KPAI akan Dampingi Anak Pelaku Aksi Teror

Oleh : Anisa Triyuli | Kamis, 17 Mei 2018 - 12:07 WIB

KPAI. (Foto: IST)
KPAI. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Surabaya- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan siap mendampingi anak pelaku aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo, hingga anak tersebut dewasa.

"Kami akan mendampingi anak-anak ini untuk menghilangkan traumatis dan doktrin ajaran salah yang selama ini mereka terima dari orang tuanya hingga dewasa," kata Ketua KPAI Susanto usai mengunjungi anak-anak dari pelaku bom di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Rabu (16/5/2018)

Susanto menjelaskan selama ini para anak itu mendapatkan doktrin terkait ajaran radikalisme dari orang tuanya. Bahkan tontonan video terkait aksi radikalisme kerap ditunjukkan oleh orang tuanya.

Menurutnya, saat ini tren infiltrasi radikalisme sudah bergeser dari pola tradisional ke pola baru. Dari tren infiltrasi radikalisme yang dahulu melalui guru atau teman sebaya saat ini dipilih melalui pola pengasuhan.

"Ini merupakan kejahatan yang serius. Tidak boleh orang tua melakukan pengasuhan dengan diberi muatan radikalisme. Harusnya orang tua menjadi pelindung utama," katanya.

Untuk itu KPAI meminta penanganan kasus kepada anak-anak pelaku itu harus komperehensif dan dipastikan rehabilitasinya.

"Kami sepakat bahwa anak ini membutuhkan rehabilitasi yang tuntas baik dari sisi sosial, psikologis bahkan pendekatan agama. Agar anak kembali memiliki pemahaman yang umum," ucapnya.

KPAI terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jawa Timur untuk perawatan anak-anak tersebut. Hal itu terkait dengan ruang perawatan anak yang sempat terlibat ajaran radikalisme dengan disediakan ruang khusus atau tidak.

"Dalam kesepahaman proses pengasuhan mereka, dibutuhkan suatu asesmen. Yang mengasuh anak-anak ini nantinya bukan hanya keterampilan dan kompetensi terkait pengasuhannya tapi juga harus dipastikan yang mengasuh dari keluarga tidak memiliki pemikiran yang radikal," kata Susanto. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 23 Mei 2018 - 14:15 WIB

BI: Kebutuhan Uang Tunai Lebaran Rp188,2 Triliun

Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi memperkirakan kebutuhan uang tunai selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2018 mencapai Rp188,2 triliun secara nasional.

Klappertaart (Foto : Galena)

Rabu, 23 Mei 2018 - 14:00 WIB

Ini Dia, Resep Klappertaart Kurma Hidangan Manis untuk Berbuka Puasa

INDUSTRY.co.id - Jakarta Klappertaart merupakan kue khas Manado, Sulawesi Utara, yang berbahan dasar tepung terigu, telur, dan susu. Biasanya klappertaart menjadi makan penutup hidangan. Rasanya…

Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki jumlah usaha mikro yang cukup banyak mencapai 53.431 unit. Omzet yang diperoleh usaha mikro tersebut hingga Rp1,79 triliun pada 2017 naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,56 triliun.

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:51 WIB

Kinerja Usaha Mikro Kabupaten Garut Capai Rp 1,79 triliun

Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki jumlah usaha mikro yang cukup banyak mencapai 53.431 unit. Omzet yang diperoleh usaha mikro tersebut hingga Rp1,79 triliun pada 2017 naik dari tahun sebelumnya…

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…