JK Records Buat Perangkat Khusus Hitung Royalti Pertama di Indonesia

Oleh : Amazon Dalimunthe | Sabtu, 09 Juni 2018 - 09:41 WIB

Leonard Nyo Kristianto (tengah) bersama Dian Pieshesa (Foto: Amazon)
Leonard Nyo Kristianto (tengah) bersama Dian Pieshesa (Foto: Amazon)

INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Di tengah seringnya saling curiga antara musisi pencipta lagu dan produser dalam hal pembagian royalti musik, perusahaan rekaman JK Records mencoba memberikan solusi. JK Records menciptakan software atau perangkat lunak bernama JK Royalti. Melalui perangkat ini, proses pencatatan dan distribusi untuk seorang musisi menjadi lebih mudah.

Lewat JK Royalti, seorang musisi bisa melihat royalti dari penjualan Youtube, digital download, Ring Back Tone (RBT) dan penjualan fisik karya mereka. Laporan royalti atas penjualan karya itu bisa dilihat dalam bentuk grafik atau tabel yang bisa diunduh.

"Ini software cara menghitung royalti secara cepat dan akurat. Kalau dulu menagih royalti harus datang ke kantor, tapi sekarang tidak lagi. Jadi bisa lewat website, bisa lewat ponsel. Jadi bisa langsung akses, bisa langsung cetak invoice lalu si artis ini email ke bagian billing kami, nanti kami tinggal bayar. Setelah dibayar, nanti di akun user si artis ini akan ada keterangan ini sudah dibayar dan ini ada yang belum," jelas CEO JK Records, Leonard Nyo Kristianto saat peluncuran JK Royalti di kawasan Thamrin Jakarta Pusat.

Perangkat ini merupakan yang pertama di Indonesia dan yang kedua di dunia setelah Kobalt. Perangkat ini  digagas pria yang kerap disapa Nyo itu mendengar keluh kesah artis lawas perihal royalti mereka. Tahun lalu, Nyo mulai mengembangkan perangkat JK Royalti ini untuk memenuhi hak-hak para musisi yang bernaung di JK Records.

Saat ini JK Royalti saat ini baru diterapkan untuk artis yang bernaung di JK Records. Namun, dalam waktu dekat perangkat ini bisa digunakan untuk label dan LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) lainnya. Sejumlah musisi yang tergabung di JK Records pun menyambut baik kehadiran perangkat ini. Sementara, untuk artis dan pencipta lagu yang meninggal dunia, royalti tetap dibayarkan kepada ahli waris.

"Mereka senang, enggak nyangka kayak dapat rezeki di usia senja. Satu hal yang jadi pegangan saya adalah jangan ambil yang bukan hak kita, maka kita akan selamat. Itu sebabnya saya coba benanhi ekosistemnya agar semua transparan,” ujar lulusan universitas terkemuka di Amerika ini.

JK Records merupakan perusahaan rekaman yang dididirkan oleh Judhi Kristianto, ayah Leonard, sejak 1982 dan terus bertahan hingga kini. Tak heran, mereka memiliki katalog lagu dari sejumlah musisi yang saat ini mulai memasuki usia senja. Salah satu yang bertahan sejak JK Records didirikan adalah penyanyi Dian Pieshesa.

Dian mengaku ia bertahan di JK Records adalah karena sistim yang dibangun sejak jaman Judhi masih memegang kendali perusahaan sudah transparan. “Apalagi dengan adanya perangkat JK Royalti ini, hak-hak sebagai penyanyi, musisi, penciptalagu, produser semakin jelas. Dan ini membuat tentram hati kita,” ujar Dian yang kini tampil berhijab. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:20 WIB

Saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk-PT Satria Mega Kencana TbkMulai Diperdagangkan

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham dua perusahaan, yakni PT Urban Jakarta Propertindo Tbk dan PT Satria Mega Kencana Tbk.

Dalam periode 5 tahun, Nota Kesepahaman ini meliputi kerja sama di dua area prioritas, yaitu edukasi dan pemberdayaan kesehatan dalam gaya hidup aktif

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:13 WIB

Inilah Kesepakatan Kementerian Kesehatan dan Fonterra Brands dalam Mendukung Sustainable Development Goal

Jakarta- Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Mr. Shekhar Rapaka menyampaikan kebanggaanya karena dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat…

Bank Indonesia

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:00 WIB

BI: Penjualan Eceran Oktober 2018 Meningkat

Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mengindikasikan adanya pertumbuhan penjualan eceran di Oktober 2018, yang tercermin dari kenaikan Indeks Penjualan Riil 2,9 persen (tahun ke tahun/year…

World Bank (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:40 WIB

Bank Dunia Minta Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Teknologi

Bank Dunia meminta kepada pemerintah Indonesia agar terus mendorong masyarakat untuk melek teknologi (digital literacy) sekaligus menguasai kemampuan teknologi.

Rakernas HIPMI PT di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (09/12/2018).

Senin, 10 Desember 2018 - 22:52 WIB

HIPMI PT Targetkan Cetak Satu Juta Wirausaha Pemula Mandiri

Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) menargetkan akan mencetak satu juta wirausaha pemula mandiri.