Efektifkah Perpanjangan Libur Lebaran Untuk Mengurai Kemacetan?

Oleh : Tulus Abadi | Rabu, 13 Juni 2018 - 18:52 WIB

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI
Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sampai H minus 4 arus mudik Lebaran relatif lancar, tak ada bencana kemacetan di jalan tol dan atau di jalan non tol. Namun kondisi berbalik drastis pada H minus 3 dan H minus 2, kemacetan di jalan tol mencapai klimaksnya. 

Pada H minus 3 kemacetan di pintu tol Cikarang Utama mencapai lebih dari 28 km. Ekor kemacetannaya pun terasa sampai Cawang, tol dalam kota. Bahkan pada H minus 2, hari ini, kemacetan di tol Cikampek makin parah. Tol Copali pun macet total hingga 42 km. 

Terhadap hal itu, bisa digaris bawahi bahwa:

1. Perpanjangan Libur Lebaran ternyata tidak efektif untuk mendorong pemudik melakukan perjalanan mudik lebih awal. Terbukti para pemudik masih menyerbu untuk mudik Lebaran pada H minus 3 dan H minus 2. Bahkan mungkin H minus 1. Bisa juga dikatakan perpanjangan libur Lebaran tidak dipatuhi oleh sektor pelaku usaha;

2. Tersambungnya tol Trans Jawa juga tidak mampu menampung lonjakan kendaraan pribadi roda empat yang melewati jalan tol, terutama tol Cikampek, dan Cipali. Peningkatan pemudik roda empat cukup signifikan. Menurut Kemenhub pada 2017 sebanyak 3,3 juta unit dan pada 2018 mencapai 3,7 juta unit. Bisa dipastikan lebih dari 40 persennya adalah pengguna tol. Bisa dibayangkan jika jumlah pemudik di Jabodetabek mencapai 11 juta. 

Dengan demikian, perpanjangan libur Lebaran dan atau tersambungnya tol Trans Jawa gagal sebagai pemecah kemacetan arus lalu lintas mudik Lebaran. Pemerintah tampaknya juga tidak konsisten dengan janjinya, yang katanya jika kemacetan mencapai 2 km tarif tol akan digratiskan. Buktinya, kemacetan sudah mencapai 28-42 km pun tidak digratiskan. 

Ke depan, solusi efektif untuk memecah kemacetan arus mudik adalah menambah akses dan kapasitas angkutan umum masal, dan angkutan umum di daerah tujuan. Bukan memperpanjang libur Lebaran dan atau bahkan akses jalan tol. Jalan tol justru karpet merah untuk merangsang mudik dengan kendaraan pribadi, dan endingnya adalah neraka kemacetan.

Demikian. Sekelumit catatan. Selamat mudik, mudik selamat...

Wassalam,

Tulus Abadi,
Ketua Pengurus Harian YLKI

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut LPDB Braman Setyo (Foto Fadli)

Senin, 25 Juni 2018 - 22:00 WIB

Pajak Turun, Kompetisi Bisnis UKM Lebih Bergairah

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo menyambut gembira kebijakan penurunan PPh final UMKM menjadi 0,5 persen oleh…

Tokoh nasional Rizal Ramli (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Juni 2018 - 21:30 WIB

Rizal Ramli: Lima Hal Ini Jadi Faktor Meruginya Garuda Indonesia

Ekonom sekaligus mantan Menko Kemaritiman DR Rizal Ramli membeberkan kasus keuangan yang melilit maskapai PT Garuda Indonesia akibat Miss Manajemen dan ketidakmampuan serta ketidakprofesionalan…

Cawagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum

Senin, 25 Juni 2018 - 21:25 WIB

Isu Poligami Empat Istri Uu Ruhzanul Ulum Marak, Begini Tanggapan Bawaslu

INDUSTRY.co.id - Bandung-Sehari jelang Pilgub Jabar, calon wakil gubernur pasangan Ridwan Kamil, Uu Ruzhanul Ulum diterpa isu tak sedap soal perilaku poligaminya sejak menjabat sebagai Bupati…

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

Senin, 25 Juni 2018 - 21:18 WIB

Ketua DPR RI Apresiasi dan Dukung Kementan Blacklist Importir Bawang Nakal

INDUSTRY.co.id - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) serta mendukung langkah-langkah yang diambil terkait dimasukannya 5 perusahaan importir…

Ilustrasi Pemudik Motor (Ist)

Senin, 25 Juni 2018 - 20:50 WIB

Menhub Klaim Pemudik Dengan Sepeda Motor Turun sebesar 18,2 Persen Tahun Ini

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pada masa angkutan lebaran tahun ini jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor turun sebesar 18,2% dibandingkan pada masa angkutan lebaran…