Brebes Panen dan Siap Ekspor Bawang Merah

Oleh : Wiyanto | Selasa, 12 Juni 2018 - 10:32 WIB

Dirjen Hortikultura, Suwandi memegang hasil panen bawang merah
Dirjen Hortikultura, Suwandi memegang hasil panen bawang merah

INDUSTRY.co.id - Brebes,- Brebes merupakan sentra bawang merah berkontribusi 21 persen dari produksi nasional. Kini mendekati Idul Fitri memasukin panen raya sehingga kebutuhan selama bulan Juni-Agustus terpenuhi.

“Ini kita pantau pertanaman di Brebes dan kini masuk panen raya bulan Juni hingga Agustus.  Hasilnya mampu memasok kebutuhan kota-kota besar bahkan sampai luar Jawa,” Demikian dikatakan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertaniaan (Kementan), Suwandi saat mengunjungi sentra bawang merah di Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Selasa (12/6/2018).

Suwandi menuturkan proses budidaya dan tata kelola bawang merah terus diperbaiki dan ditingkatkan. Misalnya melalui penggunaan benih dari umbi yang unggul dan pengenalan proses budidaya ramah lingkungan. 

“Brebes sedang menyiapkan benih untuk dipasok ke Jawa Barat,” ujarnya.

Pada aspek hilir, sambung Suwandi, Kementan mengembangkan industri pasta, pengenalan olahan kripik bawang merah, penggunaan teknologi penyimpanan dan sebagian hasil diekspor. 

“Kini sedang mempersiapkan ekspor ke Thailand pada bulan Juli-Agustus nanti,” ucapnya.

“Penanganan hulu-hilir pendekatan Kawasan dengan mendorong ekspor serta meningkatkan kesejahteraan petani ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman,” pintanya.

Selanjutnya Kasubdin Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Sodikin saat mendampingi kunjungan mengatakan setiap tahun Brebes tanam bawang merah 30 hingga 35 ribu hektar dengan produksi 300 hingga 350 ribu ton. Panen raya rutin terjadi pada  bulan Juni-Agustus. Bulan Juni ini panen raya seluas 3.324 hektar dan Juli nanti panen 4.607 hektar

“Panen raya Juni dengan produktivitas 10 ton per hektar menghasilkan 33 ribu ton dan Juli 46 ribu ton. Juni-Juli nanti rata-rata sehari mampu memasok 1.295 ton, untuk melayani keseluruh wilayah Indonesia. Sebagai contoh DKI Jakarta hanya membutuhkan 90 hingga 100 ton hari,” katanya.

Sodikin menyebutkan sentra bawang merah ada di Kecamatan Larangan, Wanasari dan Brebes. Musim pertanaman kali ini lebih bagus dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah bulan Ramadhan dan Idul Fitri ini pasokan melimpah dan harga di petani bagus stabil,” jelasnya.

Sementara itu Benny, pengusaha bawang merah Brebes PT HRD, mengatakan pihaknya telah menyiapkan rencana ekspor ke Thailand 2000 ton pada bulan Juli – Agustus 2018. Pasalnya di Thailand sedang tidak terjadi panen.

“Bawang merah kita bisa masuk ke Thailand pada bulan itu, karena Thailand sedang tidak panen, harganya bagus dan bisa kompetitif dengan bawang India,” terangnya.

Selain di Brebes, daerah sentra bawang merah yakni Kabupaten Sumbawa dan Bima, NTB pun akan melakukan panen. Kepala Subbagian Data Komoditas, Pusat Data dan Sistem Informasi Kementan, Akbar Yasin mengungkapkan total luas panen bawang merah di Kabupaten Sumbawa seluas 3.000 hektar dan Bima 5.000 hektar.

“Pada bulan Juni ini luas panen di Sumbawa mencapai 2.000 hektar dan Bima 3.000 hektar,” kata Akbar yang saat ini sedang meninjau pertanaman bawang merah di Sumbawa dan Bima.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

HARRIS Hotels mengadakan program Healthy Corner di semua hotel di dalam jaringannya yang kini berjumlah 23 hotel di seluruh pelosok Indonesia dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada…

GE

Senin, 12 November 2018 - 19:54 WIB

GE Healthcare Resmikan Pemasangan 1000 CT Scan di Kawasan Asia Tenggara

GE Healthcare, penyedia teknologi dan solusi kesehatan, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

Senin, 12 November 2018 - 19:51 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Januari 2019

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:45 WIB

Urban Jakarta IPO di Kisaran Rp1.000-Rp1.250

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp1.000-Rp1.250 per saham.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:40 WIB

BEI: Penghitungan Free Float Praktik Umum Bursa Dunia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio "free float" merupakan praktik umum di bursa dunia.