Semen Baturaja-Pertamina Jajaki Kerja Sama Distribusi

Oleh : Herry Barus | Kamis, 03 Mei 2018 - 13:45 WIB

Pabrik Semen Baturaja (Bm)
Pabrik Semen Baturaja (Bm)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menjajaki kerja sama dengan salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero), Pertamina Lubricants dalam bidang distribusi, angkutan, pemasaran, dan produk lubrikasi.

Kerja sama dilakukan untuk meningkatkan kinerja masing-masing perusahaan. Penandatanganan kesepakatan dilakukan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) SMBR, Rahmad Pribadi dan Direktur Utama Pertamina Lubricants, Afandi, di Jakarta, Rabu (2/5/2018(

Rahmad melalui keterangan tertulis mengemukakan penandatanganan kesepakatan kerja sama bertujuan meningkatkan sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan/atau anak perusahaannya. Rahmad juga mengharapkan kerja sama dapat memberikan value bagi kedua belah pihak.

Salah satunya menurut Rahmad adalah dengan saling memanfaatkan Brand Equity masing-masing perusahaan di bidang pemasaran dan logistik. Selain itu, Rahmad mengharapkan potensi kerja sama dalam bidang distribusi dan angkutan juga dapat terealisasikan sehingga diharapkan dapat memperkuat supply chain dari kedua perusahaan.

"Khususnya untuk wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel)," katanya.

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk sebagai Market Leader di pasar industri semen Sumbagsel akan ikut memperkenalkan brand Pertamina Lubricants di area Sumatera Bagian Selatan.

Begitu juga dengan Pertamina Lubricants akan ikut mempromosikan brand Semen Baturaja di kancah nasional sehingga dapat meningkatkan penjualan semen secara tidak langsung. Pertamina Lubricants menurut Rahmad juga memiliki layanan purna jual terpadu yang sangat baik.

"Sehingga kami tidak ragu menggunakan produk Pertamina Lubricants," ujarnya.

Salah satu tugas utama Semen Baturaja sebagai produsen semen adalah menjamin kelancaran ketersediaan semen di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di Sumbagsel. Manajemen Semen Baturaja menilai mutu produk pelumas PT Pertamina Lubricants merupakan yang terbaik sehingga mampu mendukung kelancaran operasional proses produksi semen.

Pada 2018, Semen Baturaja menargetkan peningkatan volume penjualan menjadi 2,75 juta ton, seiring beroperasinya Pabrik Baturaja II yang memberikan tambahan kapasitas produksi sebesar 1,85 juta ton semen per tahun.

Peningkatan volume penjualan dapat dicapai apabila pabrik dapat beroperasi dengan lancar. Kapasitas produksi Perseroan saat ini mencapai 3,85 juta ton semen per tahun. Sinergi BUMN diharapkan dapat mendukung ekspansi pasar yang dilakukan Perseroan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:10 WIB

Aliran Dana Aksi Terorisme Terus Ditelusuri Polisi

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa saat ini yang menjadi fokus penegak hukum dalam memberantas kasus terorisme adalah penelusuran aspek pendanaannya.

Grup Band Slank

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:47 WIB

Slank akan Jadi Duta Kelor untuk NTT

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor melalaui perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-60 Provinsi NTT yang…

Menteri ESDM Ignasius Jonan (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:43 WIB

Menteri ESDM Pastikan Listrik Natal-Tahun Baru Aman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pasokan listrik saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, terutama di Jawa dan Bali aman.

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:39 WIB

2019 Kalimantan Selatan Cetak Sawah 200 Hektar

Kepala Dinas Pertanian Kalimantan Selatan Fathurrahman mengatakan pada tahun 2019 kembali mendapatkan program cetak sawah di lahan rawa dari Kementerian Pertanian seluas 200 hektare.

Menaker, Hanif Dhakiri

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:34 WIB

Revolusi Industri 4.0 Ciptakan 3,7 Juta Pekerjaan Baru

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengungkapkan di era revolusi industri 4.0 mendatang akan ada 3,7 juta pekerjaan baru yang muncul dan akan ada beberapa pekerjaan lama yang menghilang.