Unilever Berencana Divestasi Aset Dengan Nilai Mencapai Rp2,914 Triliun

Oleh : Hariyanto | Rabu, 16 Mei 2018 - 13:38 WIB

Unilever
Unilever

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berencana menjual aset dari kategori baking, cooking, dan spreads, yang diperkirakan mencapai Rp2,914 triliun. 

Berdasarkan prospektus ringkat yang diterbitkan Rabu (16/5/2018), penjualan aset dari kategori ini mencakup penjualan aset tidak berwujud yang termasuk namun tidak terbatas pada hak untuk mendistribusikan produk yang menggunakan merek dagang global Frytol, Blue Band Master dan Blue Band, serta merek dagang lokal Minyak Samin dan Blue Bland Gold.

Selanjutnya, penjualan aset berwujud termasuk namun tidak terbatas pada aet produksi, perlengkapan, persediaan, dan barang dagang. Kemudian, penyewaan sebagian dari tanah dan bangunan pabrik Cikarang yang digunakan untuk pengoperasian aset kategori Spreads, serta penjualan mereka dagang lokal, kepada Sigma Bidco B.V atau afiliasinya di Indonesia.

Karena nilai total penjualan aset dari kategori Spreads yang merupakan transaksi material sehingga membutuhkan persetujuan RUPS Luas Biasa.

Perseroan memiliki perjanjian lisensi dengan Unilever N.V. untuk penggunaan berbagai merek global di Indonesia yang dimiliki oleh Unilever N.V. termasuk merek dagang global.

Berdasarkan perjanjian lisensi, Unilever N.V. dapat setiap saat menambah atau mengurangi merek global yang dapat digunakan oleh Perseroan di Indonesia. Selain itu, sebagai bagian dari Grup Unilever yang memiliki operasi di seluruh dunia, perseroan selalu menyelaraskan strategi maupun kebijakan global dari Grup Unilever untuk merek-merek yang dikomersialisasi oleh perusahaan di Indonesia.

Pada 15 Desember 2017, Unilever N.V. dan Unilever Plc menerima tawaran mengikat dari Sigma Bidco B.V., sehubungan dengan pembelian bisnis spreads global milik Grup Unilever, termasuk aset kategori Spreads di Indonesia yang dimiliki oleh perseroan.

Dengan memisahkan aset kategori Spreads ini, maka perseroan akan lebih fokus kepada produk kategori Home and Personal Care serta Foods and Refreshments sesuai dengan rencana pertumbuhan jangka panjang perseroan dan Grup Unilever.

Unilever N.V., Unilever Plc dan Sigma Bidco B.V. akan menandatangani Share and Business Sale Agreement terkait dengan jual beli perusahaan dan bisnis yang merupakan bagian dari bisnis Baking, Cooking dan Spreads global milik Grup Unilever. 

Sehubungan dengan penjualan tersebut, Pperseroan akan mengadakan perjanjian pengalihan dengan Sigma Bidco B.V. atau afiliasinya di Indonesia atau di yurisdiksi lain untuk bagian dari bisnis Spreads di Indonesia.(imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mendikbud, Muhadjir Effendy

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:18 WIB

Pemerintah Segera Bangun Lapangan Bola Setiap Zonasi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan mulai tahun depan pihaknya akan membangun lapangan sepak bola di setiap zonasi.

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:11 WIB

Sutopo: Pemulihan Dampak Bencana Sulteng Diintensifkan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan penanganan darurat dampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi…

Gunung Anak Krakatau (Foto banten)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:06 WIB

Gunung Anak Krakatau Alami 63 Kegempaan Letusan

BMKG menyatakan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami 63 kegempaan letusan sepanjang Jumat (19/10) sampai dengan Sabtu dini hari, namun visual…

Presiden Jokowi hari santri ke IV yang di pusatkan di Kota Solo (Foto Okezone)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 03:59 WIB

Presidem Jokowi Minta Ukhuwah Islamiyah Terus Dijaga

Puncak hari santri ke IV yang di pusatkan di Kota Solo, dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di hadapan peserta di Apel Akbar Hari Santri Nusantara yang digelar di Benteng Vastenburg…

Foto Doc Kementan

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:44 WIB

Hasilkan 20 Triliun dalam 3,5 Tahun, Ekspor Obat Hewan Indonesia Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Dalam kurun waktu 3,5 tahun, ekspor obat hewan telah signifikan mendatangkan devisa negara yang cukup besar. Berdasarkan data Direktorat…