Kue Bay Tat, Jajanan Lezat Khas Bengkulu Saat Ramadan

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 27 Mei 2018 - 16:30 WIB

Kue Bay Tat Khas Bengkulu (Istimewa)
Kue Bay Tat Khas Bengkulu (Istimewa)

INDUSTRY.co.id, Bengkulu - Kue khas Bengkulu yang digemari dan jadi buruan saat bulan Ramadan, yakni kue Bay Tat ini salah satu kuliner untuk berbuka puasa. Kue lembut beraroma kelapa dan nanas ini sangat menggugah selera apalagi disantap saat hangat.

"Ini makanan tradisional masyarakat Bengkulu. Kue ini sudah ada sejak dulu," kata Riwana (63), seorang pembuat bay tat di Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Bay tat merupakan sejenis roti pipih agak tebal yang dipanggang mirip pizza. Bay tat terbuat dari terigu, mentega, telur, gula dan santan. Sementara bagian atas roti dilumuri selai nanas ataupun selai kelapa.

Riwana menjelaskan, untuk membuat kue bay tat yang gurih, manis dan lembut di lidah, maka langkah pertama yang mesti dilakukan adalah mengocok gula pasir dan telur hingga mengembang.

Setelah itu, masukan mentega, santan kelapa, soda kue dan tepung terigu. Aduk adonan itu hingga merata, lalu diamkan beberapa saat agar semua bahan menyatu sempurna sebelum dicetak.

"Kami menggunakan piring sebagai loyang agar bundarnya pas. Bagian atas kue dilumuri nanas agar makin enak. Setelah itu, dipanggang sekitar 30 menit," jelas Riwana.

Bentuk bay tat bundar dan dihias seperti bunga menjadikan kue itu semakin cantik. Aroma santan kelapa menjadi ciri khas kue berwarna kuning kecoklatan itu.

"Karena bentuknya yang bundar inilah, orang-orang menjulukinya pizza Bengkulu," tutur perempuan yang telah berjualan kue bay tat selama 23 tahun itu.

Riwana menjual bay tat seharga Rp12.500 per loyang. Saat hari biasa, dia hanya memproduksi 50 kue bay tat per hari. Sedangkan saat Ramadhan, produksinya meningkat berkisar 100 hingga 200 loyang per hari.

Amanda Putri, salah seorang pembeli, mengaku tekstur bay tat lembut dengan cita rasa manis dan asam selai nanas. Aroma kelapa yang kuat menjadikan kue itu cocok disantap saat berbuka puasa.?

"Makan satu loyang bay tat dijamin langsung kenyang, karena kue ini padat," terangnya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Empat Mahasiswa SIA UBSI Juarai Zahir Accounting Competition

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:00 WIB

Berprestasi, Empat Mahasiswa SIA UBSI Juarai Zahir Accounting Competition

Empat mahasiswa SIA UBSI yaitu Martina Ayu Wigati, Sari Indriyani, Muhammad Yamin dan Siti Nuraeni Bariati berhasil menjadi Juara 1 Kategori Analisa Keuangan di Gunadarma All About Competition…

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat menemui Presiden Komite Organisasi Luar Negeri Musiad Ibrahim Uyar (Foto: Kadin)

Jumat, 18 Januari 2019 - 13:55 WIB

Kunjungi Kadin, Musiad Jajaki Kerja Sama Bisnis

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) siap menjalin kerja sama bisnis dan perdagangan dengan Mustakil Sanayici ve Isadamlari Dernegi (Musiad) atau Asosiasi Pebisnis dan Industri Independen…

Stephanie Tangkilisan (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:59 WIB

Politik Identitas VS Hoaks Jelang Pemilu 2019

Pertanyaan-pertanyaan yang umumnya timbul adalah apakah isu politik identitas dan hoaks benar-benar akan menurunkan kualitas demokrasi Indonesia di Pemilu nanti?

MRT akan mulai proses uji coba operasi secara penuh mulai tanggal 26 Februari 2019.

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:40 WIB

Mulai 26 Februari, Warga Jakarta Bisa Jajal MRT Jakarta Gratis

PT Moda raya terpadu (MRT) Jakarta segera beroperasi pada bulan Maret 2019 mendatang. Namun masyarakat sudah mulai bisa menjajal Ratangga, sebutan untuk kereta MRT, pada akhir Februari mendatang.

Direksi PT Nusantara Properti International Tbk (NATO) berpose bersama I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian PT Bursa Efek Indonesia (BEI) usai Perdagangan Perdana saham di Gedung BEI Jakarta.

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:28 WIB

Perdagangan Perdana di Bursa Efek Indonesia, Harga NATO Melesat 69,9%

Harga saham PT Nusantara Properti International Tbk (NATO) langsung melesat 69,9% ke posisi Rp175 per unit pada perdagangan perdana di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/01/2019) dibandingkan…