Selama Puasa, Wagub Sandiaga Minta Dinas KPKP Awasi Panganan Takjil

Oleh : Herry Barus | Selasa, 15 Mei 2018 - 14:09 WIB

Sandiaga Uno Wagub DKI (Foto Dok Industry.co.id)
Sandiaga Uno Wagub DKI (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI agar melakukan pengawasan terhadap panganan berbuka puasa atau takjil.

"Saya sudah minta kepada Dinas KPKP supaya melakukan pengawasan ke pasar tradisional maupun modern, atau ke pedagang-pedagang takjil selama Ramadhan," kata Sandiaga di Jakarta, Selasa (15/5/2018)

Menurut dia, pengawasan itu dilakukan untuk memastikan seluruh makanan yang dijual sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan tidak mengandung bahan-bahan kimia yang berdampak pada kesehatan.

"Selama Ramadhan, takjil itu pasti jadi favorit masyarakat. Oleh karena itu, pengawasannya harus dilakukan secara intensif. Takjil itu harus dipastikan aman dikonsumsi," ujar Sandiaga kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni menuturkan sampai dengan saat ini, pihaknya masih terus melakukan pengawasan, baik di pasar tradisional maupun pasar modern.

"Pengawasan itu rutin kami lakukan di pasar tradisional dan juga pasar modern bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," tutur Sandiaga.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan hingga Mei 2018, pihaknya mencatat sudah ada 69 dari total 113 pasar atau sekitar 61 persen pasar tradisional yang dinyatakan aman dari zat-zat berbahaya.

"Masih ada pasar-pasar yang belum kami lakukan pengecekan. Tentunya, pasar-pasar itu akan kami awasi. Kami ingin pastikan pasar-pasar itu tidak menjual makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya," ungkap Sandiaga

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…