Mencicipi Hidangan Musakhan, Kuliner Khas Ramadan di Palestina

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 16 Mei 2018 - 12:00 WIB

Hidangan Musakhan, Kuliner Khas Ramadan di Palestina (Foto: Istimewa)
Hidangan Musakhan, Kuliner Khas Ramadan di Palestina (Foto: Istimewa)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menyambut Bulan Suci Ramadan, berbagai hidangan kuliner khas disajikan di berbagai negara. Seperti, kuliner tradisional "Musakhan" yang meruapakan hidangan khas Palestina. Musakhan merupakan kuliner berupa ayam panggang yang teridiri dari bawang, roti, sumac (rempah-rempah), dan kacang pinus goreng.

Jika Kamu ingin mencoba membuat hidangan ini untuk berbuka puasa, berikut ini bahan dan cara pembuatannya dikutip dari egypttoday, Rabu (16/5/2018) :

Bahan:

- 1 potong ayam, potong 4 porsi saji
- ¼ cangkir sumac kering
- 1 sendok teh bubuk kayu manis
- Garam, lada, dan merica
- ½ lemon
- 2 siung bawang putih
- 2 cangkir minyak zaitun segar
- 1 kg bawang, kupas dan cincang. Pastikan bahwa Anda tidak memotong bawang terlalu halus, karena mereka dapat kehilangan tekstur dengan memasak.
- Dua roti besar Taboon. Orang Palestina menggunakan roti yang disebut shrak atau marquq untuk hidangan ini.
- Kacang-kacangan untuk topping dan dekorasi (kacang pinus dan almond adalah yang paling umum digunakan)

Sumac adalah rempah-rempah yang berasal dari buah kering dan tanah dari semak-semak Rhus, yang berbentuk bubuk merah tua keunguan yang asam. Sumac digunakan untuk memberi rasa asam, degan memberikan lemon ke ayam, atau digunakan di Salad ala Timur Tengah.

Roti taboon biasanya dipanggang dalam oven yang sangat panas dilapisi dengan batu halus bulat atau, bisa diganti dengan roti pipih asalkan tidak terlalu tipis, karena harus tahan menahan bawang dan ayam.

Cara Pembuatan :

- Dalam mangkuk, campurkan ayam, sumac, bumbu, lemon, bawang putih, garam, dan lada. Rendam dalam kulkas setidaknya selama 30 menit, atau lebih baik selama beberapa jam.

- Panaskan minyak zaitun dalam panci besar atau panci di atas api sedang-tinggi. Tambahkan ayam, kulit bagian bawah, dan masak sampai kulit coklat keemasan (20-30 menit). Setelah ayam selesai, pindahkan potongan ke piring.

- Kecilkan api dan tambahkan bawang ke dalam panci pastikan bahwa ada cukup minyak zaitun untuk merendam bawang sepenuhnya dan aduk sampai bawang matang dan mulai mengaramel. Setelah bawang selesai, letakkan dalam saringan untuk mengalirkan minyak yang berlebihan.

- Taburkan bawang dengan sumac, kayu manis, lada hitam dan merica, dan aduk hingga benar-benar terlapisi dengan campuran.

- Lapisi bagian bawah loyang dengan roti Taboon dan sikat dengan beberapa minyak zaitun, lalu taburkan setengah bawang diatasnya. Taruh ayam di atas bawang dan masukkan ayam dengan bawang yang tersisa.

- Tempatkan loyang dalam oven yang dipanaskan menjadi 180 derajat selsius dan panggang selama 10 menit.

- Keluarkan hidangan dari oven dan diamkan sekitar 10 menit.

- Atas dengan kacang dan taburi dengan sumac. Kamu bisa menyajikan Musakhan dengan yogurt polos.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KKP Dorong Industri Mutiara Nasional Bersaing di Kancah Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Investor Tiongkok akan Berinvestasi Budi Daya Mutiara di Flores Timur

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Flores Timur Yohanes Kopong mengatakan sebanyak lima perusahaan berminat menamamkan modalnya atau berinvestasi…

Presiden Jokowi hUT Kadin (Foto Herlambang)

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Bergabungnya Rosan ke TKN Tak Pengaruhi Netralitas Pengusaha

Bergabungnya Ketua Umum Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf tidak memengaruhi netralitas pengusaha, kata Ketua Bidang Organisasi…

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

Selasa, 25 September 2018 - 17:40 WIB

Ekonomi Kreatif Masa Depan Dunia

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan ekonomi kreatif merupakan sektor andalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Ilustrasi Migas

Selasa, 25 September 2018 - 17:20 WIB

SKK Migas Nilai Lapangan Sukowati Potensial Produktif

Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jaffee Arizon Suardin menilai unit Asset 4 Sukowati Field merupakan salah satu blok migas…

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso

Selasa, 25 September 2018 - 17:01 WIB

Proses Akuisisi 51 Persen Saham Pertagas Selesai September

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus melaksanakan komitmennya untuk menyelesaikan proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai tahap lanjutan usai induk BUMN Migas (Holding BUMN Migas)…