Semen Baturaja Targetkan Penjualan 2,75 Juta Ton

Oleh : Herry Barus | Jumat, 04 Mei 2018 - 16:00 WIB

Pabrik Semen Baturaja (Bm)
Pabrik Semen Baturaja (Bm)

INDUSTRY.co.id - Baturaja- PT Semen Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada 2018 menargetkan penjualan hasil produksi mencapai 2,75 juta ton semen untuk memenuhi permintaan pasar di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

"Target penjualan produksi semen sebanyak 2,75 juta ton ini untuk memenuhi kebutuhan pasar wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel)," kata Manager Media Relation PT Semen Baturaja (SMBR) Persero Tbk Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU) Gili Aprail Braja di Baturaja, Kamis (3/5/2018)

Menurut dia, target pemasaran itu diyakini dapat tercapai hingga akhir Desember 2018 seiring dengan beroperasinya Pabrik Baturaja II yang memberikan tambahan kapasitas produksi 1,85 juta ton semen per tahun.

Dengan adanya Pabrik Baturaja II ini secara keseluruhan kapasitas produksi yang dihasilkan dari dua pabrik pengelolaan setiap tahunnya mencapai 3,85 juta ton semen sehingga diyakini mencukupi bahkan melebihi dari target penjualan.

"Apalagi sekarang PT Semen Baturaja menggandeng anak perusahaan PT Pertamina yaitu Pertamina Lubricants di bidang pemasaran, logistik, dan lubrikasi.

Kerja sama PT Semen Baturaja dan Pertamina Lubricants telah disepakati dalam penandatanganan (MoU) oleh Direktur Utama (Dirut) PT SMBR, Rahmad Pribadi dan Dirut Pertamina Lubricants Afandi di Jakarta, Rabu (2/5).

Kerja sama tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan volume penjualan semen di wilayah Sumbagsel dengan saling memanfaatkan "Brand Equity" di bidang pemasaran, logistik dan produk lubrikasi.

"Kedua BUMN ini nantianya akan bersinergi menggarap potensi bidang distribusi dan angkutan sehingga diharapkan dapat memperkuat supply chain dari kedua perusahaan khususnya untuk wilayah Sumbagsel," ungkapnya.

Sebagai pemasok di pasar industri semen yang menjamin kelancaran ketersediaan semen di berbagai wilayah di Indonesia, lanjut dia, PT Semen Baturaja akan memperkenalkan brand Pertamina Lubricants di area Sumbagsel agar produk perusahan mitra tersebut lebih meningkat di pasaran.

"Begitu juga dengan Pertamina Lubricants bersinergi mempromosikan brand Semen Baturaja di kancah nasional. Kami tidak ragu menggunakan produk perusahan tersebut karena dinilai memiliki layanan purnajual terpadu yang sangat baik," ujarnya.

Selain itu lanjut dia, Manajemen Semen Baturaja menilai mutu produk pelumas dari PT Pertamina Lubricants merupakan yang terbaik sehingga mampu mendukung kelancaran operasional proses produksi semen. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:54 WIB

Perum Jamkrindo Terima 30 Mahasiswa Program Magang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia meneriman sebanyak 30 orang Mahasiswa magang dari Vokasi Universitas Indonesia, Universitas Negeri…

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

Melany Dian Risiyantie,

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:34 WIB

Melany Dian Risiyantie Nilai Artis Nyaleg Punya Nilai Positif & Negatif

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin, 13/8, kemarin terdapat 54 orang nama artis atau selebritas. Hal ini menunjukkan dunia…

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:32 WIB

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi RISHA Rekonstruksi Rumah di Lombok

Konstruksi rumah tahan gempa diperlukan sebagai mitigasi bencana karena wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (Foto Ist)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:20 WIB

Beda Koalisi dengan Jokowi, Asman Abnur Bukan Lagi Menteri Aparatur Negara

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…