan seperti itu”, imbuh alumni Fakultas Ekonomi Unhas tersebut.

Dia menambahkan, tindakan itu jelas merusak citra dan identitas gerakan IMM yang mengajarkan pembentukan akhlak mulia.

“Untuk kasus ini, saya minta kepada aparat kepolisian segera mengusut sampai tuntas masalah ini. Termasuk dugaan orang yg ada dibelakang Andi Mahfuri, yg mensupply data dan informasi yg salah”, tegasnya.

Abdul Rachmat juga menegaskan kalau dirinya sangat mengenal pribadi Andi Amran Sulaiman, “Beliau adalah tokoh yang baik, jujur dan tegas. Beliau orang yang bersih dan setia serta sayang kepada anak istri, yang juga keluarga besar Muhamadiyah”, katanya

“Saya mengenal sangat dekat  pribadi beliau. Saya haqqul yakin, beliau bukan type laki2 seperti yang diberitakan berita hoax tersebut. Berita hoax itu terlalu kejam dan membunuh karakter beliau. Ini harus diusut tuntas”, tandas Abdul Rachmat.

Dalam suasana lebaran Idul Fitri 1439 H ini,  kata Rachmat mengatakan dirinya yakin Mentan Amran sudah memaafkan kesalahan Andi Mahfuri, dimana saat ini masih suasana lebaran.

“Kami tahu persis karakter pak Mentan, yang pernah medzolimi saja tetap beliau bantu dan maafkan. Namun sekalipun Pak Mentan memberi maaf, proses hukum tetap harus dijalankan agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi dimasa mendatang.

Abdull Rachmat berharap, ke depan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. “Khususnya bagi adik-adik aktivis untuk lebih berhati-hati dan mengedepankan sifat tabayyun. Ini menjadi pelajaran berharga bagi keluarga besar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah”, pungkasnya 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah Raih Penghargaan di Alpha Southeast Asia Award 2018

Rabu, 19 September 2018 - 10:00 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan di Alpha Southeast Asia Award 2018

BNI Syariah meraih penghargaan sebagai The Best Islamic Finance Commercial Bank in Indonesia tahun 2018 di wilayah Asia Tenggara dalam acara 12th Annual Best Financial Institution Awards & 8th…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 19 September 2018 - 09:42 WIB

PANI-DIGI Resmi Diperdagangkan di BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana dua perusahaan yakni PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) dan PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Direktur Penilaian Perusahaan…

Salyadi Saputra, Direktur Utama Pefindo (Kompas.com)

Rabu, 19 September 2018 - 09:39 WIB

Pefindo Perkirakan Penerbitan Obligasi Capai Rp140 Triliun

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi pada 2018 mencapai Rp140 triliun atau turun 13,04 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp161,36 triliun.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 September 2018 - 09:10 WIB

Banggar DPR Setujui Asumsi Kurs Rp14.500

Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR RI menyetujui asumsi nilai tukar dalam RAPBN 2019 sebesar Rp14.500 per dolar AS, atau lebih tinggi dari asumsi awal yang disepakati dalam Komisi XI sebesar…

PT. Bank Negara Indonesia (BNI)

Rabu, 19 September 2018 - 09:06 WIB

BNI Pertahankan Keunggulan Layanan Trade Finance

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk untuk kedelapan kalinya sejak 2010 kembali menerima pengakuan sebagai bank yang memiliki layanan "trade finance" terbaik, hingga dinobatkan sebagai "The…