Menteri Budi: Minangkabau Ekspress Mampu Kurangi Kepadatan Kendaraan

Oleh : Hariyanto | Senin, 21 Mei 2018 - 18:25 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Padang - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menilai, kereta api Bandara Internasional Minangkabau mampu mengurangi kepadatan kendaraan dari Padang dan sejumlah kota ke bandara.

"Pemerintah ingin memberikan angkutan massal alternatif bagi penumpang lanjutan pesawat pesawat, dengan menyiapkan kereta api yang aman dan handal," kata Budi di Padang, Sumatera Barat, Senin (21/5/2018).

Hal tersebut disampaikan Budi dalam peresmian kereta Bandara Internasional Minangkabau (BIM) yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo serta Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Menurut Budi, pembangunan kereta itu merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat dari dan ke bandara, mewujudkan integritas antarmoda angkutan publik sehingga tercipta prasarana dan sarana transportasi kereta nyaman.

Kereta Api Bandara Internasional Minagkabau (BIM) bernama Minangkabau Ekspress mulai beroperasi pada 1 Mei 2018. Tiga hari pertama diberikan layanan gratis kepada masyarakat.

Setelah itu PT KAI menerapkan tarif resmi Rp5.000 untuk Padang-Tabing, Padang-Duku dan Tabing-Duku. Kemudian tarif Rp10.000 untuk Padang-BIM, Tabing-BIM dan Duku-BIM.

Masyarakat bisa memanfaatkan empat stasiun pemberhentian, yakni Stasiun Padang, Tabing, Duku dan Stasiun BIM. Satu trainset Kereta Minangkabau Ekspres terdiri dari empat kereta berkapasitas 393 penumpang duduk dan berdiri.

Manfaat mengatasi kemacetan wilayah kota dan sebagasi alternatif moda transportasi bandara internasional Minangkabau-Kota Padang yang memiliki kapasitas angkut yang besar (massal) , cepat, hemat energi, serta ramah lingkungan.

Waktu tempuh menggunakan moda transportasi kereta api lebih bisa diprediksi, karena jadwal keberangkatan dan kedatangan sudah pasti.

Tarif Padang--BIM Rp10.000 per penumpang,Padang-Duku Rp.5.000, dan Padang-Tabing Rp.5.000. Rute BIM, Duku, , Tabing, Padang selama 35 menit dengan frekuensi 10 kereta api per hari. Dari BIM paling pagi jam 7.40, 9.45, 12.10, 14.45, dan 17.55. Dari Padang ke BIM jam 6.15, 8.35, 11.10, 13.20, dan 16.20. (tar)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

JNE. (Foto: IST)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:54 WIB

Mulai Besok Tarif Kiriman Paket JNE Naik 19 Persen

Perusahaan jasa kiriman ekspres JNE kembali melakukan penyesuaian tarif jasa kiriman paket ke konsumen. Penyesuaian itu berupa kenaikan tarif maupun penurunan tarif dan berlaku mulai 21 Maret…

Nokia 3.1 Plus Resmi meluncur di Indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:32 WIB

Nokia 3.1 Plus Resmi Hadir Untuk Pasar Indonesia, Apa Saja Kelebihanya?

HMD Global, the home of Nokia phones, mengumumkan kehadiran Nokia 3.1 Plus di Indonesia, smartphone dengan layar 6-inchi HD+ dan daya tahan baterai selama 2 hari.

Panen jagung

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:31 WIB

Kementan Perkuat Koordinasi Untuk Mendukung Usaha Perunggasan Nasional Yang Sehat

Jakarta, Kementan terus memperkuat koordinasi untuk mendukung usaha perunggasan nasional yang sehat. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita di…

Direktur Utama BGR Logistics, M. Kuncoro Wibowo, memberikan plakat kepada Menteri ESDM, Ignasius Jonan, dalam acara Customer Gathering BGR Logistics

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:02 WIB

Jelang Hari Jadi ke-42, BGR Logistics Berikan Apresiasi Bagi Pelanggan Setia

Apresiasi tersebut sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas kepercayaan pelanggan dalam menggunakan jasa logistik milik BGR Logistics.

Singapore Airlines (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:00 WIB

Jumlah Penumpang Singapore Airlines Sepanjang Februari Stabil

Pada bulan Februari 2019, tingkat keterisian penumpang (PLF) SIA Group stabil pada 81,2% (+0,3 poin persentase secara year-on-year). Jumlah penumpang yang diangkut (diukur dalam pendapatan dari…