Hidupkan Ramadhan, ADI Kirim Kafilah Dakwah Ke Daerah Perbatasan

Oleh : Wiyanto | Rabu, 16 Mei 2018 - 17:07 WIB

Kafilah dakwah ADI ke perbatasan
Kafilah dakwah ADI ke perbatasan

INDUSTRY.co.id - Aceh-Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh kembali mengirimkan 22 mahasiswa terbaiknya yang tergabung dalam Kafilah Dakwah Ramadhan ke daerah-daerah perbatasan dan pedalaman Aceh.

Daerah tersebut diantaranya mencakup Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara dan Simeulue.

Tujuan pengiriman mahasiswa binaan Dewan Dakwah Aceh pada kegiatan bertema “da’i menyapa perbatasan dan pedalaman Aceh” ini adalah untuk berdakwah dan menghidupkan Ramadhan di daerah-daerah yang masyarakatnya kurang mendapatkan dakwah dan pemahaman keislaman.

“selama Ramadhan, di daerah tersebut mareka akan mengisinya dengan berbagai kegiatan. Diantaranya menjadi Imam shalat taraweh, khutbah jum’at, ceramah Ramadhan, pelatihan TPA, pesantren kilat dan tahsin al qur’an,”kata Direktur ADI Aceh Dr Muhamamd AR MEd, Rabu (16/5/2018)

Dosen UIN Ar-Raniry ini menjelaskan dai-dai yang dikirim ke perbatasan merupakan mahasiswa yang juga berasal dari daerah tersebut. Sehingga nantinya diharapkan setelah mareka selesai pendidikannya akan kembali untuk memberikan kontribusi yang lebih besar dan kontinue kepada masyarakat tempatan.

“usai menyelesaikan pendidikan S1 dan S2, mareka akan kembali ke daerah asalnya itu untuk mengabdi dan berkhitmad kepada daerahnya. Sebab jika hanya mengandalkan dai dari luar daerah, maka tidak akan dapat banyak memberikan kontribusi dikarenakan jarak tempuh yang jauh,” jelas Dr Muhamamad.

Ia juga menambahkan sebelumnya para mahasiswa itu telah mengikuti pembekalan di Markaz Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Ketua Panitia M Reza Adlani, S.Sos mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk melatih kemampuan dan mengaplikasikan ilmu yg sudah mareka dapatkan selama belajar di ADI Aceh.

“karena pada hakikatnya ilmu tidak akan bermanfaat bila tidak disampaikan dan dipraktekan langsung di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu sangatlah penting untuk mengkader par dai dari daerah tersebut untuk kelanjutan dakwah dimasa yang akan datang,”kata Reza.

Sementara itu Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA sangat mendukung dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.

Menurutnya ini merupakan bentuk partisipasi dan keseriusan serta komitmen Dewan Dakwah Aceh dalam membantu pemerintah untuk mengawal daerah-daerah di perbatasan dan pedalaman Aceh dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dewan Dakwah Aceh sangat siap dan akan senantiasa bersama pemerintah Aceh untuk berdakwah di daerah perbatasan dan pedalaman Aceh itu yang juga merupakan daerah rawan aqidah. Tentunya diperlukan juga kerjasama dari semua pihak terutama pemerintah Aceh untuk mengawalnya,”tutup Tgk Hasanuddin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIIAS Medan 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Rangkaian GIIAS Roadshow 2018 Ditutup Pesta Harga Akhir Tahun di GIIAS Medan Auto Show

Menghitung mundur kurang dari dua minggu menuju penyelenggaraan rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan kembali dilangsungkan di Medan. Kembali…

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Industri Pariwisata Menunggu Kehadiran Investor Arab Saudi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pemerintah Indonesia akan menawarkan peluang investasi sektor pariwisata dan gaya hidup (lifestyle) dalam konferensi…

Menteri Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:29 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Risha Disalurkan Lewat Pokmas Untuk Jamin Akuntabilitas

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Pemerintah telah menyederhanakan format pencairan dana perbaikan rumah dari sebelumnya 17 formulir menjadi 1 formulir saja.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para peserta pameranpada peringatan Hari Kopi Internasional di Makassar (Foto: Kemenperin)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:22 WIB

Pacu Pertumbuhan IKM Pengolahan Kopi, Inilah Langkah Strategis Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi di dalam negeri termasuk skala industri kecil dan menengah (IKM).

Dean Novel

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB

Kisah Petani Jagung Berdasi (2): Memilih NTB Ketimbang Jawa

Dean betah berladang di NTB karena menurutnya petani di Lombok masih haus dengan inovasi. Masih mendengar jika diberi penyuluhan, masih penasaran dengan ilmu-ilmu baru dalam pertanian.