Properti Menggeliat, APL Segera Bagun Superblok Taruma City di Karawang

Oleh : Ridwan | Sabtu, 19 Mei 2018 - 16:05 WIB

General Maneger Taruma City Rina Irawan (Foto: Dok.Industry.co.id)
General Maneger Taruma City Rina Irawan (Foto: Dok.Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Karawang, Pertumbuhan ekonomi Kota Karawang yang mencapai 5,2 persen, serta pertumbuhan industri yang terus meningkat telah menjadikan Kota ini sebagai magnet bagi para investor.

Terlebih lagi dengan rencana pembangunan Bandara Internasional kedua setelah Soekarno-Hatta di Karawang, menjadikan provinsi Jawa Barat sejajar dengan sejumlah provinsi yang memiliki lebih dari dua bandara.

Melihat potensi yang begitu besar di Kota Karawang, PT Agung Podomoro Land Tbk ikut ambil bagian dengan menghadirkan Taruma City, proyek Superblok pertama di Kota Karwang.

"Berlokasi di tengah-tengah kota, Taruma City akan menjadi Central Business Distric nya Karawang. Dan yang paling penting, Taruma City akan menjadi last piece-nya kota Karawang," ujar General Manager Marketing Taruma City, Ie Rina Irawan di Karawang, Jumat (18/5/2018) malam.

Berdiri diatas lahan seluas 5,6 hektar, Taruma City menghadirkan 243 unit ruko, 49 unit rumah mewah, satu tower apartemen, business park, Taruma Park, F&B.

Ie Rina menuturkan, pada tahap awal, APL akan memasarkan shop house Taruma Shopping Arcade yang berjumlah 243 unit dengan harga mulai Rp1,8 miliar sampai dengan Rp10 miliar.

"Dengan harga tersebut kami sangat optimis, karena matket-nya sudah terbentuk dari puluhan tahun yang lalu," terang Rina.

Lebih lanjut, Rina menambahkan, nantinya ruko ini memiliki dua fasad. Satu menghadap ke jalan raya Taruma Negara, satu muka menghadap ke taman tematik, Taruma Park.

"Sedangkan hunian mewah yang akan dibangun dalam kawasan tersebut sebanyak 49 unit dan satu tower apartemen dengan 700 unit hunian masuk dalam rencana pengembangan," ungkapnya.

Menurut Rina, saat ini kota Karawang sudah menjadi primadona para invetor. Bukan hanya dari Jakarta, tetapi dari luar pulau pun sudah mulai berinvestasi di Karawang.

Selain faktor lokasi, menurut Ie Rina, salah satu alasan investasi di Karawang adalah terbukanya peluang bisnis di kota itu.

“Peluang usaha di kota Karawang masih sangat terbuka luas. Apalagi ditunjang dengan pertumbuhan ekonomi dan konsumsi rumah tangga yang tinggi, membuat kota ini semakin menarik untuk investasi,” jelasnya.

Ditambah lagi berbagai proyek infrastruktur yang tengah dibangun, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, akan mengakselerasi kawasan.

Dengan segudang keunggulan yang ditawarkan oleh kota Karawang, Rina optimis pengembangan Taruma City yang merupakan superblok pertama di Karawang akan meraih kesuksesan seperti proyek sebelumnya, Grand Taruma. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Maskapai Garuda Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 12:00 WIB

Garuda Indonesia Siapkan 10 Penerbangan Tambahan Selama Pertemuan IMF-WB

Maskapai Garuda Indonesia menyiapkan 10 penerbangan tambahan selama penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-WB) di Bali pada 12-14 Oktober 2018.

Smartphone Realme

Selasa, 25 September 2018 - 11:53 WIB

Catat Tanggalnya, Smartphone Dengan Layar Notch Pertama Realme 2 Akan Segera Diluncurkan

Setelah secara resmi mengumumkan kehadirannya di pasar Indonesia, Realme akan segera menggelar konferensi pers di Indonesia dan Asia Tenggara untuk pertama kalinya pada tanggal 9 Oktober…

Dirjen IKTA Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono bersama Direktur Pelumas PT Shell Indonesia Dian Andyasuri saat mengunjungi Pabrik Pabrik Pelumas Shell Indonesia di Marunda, Bekasi (Foto: Dok. Industry.co.id)

Selasa, 25 September 2018 - 11:49 WIB

Importir Keberatan Aturan Wajib SNI Pelumas

Baru-baru ini Kementerian merilis aturan standar nasional Indonesia (SNI) wajib untuk pelumas, melalui peraturan Menteri Perindustrian Nomor 25 tentang pemberlakuan SNI Pelumas secara wajib.…

Pertambangan di Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 11:36 WIB

Dua Perusahaan Ini Bergabung Jadi Penambang Emas Terbesar Dunia

Barrick Gold, salah satu perusahaan penambangan emas terbesar di dunia, membeli perusahaan saingannya Randgold. Penggabungan dua penambang emas ini menciptakan penguasa baru di industri emas…

Lion Air (Foto Ist)

Selasa, 25 September 2018 - 11:30 WIB

Tingkatkan Sektor Logistik, Lion Bidik Terbang ke Myanmar

Lion Air Group membidik Myanmar untuk pengembangan rute internasional di kawasana Asia Tenggara.