Kekurangan Pemain Berkualitas, PSSI Siap Naturalisasi 6 Pemain Baru

Oleh : Ridwan | Sabtu, 28 Januari 2017 - 16:15 WIB

 Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (Foto:trentekno)
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (Foto:trentekno)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoensia (PSSI) menyatakan masih akan terus menjalani program naturalisasi pemain dalam jangka sekitar satu hingga dua tahun.

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengaku Indoensia masih kekurangan pemain berkualitas sehingga ia akan terus melanjutkan program naturalisasi ini.

"Kita hanya punya 67 ribu pemain. Sehingga kita kekurangan pemain, dan itu membuat kita ke depannya mencari pemain naturalisasi dalam rangka memperkuat timnas di SEA Games (2017) dan Asian Games (2018). Kita memerlukan pemain yang berkualitas" ungkap Edy melalui siaran persnya di Jakarta Jumat (27/1/2017).

Edy mengungkapkan, komposisi pemain berdarah Indonesia yang berada diluar sangat dibutuhkan oleh timnas ke depannya. Sehingga ia tak menampik jika program naturalisasi ini bisa membawa prestasi sepak bola Indoensia menjadi lebih baik lagi

"Kalau tidak cukup kualitasnya yang pemain lokal, kita akan cari orang Indonesia yang berada di luar, atau orang Indonesia yang separuh Indonesia separuh luar. Itu yang kita ambil," tambahnya.

Hal senada juga dituturkan wakil ketua umum PSSI Joko Driyono. Joko pun mengakui, PSSI berencana tak hanya satu pemain yang akan dinaturalisasi. Rencananya menurut Djokdri sapaan akrabnya akan merekrtu setidaknya 6 pemain baru yang akan dinaturalisasi. Seperti diketahui, saat ini baru penyerang Jong Ajax Ezra Walian yang proses naturalisasinya hampir rampung.

"Rencananya ada empat sampai enam pemain yang akan dinaturalisasi. Untuk pemainnya memang masih belum ditentukan, tapi ini untuk kepentingan SEA Games dan Asian Games" tambah Joko.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suasana diskusi yang bertajuk “Kasus Privatisasi JICT Jilid II (2015-2039), Kemana Pemerintah dan KPK” yang digelar Serikat Pekerja (SP) JICT di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta, Kamis (21/03/2019) petang.

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:49 WIB

Pakar Hukum UGM: Perpanjangan Kontrak Pelindo II dan Hutchison Ports Tetap Sah

Oce Madril, pakar Tindak Pidana Korupsi Universitas Gajah Mada (UGM), menilai perjanjian perpanjangan kontrak PT Jakarta International Container Terminal (JICT) antara PT Pelindo II dan Hutchison…

Tommy Soeharto Ketum Partai Berkarya (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:00 WIB

Tommy Soeharto: Kami Hadir Memberi Bukti, Bukan Janji

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto mengatakan partainya berkomitmen memberi solusi dan bukti, bukan janji, untuk meningkatkan produksi pangan nasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Jumat, 22 Maret 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Dorong IKM Logam Perluas Kemitraan Dengan Perusahaan Otomotif

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menegah dan Aneka (IKMA) meenggelar acara Kick-Off IKM dalam Supply Chain Industri Otomotif Nasional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi sentra IKM logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur

Jumat, 22 Maret 2019 - 18:18 WIB

IKM Siap Berkontribusi dalam Rantai Pasok Industri Otomotif Nasional

Industri Kecil Menengah (IKM) siap berkontribusi dalam rantai pasok industri otomotif nasional yang diwujudkan melalui keberhasilan Koperasi Batur Jaya (KBJ) yang sejak awal Januari 2019 berhasil…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Jumat, 22 Maret 2019 - 18:00 WIB

Tingkat Layanan Jalan Tol, Menteri Rini Ikut Simulasi RFID Jasa Marga

PT Jasa Marga Tbk menggelar simulasi transaksi nir sentuh berbasis Radio-Frequency Identification (RFID) atau Single Lane Free Flow (SLFF) untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan bagi para…