Asuransi Jiwa Syariah Prudential Meningkat 70 Persen, Dibanding Konvensional

Oleh : Dina Astria | Rabu, 06 Juni 2018 - 07:20 WIB

Director of Corporate Marketing and Communications PT Prudential, Nini Sumohandoyo dalam acara buka bersama Prudential Indonesia di The Hermitage Hotel, Jakarta pada Selasa (5/6) kemarin. (Dina Astria/Industry.co.id)
Director of Corporate Marketing and Communications PT Prudential, Nini Sumohandoyo dalam acara buka bersama Prudential Indonesia di The Hermitage Hotel, Jakarta pada Selasa (5/6) kemarin. (Dina Astria/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sejak Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) diluncurkan pada tahun 2017 lalu, kesadaran masyarakat akan asuransi meningkat. Sejak saat itu pula, banyak sekali sosialiasi yang dilakukan mengenai hal itu, baik diberikan oleh pihak pemerintah maupun pihak swasta seperti Prudential Indonesia.

Dalam bisnis syariah, PT Prudential Life Assurance mengalami perkembangan lebih dari 30 persen hingga bulan Mei 2018. Hal ini diungkapkan oleh Director of Corporate Marketing and Communications PT Prudential, Nini Sumohandoyo saat ditemui dalam acara buka bersama Prudential Indonesia di The Hermitage Hotel, Jakarta pada Selasa (5/6) kemarin.

"Betapa besarnya growth bisnis ini, kalau dari angka yg Karim Consulting itu growth-nya lumayan pesat. Itu 'kan, growth bisnis kami, kalo dari industri asuransi perbankan jelas ada growth," jelas Nini.

Prudential sendiri, selalu melakukan sosialiasi terkait asuransi jiwa syariah, baik secara internal maupun eksternal. Seperti melakukan roadshow di berbagai kota, dengan mengundang para agen tenaga pemasa, baik yang mempunyai lisensi konvensial atau syariah maupun belum, dan para nasabah untuk memberikan penjelasan mendalam mengenai asuransi syariah dan produk syariah dari Prudential.

"Untuk agen-agen yang baru, kami memperbolehkan mereka untuk mengambil lisensi konvensional dan syariah. Animo untuk mereka ambil lisensi syariah, baik itu agen baru maupun agen yang tadinya punya lisensi konvensional, sangat besar," lanjut Nini.

Nini Sumohandoyo juga menambahkan, peningkatan agen-agen baru syariah meningkat dan mencapai angka 70 persen hingga bulan Mei 2018, dibandingkan dengan tahun 2017 lalu.

"Bisa dibayangkan, pasarnya dan awareness masyarakat akan asuransi jiwa sangat tinggi," tutup Nini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

HARRIS Hotels mengadakan program Healthy Corner di semua hotel di dalam jaringannya yang kini berjumlah 23 hotel di seluruh pelosok Indonesia dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada…

GE

Senin, 12 November 2018 - 19:54 WIB

GE Healthcare Resmikan Pemasangan 1000 CT Scan di Kawasan Asia Tenggara

GE Healthcare, penyedia teknologi dan solusi kesehatan, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

Senin, 12 November 2018 - 19:51 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Januari 2019

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:45 WIB

Urban Jakarta IPO di Kisaran Rp1.000-Rp1.250

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp1.000-Rp1.250 per saham.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:40 WIB

BEI: Penghitungan Free Float Praktik Umum Bursa Dunia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio "free float" merupakan praktik umum di bursa dunia.