Pelni Siapkan 26 Kapal Layani Mudik Lebaran

Oleh : Dina Astria | Jumat, 18 Mei 2018 - 16:25 WIB

Pelni memperkirakan penurunan pemudik menggunakan kapal pada Lebaran 2018
Pelni memperkirakan penurunan pemudik menggunakan kapal pada Lebaran 2018

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perseroan Terbatas Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan 26 kapal penumpang untuk melayani mudik Lebaran 2018 dengan masa angkutan dimulai 31 Mei sampai dengan 30 Juni.

Direktur Armada Pelni Tukul Harsono pada kunjungan media ke KM Gunung Dempo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa kapal akan singgah di 91 pelabuhan, melayani 1.100 ruas serta menempuh jarak 98.329 mil dengan kapasitas 53.763 penumpang per hari.

"Untuk menyambut mudik Lebaran 2018, Pelni menyiapkan 26 armada. Kapal-kapal Pelni sudah disiapkan baik dari segi keselamatan, kenyamanan, maupun pelayanannya," kata Tukul.

Selain itu, Pelni juga menyiapkan 47 armada kapal perintis untuk melayani pemudik menuju 305 pelabuhan dan 4.620 ruas dari pulau-pulau besar ke pulau terpencil dan terluar.

Selama ini mudik lebih dikenal dari Jakarta ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Namun, kata dia, kapal Pelni melayani hampir ke seluruh pulau di Tanah Air.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Usaha Angkutan Penumpang O.M. Sodikin mengatakan bahwa masa angkutan Lebaran dengan kapal Pelni berlangsung selama 30 hari mulai dari 31 Mei s.d. 30 Juni 2018. Masa angkutan Lebaran dengan kapal laut lebih lama dibanding angkutan darat dan udara.

Ia memaparkan tren pemudik dalam 5 tahun terakhir menurun. Pada tahun 2012 tercatat 815.392 orang, tahun 2013 menjadi 708.272 orang, tahun 2014 tercatat 763.916 orang, tahun 2015 menjadi 693.793, tahun 2016 tercatat 586.322 orang, dan pada tahun 2017 menjadi 573.944 orang.

Dari 91 pelabuhan, ada 10 pelabuhan dengan embarkasi tertinggi, yakni pertama Cabang Makasar 50.989 pelanggan, Surabaya 36.555 pelanggan, Balikpapan 34.448 pelanggan, Baubau 28.731 pelanggan, Ambon 25.846 pelanggan, Pulau Batam 24.830 pelanggan, Sorong 24.534, Kumai 21.236 pelanggan, Jayapura 20.357 pelanggan, dan Manokwari 18.722 pelanggan.

Pelni membagi tiga cluster pelayanan, yaitu wilayah barat terdiri atas Tanjung Priok, Tanjung Pandan, Pontianak, Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Belawan, Pulau Natuna, Semarang, Surabaya, Sampit, dan Kumai.

Wilayah tengah terdiri atas Makasar, Baubau, Balikpapan, Nunukan, Tarakan, Pare-pare, Bima, Labuan Bajo, Lewoleba, dan Kupang.

Wilayah timur terdiri atas Ambon, Banda Neira, Namlea, Ternate, Tual, Sorong, Manokwari, Biak, Serui, Nabire, dan Jayapura.

Adapun komposisi penumpang wilayah barat sebesar 39 persen, wilayah tengah 43 persen, dan wilayah timur 19 persen.

Untuk mengantisipasi permintaan, Pelni melakukan "rerouting" ke ruas-ruas padat penumpang, di antaranya untuk wilayah barat Batam-Belawan, Kumai-Semarang, Sampit-Semarang, Kumai-Surabaya, Sampit-Surabaya, dan Balikpapan-Surabaya.

"Pelni tidak menambah armada namun menambah frekuensi pada ruas padat penumpang dengan me-'rerouting' kapal," kata Tukul.

VP Angkutan Penumpang Pelni Sukendro menambahkan bahwa tiket kapal Pelni dapat dibeli secara "online" di beberapa "chanel" yang bekerja sama dengan Pelni, seperti loket Pelni, travel agen, website, Call Center Pelni 162 dan minimarket. Tiket kapal mulai dijual H-45.

"Sistem tiket akan mengarah ke digitalisasi. Nantinya, beli tiket bisa dengan handphone. Kami terus berusaha menyajikan semudah mungkin cara membeli tiket kapal Pelni," kata Sukendro.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut PT Bank BTN, Maryono bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono saat pembukaan IPEX 2018

Minggu, 23 September 2018 - 07:32 WIB

BTN Bidik Penyaluran Kredit Baru Rp 5 Triliun di IPEX 2018

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membidik penambahan kredit baru Rp 5 triliun dalam pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 yang berlangsung 22 hingga 30 September 2018 di Jakarta Convention…

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius

Minggu, 23 September 2018 - 07:00 WIB

Kepala BNPT Tegaskan Aksi Teror Bukan Rekayasa

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menegaskan bahwa aksi teror yang beberapa kali terjadi bukanlah hasil rekayasa sebagaimana dipropagandakan di media…

Perusahaan Umum (Perum) ini tetap fokus memasarkan rumah subsidi di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018. Perumnas sebagai peserta dipameran IPEX 2018 distand No.24 Hall A JCC

Minggu, 23 September 2018 - 07:00 WIB

Hadir di IPEX 2018, Perumnas Andalkan Hunian Terintegrasi Transportasi

Pengembang plat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berbentuk Perusahaan Umum (Perum) ini tetap fokus memasarkan rumah subsidi di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018.

Apartemen di Jakarta (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 06:33 WIB

Lima Pilihan Hunian di Bawah Rp 250 Juta

Jangan pernah berhenti untuk berjuang untuk memiliki rumah, kendati harga rumah setiap tahunnya selalu naik, bagi mereka pembeli rumah pertama sebaiknya jangan pernah menunda untuk membeli rumah…

Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 06:30 WIB

Capres Prabowo Tegaskan, Jangan Jadi Antek Asing

Calon Presiden RI nomor urut 2, Prabowo Subianto mengingatkan bahwa bangsa Indonesia harus berdaulat di negaranya sendiri dan jangan menjadi antek asing.