Pekan Depan, Citilink Buka Penerbangan dari Bandara Kertajati-Surabaya

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 24 Mei 2018 - 22:07 WIB

Pesawat Citilink / https://www.citilink.co.id
Pesawat Citilink / https://www.citilink.co.id

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC) Citilink Indonesia akan memulai penerbangan perdananya untuk rute Kertajati-Surabaya pada Jumat (8/6/2018). Penerbangan ini akan dilayani dengan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

“Rute penerbangan ini sifatnya merupakan extra flight selama peak season Lebaran 2018. Namun, manajemen akan terus melihat prospeknya, yaitu prospek untuk penambahan jadwal penerbangan, frekuensi bahkan rute-rute baru dari Kertajati,” kata Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman di Cengkareng, Kamis (24/5/2018).

Penerbangan Surabaya-Kertajati dengan Citilink Indonesia menggunakan nomor penerbangan QG 9820. Dari Bandara Juanda, Surabaya, penerbangan dijadwalkan pukul 05.25 WIB dan tiba di Bandara Kertajati, Majalengka pada pukul 06.55 WIB setiap hari. 

''Sedangkan, untuk penerbangan QG 9821, Kertajati-Surabaya, dijadwalkan berangkat pada pukul 07.25 WIB dan tiba di Surabaya pada pukul 08.55 WIB,'' tambah Ranty. 

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut happy dengan resmi beroperasinya BIJB Kertajati, dirinya semakin yakin pariwisata Majalengka dan Jawa Barat akan kian terdongkrak dengan dukungan semua pihak.

"Tidak bisa dipungkiri aksesibilitas merupakan salah satu hal penting dalam meningkatkan pertumbuhan pariwisata. Potensi besar pariwisata Majalengka khususnya dan Jawa Barat umumnya akan semakin terangkat dengan hadirnya BIJB. Pengelola BIJB pun berkomitmen kuat untuk mendorongnya. Saya yakin percepatan dapat dilakukan. Maju terus pariwisata Majalengka dan Jawa Barat keseluruhan," kata Menpar Arief Yahya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…