Ciptadana Ekspansi Bisnis DIRE Mal SKA di Sumatera

Oleh : Herry Barus | Senin, 28 Mei 2018 - 09:48 WIB

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)
Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Pekanbaru- PT Ciptadana Asset Management resmi melakukan ekspansi bisnis di Pulau Sumatera dengan meluncurkan Dana Investasi Real Estate atau "DIRE Ciptadana", setelah mengakuisisi sebuah pusat perbelanjaan modern ternama di Kota Pekanbaru, yakni Mal SKA senilai Rp727,198 miliar.

"Ini adalah akuisisi kedua kami, setelah tahun 2012 meluncurkan DIRE di Solo Grand Mal," kata Direktur Utama PT Ciptadana Asset Management Paula Rianty Komarudin, di Pekanbaru, Minggu (27/5/2018)

PT Ciptadana Asset Management ("CAM") berdiri sejak tahun 1991 merupakan sebuah perusahaan pengelola investasi yang sudah lisensi dari Bapepam-LK pada 1992. Pada kuartal pertama 2018, total dana kelolaan dari Ciptadana adalah sekitar Rp5,77 triliun.

DIRE Kontrak Investasi Kolektif atau DIRE-KIK, adalah suatu wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang selanjutnya diinvestasikan ke dalam portofolio aset properti serta aset yang berkaitan dengan properti. Penandataganan Nota Kesepakatan Pengalihan Mal SKA sehubungan rencana penerbitan unit penyertaan baru DIRE sudah dilangsungkan di Pekanbaru pada 25 Mei lalu.

Paula menjelaskan alasan pemilihan akuisisi Mal SKA karena lokasinta yang strategis di Kota Pekanbaru. Kemudian pertumbuhan penduduk, ditandai dengan komposisi penduduk usia produktif yang besar di daerah itu serta peningkatan penghasilan masyarakat mendorong peningkatan konsumsi di Pekanbaru.

"Profil keuangan yang baik dari Mal SKA membuat tingkat imbal hasil berupa dividen yang dapat diterima investor menjadi menarik, apalagi ini bebas pajak," katanya.

Ia mengatakan DIRE Ciptadana ditawarkan kepada investor baik institusi maupun perorangan dari dalam dan luar negeri. Dengan begitu, masyarakat terutama yang di Kota Pekanbaru bisa menikmati pusat perbelanjaan modern itu, sekaligus mendapatkan deviden dari keuntungan bisnis Mal SKA yang terus meningkat dengan investasi paling murah senilai Rp10 ribu, yang diperdagangkan di pasar modal.

Jumlah penerbitan unit baru maksimal sebanyak 9,030 miliar unit dengan "yield" yang diprediksi bisa mencapai 8 persen per tahun. Setelah akusisisi itu, Mal SKA diperkirakan akan mendapat pendapatan bersih hingga Rp90,72 miliar setahun atau naik dari sebelumnya Rp24,28 miliar.

Kondisi bisnis Mal SKA dinilai menjanjikan karena penyewa yang terdiversikasi dengan masa sewa yang cukup panjang. Setelah akuisisi, akan ada 545 penyewa dengan rata-rata 80 persen memiliki masa jatuh tempo sewa di atas 2021.

Sementara itu, Deputi Direktur Perizinan Pengelolaan Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), I Made Bagus Tirthayatra mengatakan Ciptadana sebagai pioner bisnis DIRE di Indonesia punya rekam jejak bagus. Ia menyontohkan DIRE yang pertama diluncurkan pada 2012 oleh Ciptadana di Solo, asetnya berhasil tumbuh dari Rp350 miliar menjadi Rp580 miliar.

DIRE Ciptadana diharapkan bisa menarik pemilik dana dari Indonesia yang selama ini lebih banyak berinvestasi jenis serupa di Singapura. "DIRE di Singapura banyak investornya dari Indonesia. Ini sayang sekali karena kita sebenarnya punya banyak properti," ujarnya.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir, menambahkan bahwa potensi DIRE bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Pekanbaru, sehingga perlu mendapat dukungan dari pemerintah kota setempat. Salah satu insentif yang bisa diberikan adalah dari kebijakan menurunkan tarif Bea Perolahan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang merupakan kewenangan pemerintah daerah.

"Insentif yang bisa diberikan Pemda Pekanbaru adalah menurunkan tarif BPHTB dari 5 persen jadi 1 persen. Kasih insentif ini untuk investor sebagai motivasi jangka menengah dan panjang. Untuk tahun pertama seolah-olah pendapatan asli daerah kelihatan turun, tapi ke depannya dampaknya akan besar sekali untuk daerah," kata Iskandar Simorangkir. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ruas tol yang akan beroperasi

Rabu, 20 Juni 2018 - 22:19 WIB

Waskita Karya Akan Mengkaji Ulang 200 Km Ruas Jalan Tol

PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan hanya mampu mengoperasikan sekitar 1.100 kilometer ruas jalan tol pada tahun ini dari target 1.315 km

Ilustrasi Irigasi (ist)

Rabu, 20 Juni 2018 - 19:50 WIB

Pola Tanam Secara Tepat dan Akurat dengan MAPDAS

INDUSTRY.co.id - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian kini telah menghasilkan lagi aplikasi teknologi Model Aliran Permukaan Daerah Aliran Sungai (MAPDAS).

Indosat

Rabu, 20 Juni 2018 - 19:32 WIB

Libur Lebaran, Layanan Internet Indosat Alami Kenaikan 73 Persen

PT Indosat Tbk (ISAT) pada masa libur panjang mengalami kenaikan trafik yang signifikan. Indosat Ooredoo mampu menjaga kualitas jaringannya demi kenyamanan pelanggan menikmati perjalanan mudik…

Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Juni 2018 - 19:00 WIB

Tetaplah Setia pada Asas Hukum, Catatan Kritis atas Plt Gubernur Jabar

TNI tetaplah TNI, fungsi dan tugasnya setia di asas hukum sebagai TNI. Tak lebih tak kurang. POLISI tetaplah POLISI, fungsi dan tugasnya setia pada asas hukum sbg POLISI. Tak kurang tak lebih.…

Paul McCartney (Foto: Rolling Stone)

Rabu, 20 Juni 2018 - 19:00 WIB

Paul McCarrtney Akan Rilis Dua Single Terbaru

Penyanyi asal Inggris dan juga salah satu personil The Beatles yang legendaris yakni Paul McCartney, kembali merilis dua single terbarunya.