Waspada! Ini Lima Barang Paling Kotor di Kamar Hotel

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 04 Juni 2018 - 14:00 WIB

Hotel (Ilustrasi)
Hotel (Ilustrasi)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Hotel, merupakan salah satu tempat menginap para pelancong yang berkunjung ke berbagai negara. Namun, hotel kini menjadi salah satu destinasi liburan akhir pekan para wisatawan yang berkeluarga. Karena, hotel menjadi salah satu destinasi karena keunggulannya yang mempunyai fasilitas menarik dan membuat nyaman para tamu. 

Salah satu keunggulan fasilitas dari hotel adalah kamarnya yang nyaman bagi penguhuninya. Namun, apakah kamu tahu bahwa dari beberapa fasilitas ataupun barang yang berada di kamar tidak selamanya bersih walaupun tiap saat dibershikan. Berikut dikutip dari asiaone Senin (4/6/2018), ini lima barang-barang di kamar hotel yang dinilai kotor :'

1. Remot televisi

Televisi merupakan salah satu hiburan jika kamu berada di kamar hotel. Tetapi, siapa sangka bahwa remot televisi yang kamu gunakan untuk menggani saluran televisi tersimpan ribuan kuman yang tertinggal di remot tersebut. Kuman yang berasal dari tangan tamu sebelumnya yang tinggal di kamar tersebut. 

Remot adalah barang yang jarang dibersihkan oleh para staf hotel. Maka dari itu, para tamu hotel harus hati-hati dengan barang tersebut.

sangat tidak menarik bahwa staf hotel tidak akan secara aktif mencari untuk membersihkan, itulah sebabnya mengapa tamu harus ekstra hati-hati untuk itu.

2. Selimut atau selimut tempat tidur

Staf selalu mengganti seprai setiap hari, tetapi, seperti dikutip dari Huffington Post, staf hotel tidak memiliki cukup waktu untuk membersihkan selimut besar sebelum tamu baru tiba.

Saat tidur, orang cenderung membuang minyak tubuh dan serpihan kulit yang mungkin masuk ke tempat tidur dan menyebar, bersama dengan seluruh bakteri dan kuman.

Disarankan untuk menghindari kontak dengan spread tempat tidur. Kelly Reynolds, seorang profesor kesehatan lingkungan di University of Arizona berkata, "Banyak orang akan merekomendasikan hanya melipat seprai ke belakang atau melemparkannya ke kursi."

3. Gelas minum 

Selain gelas yang tersedia di kamar tidur, gelas lainnya terdapat di kamar mandi. Jika semua gelas terpakai dan kamu ingin menggunakan gelas yang berada di kamar mandi, disarankan untuk membersihkannya terlebih dahulu sebelum kamu menggunakannya. karena pembilasan toilet dapat mencemari permukaan terdekat dengan bakteri.

"Ketika Anda menyiram toilet, virus dan kotoran menyebar ke seluruh dinding toilet, pegangan flush, dan dinding kamar mandi," kata Reynolds.

Tempat lain yang merupakan tempat berlindung bagi bakteri termasuk wastafel, bagian belakang toilet, pegangan flush dan dinding kamar mandi.

4. Sakelar listrik dan lampu

Mirip dengan remot, saklar lampu rentan terhadap bakteri karena mereka adalah sesuatu yang orang akan sering sentuh. Seperti pengendali jarak jauh, sakelar lampu bukanlah sesuatu yang staf hotel akan bersihkan secara teratur karena itu adalah barang yang tidak mencolok.

5. Barang-barang staf hotel

Biasanya, para staf jika ingin membersihkan kamar mereka selalu membawa perlengkapan alat kebersihan. Kamu, harus berhati-hati dengan perlengkapan alat kebersihan mereka karena pastinya, kuman dan berkumpul di alat kebersihan tersebut dan alat tersebut sudah terkontaminasi. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kingston Partner Gathering, Kamis (21/3/2019)

Jumat, 22 Maret 2019 - 23:00 WIB

Perkuat Pasar, Kingston Miliki Puluhan Mitra Reseller di Indonesia

Kingston Technology, salah satu pemimpin dunia dalam solusi produk dan teknologi penyimpanan memori, secara bersama-sama dengan para mitra penjualan mengumumkan program mitra resmi di Indonesia.

Suasana diskusi yang bertajuk “Kasus Privatisasi JICT Jilid II (2015-2039), Kemana Pemerintah dan KPK” yang digelar Serikat Pekerja (SP) JICT di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta, Kamis (21/03/2019) petang.

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:49 WIB

Pakar Hukum UGM: Perpanjangan Kontrak Pelindo II dan Hutchison Ports Tetap Sah

Oce Madril, pakar Tindak Pidana Korupsi Universitas Gajah Mada (UGM), menilai perjanjian perpanjangan kontrak PT Jakarta International Container Terminal (JICT) antara PT Pelindo II dan Hutchison…

Tommy Soeharto Ketum Partai Berkarya (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:00 WIB

Tommy Soeharto: Kami Hadir Memberi Bukti, Bukan Janji

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto mengatakan partainya berkomitmen memberi solusi dan bukti, bukan janji, untuk meningkatkan produksi pangan nasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Jumat, 22 Maret 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Dorong IKM Logam Perluas Kemitraan Dengan Perusahaan Otomotif

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menegah dan Aneka (IKMA) meenggelar acara Kick-Off IKM dalam Supply Chain Industri Otomotif Nasional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi sentra IKM logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur

Jumat, 22 Maret 2019 - 18:18 WIB

IKM Siap Berkontribusi dalam Rantai Pasok Industri Otomotif Nasional

Industri Kecil Menengah (IKM) siap berkontribusi dalam rantai pasok industri otomotif nasional yang diwujudkan melalui keberhasilan Koperasi Batur Jaya (KBJ) yang sejak awal Januari 2019 berhasil…