Pelunasan BPIH Tahap II Ditutup

Oleh : Herry Barus | Minggu, 27 Mei 2018 - 06:00 WIB

 Haji DKI
Haji DKI

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 tahap II ditutup pada Jumat sore (25/5/2018) dan masih menyisakan kuota 943 porsi sehingga sisa itu akan diisi jamaah cadangan.

Kasubdit Pendaftaran Haji Noer Aliya Fitra di Jakarta pada Jumat (25/5/2018) mengatakan total 201.545 jamaah haji Indonesia sudah melakukan pelunasan sehingga tersisa 943 kuota yang belum terlunasi.

Dia mengatakan sisa kuota itu akan diisi oleh jamaah haji yang sudah melunasi, tapi dengan status cadangan. Sampai penutupan Jumat sore total ada 3.981 jamaah yang sudah melakukan pelunasan dengan status cadangan.

"Mekanisme pengisian sisa kuota ini dilakukan sesuai nomor urut antrean jamaah yang dalam status cadangan. Kecuali, jamaah cadangan lunas yang mempunyai mahram yang telah melunasi dan pendamping lansia yang juga telah melunasi," tutur dia.

Kedua kategori itu, kata dia, mendapat prioritas terlebih dahulu untuk mendapatkan sisa kuota.

"Hal ini untuk meminimalisasi jamaah yang sudah melunasi pada tahap pertama, mengundurkan diri karena tidak mendapatkan mahram atau pendamping," ucapnya.

Nafit optimistis sisa kuota itu akan terisi habis oleh jamaah dengan status cadangan. Selain jamaah reguler, pelunasan BPIH juga dilakukan untuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No 109 Tahun 2018 tentang Kuota Haji Tahun 1439H/ 2018 M, kuota TPHD tahun ini berjumlah 1.512 orang. Sampai Jumat sore jumlah yang sudah melunasi 1.394 orang sehingga kuotanya masih tersisa 118.

Terkait sisa kutoa TPHD, Nafit mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi lebih lanjut dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Pasalnya, ada beberapa provinsi yang masih meminta perpanjangan waktu.

"Beberapa provinsi SK Gubernurnya baru turun hari ini sehingga APBD untuk BPIH TPHD baru saja cair. Ada juga yang melakukan revisi SK Gubernur," ujarnya.

Nafit berharap pelunasan TPHD itu bisa segera diselesaikan sehingga petugas bisa fokus pada tahapan berikutnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.

Mayjen Hafil digadang-gadang jadi pimpinan PB POBSI

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:36 WIB

‎19 Pengprov POBSI Alihkan Dukungan ke Mayjen Hafil

Jakarta - Sebanyak 19 Pengurus Provinsi Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) mengalihkan dukungannya ke Mayjen TNI A Hafil sebagai Ketua Umum PB POBSI. Sebelumnya dukungan ini…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:22 WIB

Menperin: Konsumsi Olahan Buah Masih Rendah, Indonesia Miliki Peluang Besar di Industri Mamin

Menteri Airlangga mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis penghasil buah-buahan eksotis mempunyai potensi dalam pengembangan produk olahan buah seperti buah dalam kaleng, minuman sari buah,…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Dukung Industri 4.0, Re.juve Datangkan Teknologi High-Pressure Pertama di Indonesia

PT Sewu Segar Primatama (anak perusahaan PT Sewu Sentral Primatama), perusahaan nasional pemroduksi coId-pressed juice dengan merek dagang Re.juve, meresmikan Real CoId-Pressed Facility (CPF)…

Para Pemain, Sutradara, dan Produser film Down Swan

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:54 WIB

Film Down Swan Angkat Tema Tentang Anak Down Syndrom

Di tengah booming-nya film horor, production house (PH) baru bernama Adiksi Film siap memproduksi film drama keluarga yang bercerita seputar dunia anak anak berkebutuhan khusus, berjudul Down…