H-1 Lebaran, AGP Gelar Pasar Murah dan Daging Bersubsidi

Oleh : Ridwan | Kamis, 14 Juni 2018 - 09:48 WIB

AGP Gelar Pasar Murah dan Daging Bersubsidi di Kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
AGP Gelar Pasar Murah dan Daging Bersubsidi di Kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Artha Graha Peduli (APG) menggelar pasar murah dan penjualan daging sapi bersubsidi di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara, Kamis (14/6/2018).

Dalam kesempatan tersebut, paket lengkap sembako yang berisi 2 kilogram beras, minyak goreng, gula dan indomie dijual dengan harga Rp20 ribu dan daging sapi seharga Rp65 ribu per kilogram.

Ketua Pelaksana Harian AGP Heka Hertanto mengatakan, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk komitmen dari AGP untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung dan tidak bisa mudik ke kampung halaman ketika Idul Fitri 1439 H.

"Mudah-mudahan kepedulian kami dapat menghibur masyarakat yang tak bisa pulang kampung sehingga bisa menikmati Idul Fitri dengan adanya sembako murah dan daging bersubsidi," kata Heka.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, selama bulan Ramadhan, kegiatan pasar murah dan penjualan daging berkuakitas dengan harga terjangkau memang rutin dilakukan AGP.

Menurutnya, tidak cuma sepanjang Ramadhan 2018 saja, pada tahun-tahun sebelumnya pun kegiatan serupa selalu rutin dilakukan.

"Makin mendekati hari H idul fitri, sembako dan daging sapi ini kami jual dengan harga semakin murah. Contohnya, kemarin (Rabu 13 Juni) paket sembako kami jual Rp25 ribu dan daging sapi per kilogramnya Rp75 ribu," ujarnya

Dikatakan Heka, kegiatan pasar murah AGP kali ini juga mendapat dukungan dari Bimoli dan Indofood. "Tentunya sembako dan daging yang dijual ini memiliki kualitas yang sangat baik," imbuh Heka.

Heka menjelaskan, kegiatan seperti ini sudah hampir empat tahun kita lakukan setiap Ramadhan. "Tak sekedar bylan Ramadhan saja, hari besar keagamaan lainnya juga kita lakukan. Namun, untuk Ramadhan kita lakukan sebulan penuh," terangnya.

Heka pun berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang tidak bisa mudik agar bisa merasakan indahnya Idul Fitri bersama keluarga di Jakarta.

"Kami bahagia juga kalau ada pengusaha swasta lain yang juga melakukan hal yang sama yaitu menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk berbagi dengan masyarakat kurang mampu di hari terakhir jelang lebaran ini dimana mereka tidak bisa pulang kampung karena kekurangan biaya harap Tomy Winata selaku Pendiri AGP.

"Marilah kita bersyukur dan bersama terus tidak berhenti mewujudkan kepedulian dengan berbagi pada masyarakat yang kurang mampu himbau Tomy Winata.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut LPDB Braman Setyo (Foto Fadli)

Senin, 25 Juni 2018 - 22:00 WIB

Pajak Turun, Kompetisi Bisnis UKM Lebih Bergairah

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo menyambut gembira kebijakan penurunan PPh final UMKM menjadi 0,5 persen oleh…

Cawagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum

Senin, 25 Juni 2018 - 21:25 WIB

Isu Poligami Empat Istri Uu Ruhzanul Ulum Marak, Begini Tanggapan Bawaslu

INDUSTRY.co.id - Bandung-Sehari jelang Pilgub Jabar, calon wakil gubernur pasangan Ridwan Kamil, Uu Ruzhanul Ulum diterpa isu tak sedap soal perilaku poligaminya sejak menjabat sebagai Bupati…

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

Senin, 25 Juni 2018 - 21:18 WIB

Ketua DPR RI Apresiasi dan Dukung Kementan Blacklist Importir Bawang Nakal

INDUSTRY.co.id - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) serta mendukung langkah-langkah yang diambil terkait dimasukannya 5 perusahaan importir…

Go-Jek (ist)

Senin, 25 Juni 2018 - 20:50 WIB

Go-Jek Resmi Melebarkan Sayap ke Vietnam dan Thailand

Perusahaan penyedia layananon-demandberbasis aplikasi Go-Jek resmi berekspansi dengan mendirikan perusahaan secara lokal di Vietnam dan Thailand.

Presiden Jokowi (Foto Setkab)

Senin, 25 Juni 2018 - 20:45 WIB

Presiden Jokowi: TNI-Polri dan BIN Senantiasa Jaga Netralitas

Presiden Joko Widodo menjelaskan netralitas institusi TNI dan Polri dalam pemilihan kepala daerah berstatus mutlak.