Parama Indonesia Cari Startup Mamin Melalui Foodies Tech Startup Hunt 2016-2017

Oleh : Hariyanto | Rabu, 25 Januari 2017 - 14:47 WIB

Foodies Tech Startup Hunt 2016-2017
Foodies Tech Startup Hunt 2016-2017

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Setelah sukses menggelar ajang Kompetisi Bisnis 2015 bagi wirausaha muda bidang fashion & apparel,  Parama Indonesia focus mencari startup bidang makanan dan minuman, melalui event kompetisi bisnis selanjutnya yang bertemakan “Foodies Tech Startup Hunt 2016-2017”.

Setelah melalui rangkaian seleksi panjang selama tahun 2016, Parama Indonesia memilih sembilan finalis yang akan berlomba mendapatkan investasi hinggaRp 15 miliar.

Sembilan finalis tersebut yaitu; Berry Kitchen (Jakarta), Gorry Gourmet (Jakarta), Green Smoothie Factory (Pekanbaru), Hong Tang (Jakarta), JamuGodog (Jakarta), Masaku (Surabaya), Nutressa (Jakarta), Roast Beef Gusto (Jakarta), dan Yagami Ramen (Bandung).

Berlangsung di Conclave Wijaya Jakarta Selatan, masing-masing dari tim semi finalis pada Selasa 17 Januari 2017 kemarin merepresentasikan investment pitch deck yang telah mereka susun guna meyakinkan para dewan juri.

Syarat tersebut mutlak dikumpulkan kepada investor dan sponsor Parama Indonesia, LiMa Ventura satu hari sebelum acara pitching berlangsung, dimana para peserta juga dibekali coaching dan workshop pada hari tersebut.

Para juri yang akan menguji langsung para peserta, diantaranya; Fadri Effendy (Direktur PT LiMa Ventura), Yan Rezky Fahza (Direktur PT LiMa Ventura), Lucy Wiryono (Owner & Founder Holycow! Steakhouse by Chef Afit), Fadjar Hutomo (Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif).

Parama Indonesia membagi sembilan perusahaan itu menjadi dua kategori: early startup dan startup untuk memastikan kompetisi berlangsung secara adil. Ke-sembilan finalis ini akan melakukan presentasi (pitching) di depan dewan juri.

Jika memenuhi criteria investasi, PT. LiMa Ventura sebagai perusahaan permodalan ventura akan menawarkan kemitraan yang tidak hanya berupa suntikan modal, tetapi, lebih penting lagi, mendampingi para pengusaha itu agar dapat menjadi perusahaan paling unggul di Indonesia.

“Dengan dukungan dari pemerintahan dan substansi lain, kami akan selalu berupaya untuk memberikan kesempatan dan memajukan calon perusahaan prospektif yang akan diberikan permodalan dan business coaching. Dengan harapan lebih banyak perusahaan-perusahaan skala kecil dan menengah yang memiliki potensi bisnis yang baik, dapat berkembang, sehingga memberikan pengaruh positif bagi pengembangan ekonomi Indonesia”. Ungkap Direktur PT LiMa Ventura Fadri Effendy.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandu Sastro Wardoyo Pakar Blockchain

Rabu, 18 Juli 2018 - 23:37 WIB

Membaca Peluang Baru di Era Blockchain

Blockchain berasal dari cryptocurrency, sehingga perkembangannya mendapatkan banyak sekali suntikan dana semenjak awal, tanpa harus meminta dari perusahaan atau bank

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania bersama Presiden Direktur PT Gaya Motor Ary Mariano (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 20:34 WIB

Perkuat Pasar Kendaraan Premium di Indonesia, BMW Tambah Investasi Hingga Rp20 Miliar

BMW Indonesia secara konsisten terus menerus tingkatkan aktivitas produksinya di Indonesia melalui investasi senilai lebih dari Rp270 miliar sejak tahun 2011 hingga saat ini. Tambahan investasi…

Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 WIB

BTN Tak Ikut Biaya Divestasi Saham PT Freeport

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak akan ikut menyalurkan kredit ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk membeli 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:31 WIB

Rupiah Rabu Sore Melemah ke Rp14.414

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, (18/7/2018) ditutup melemah besar 36 poin menjadi Rp14.414 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

Dirut Bank BNI Achmad Baiquni (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:26 WIB

Januari-Juni 2018, Laba Bersih Bank BNI Tumbuh 16 Persen

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan laba bersih 16% menjadi Rp7,44 triliun sepanjang Januari-Juni 2018 dibandingkan dengan realisasi laba bersih di periode yang sama pada 2017…