Penggunaan Teknologi Green Chiller Mampu Hemat Listrik Hingga 30 Persen

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 05 Mei 2018 - 19:27 WIB

Direktur Jenderal EBTKE, Rida Mulyana
Direktur Jenderal EBTKE, Rida Mulyana

INDUSTRY.co.id - Semarang - Sebagai bagian komitmen dalam melakukan efisiensi konsumsi energi dan menekan biaya operasional, teknologi green chiller yang merupakan sistem pendingin berbasis hidrokarbon ramah lingkungan dapat menghemat listrik hingga 30%.

PT. Phapros Tbk di Semarang, Jawa Tengah, menjadi pelaku industri pertama yang menggunakan sistem pendingin hidrokarbon tersebut di Indonesia.

Berkapasitas masing-masing sebesar 231.9 kW dengan isi refrigeran hidrokarbon sebanyak 30 kg, Green Chiller diperkirakan mampu menghemat penggunaan listrik sampai dengan 394.311 kWh/tahun atau setara dengan 440 juta/tahun.

"Dengan penghematan bisa mencapai 440 juta pertahun, ini merupakan proyek yang sangat menguntungkan. Pengembalian biaya investasi selama 2,52 tahun, seharusnya ini bisa diterapkan oleh industri sejenis," jelas Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana saat meresmikan pemasangan dua chiller hidrokarbon pada fasilitas gedung produksi PT. Phapros, Tbk di Semarang (4/5/2018).

Rida menilai, sistem tersebut memiliki banyak manfaat, diantaranya menurunkan biaya operasional karena menggunakan teknologi yang lebih efisien.

Teknologi tersebut juga akan beroperasi dengan tekanan kerja yang 20% lebih rendah dibandingkan dengan refrigeran fluorocarbon. Teknologi ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi energi antara 17%-30% dibandingkan dengan penggunaan refrigeran fluorocarbon.

Selain dapat menghemat penggunaan dan biaya listrik, implementasi chiller berbasis hidrokarbon ini juga mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 356 tCO2/tahun atau 7.121 tCO2 selama 20 tahun (masa pakai).

Chiller hidrokarbon pertama mulai dipasang di pabrik Phapros pada akhir 2017, menyusui kemudian chiller kedua pada Januari 2018. Chiller tersebut digunakan untuk mendinginkan berbagai ruangan untuk produksi obat, penyimpanan dan pembiakan bakteri di gedung produksi PT. Phapros Tbk di Semarang.

Kementerian ESDM terus mendorong para pelaku industri agar dapat melaksanakan program konservasi dan efisiensi energi, sehingga komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebagaimana dideklarasikan dalam Paris Agreement dapat terwujud.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gelombang tinggi (Foto Sindonews)

Jumat, 22 Maret 2019 - 04:44 WIB

BMKG: Gelombang Laut Laut Sawu NTT Diprediksi Capai 3,5 Meter

Badan Meteorologi, Klimatologi dan dan Geofisika (BMKG) menyatakan gelombang tinggi yang terjadi pada beberapa wilayah perairan laut di Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini, akibat siklon tropis…

Kondisi Jalan Pasca Banjir Bandang Sentani Jayapura

Jumat, 22 Maret 2019 - 04:37 WIB

11.156 Orang Pengungsi Banjir Jayapura Papua

Jumlah pengungsi yang terdampak banjir bandang di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, hingga Kamis (21/3/2019) mencapai 11.156 orang.

Mbak Tutut (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 04:29 WIB

Mbak Tutut : Perbedaan Memperkaya Indonesia Kita

Siti Hardijanti Rukmana, putri sulung Presiden Soeharto yang akrab disapa Mbak Tutut mengatakan, perbedaan dan keanekaragam di berbagai aspek di nusantara tercinta, justru akan memperkaya Indonesia.

Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Maret 2019 - 21:00 WIB

Capres Prabowo dan AHY Dijadwalkan Kampanye Akbar di Makassar

Calon Presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, dijadwalkan melaksanakan kampanye akbar pada Minggu, 24 Maret 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Eksplorasi Budaya Betawi Dalam Desain Kontemporer di Superdesign Show Milan 2019

Kamis, 21 Maret 2019 - 20:52 WIB

Delapan Ikon Betawi Pamer Budaya di Milan Design Week 2019

Setelah melewati proses kurasi, Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) oleh Artura kembali menampilkan karya desain kontemporer kreatif dalam ajang Super Design Show, yang merupakan bagian…