Krakatau Semen Indonesia Perkenalkan Produk Ramah Lingkungan GGBFS

Oleh : Hariyanto | Kamis, 03 Mei 2018 - 13:05 WIB

Ilustrasi industri semen. (Ist)
Ilustrasi industri semen. (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Krakatau Semen Indonesia memperkenalkan produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomis, yaitu Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS).

Direktur Utama PT Krakatau Semen Indonesia Bambang Tridoso Oktanto meyakini, GGBFS mampu bersaing di pasar dan menjadi terobosan baru untuk proyek infrastruktur strategis di Indonesia.

“Kapasitas produksi produk ini mencapai 690.000 metrik ton per tahun,” kata Bambang, melalui siaran pers yang diterima Kamis (3/5/2018).

Sementara, Direktur Bina Investasi Infrastruktur, Kementerian Prasarana Umum dan Perumahan Rakyat Masrianto serta Kasubid Pengolahan dan Pemanfaatan Limbah B3 KLHK RI Amsor menambahkan, GGBFS merupakan produk ramah lingkungan (green product) dan dalam pemanfaatannya tidak lagi diperlukan ijin khusus.

Kepala Rekayasa Industri, Iswandi Imran, menerangkan, GGBFS yang digunakan untuk membangun struktur concrete yang kokoh dan tahan lama jika dikombinasikan dengan Ordinary Portland Cement (OPC) dan atau material pozolan. 

“Selain itu, penggunaan GGBFS sebagai pengganti porsi bahan baku clinker dan OPC dalam pembuatan semen Portland Slag Cement dan Concrete dapat mengurangi biaya produksi semen/concrete mengingat harga yang lebih murah dibandingkan OPC/Clinker,” tutur Iswandi.

Keunggulan lain penggunaan GGBFS di antaranya membuat beton dan mortar lebih stabil secara kimia, menambah kuat tekan, permukaan akhir yang baik serta warna yang lebih terang. Concrete dengan campuran GGBFS sangat cocok digunakan untuk proyek infrastruktur seperti pelabuhan, jembatan, jalan, dan gedung bertingkat. 

PT Krakatau Semen Indonesia merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai wujud sinergi BUMN yang bertujuan untuk mengolah Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) sebagai produk sampingan industri peleburan baja dari Blast Furnace PTKS dan PT Krakatau Posco menjadi Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) atau biasa disebut slag semen. 

Proyek ini menggunakan teknologi dan peralatan handal dari LOESCHE Germany. Slag Grinding Plant PTKSI didesain dengan kapasitas produksi sebesar 690.000 metrik ton per tahun yang akan diserap sebagian besar oleh PT Semen Indonesia Plant Cigading, dan sisanya dapat diserap oleh industri beton siap pakai atau industri lain berbasis semen. (imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Foto Pembangunan Program Sejuta Unit Rumah

Senin, 10 Desember 2018 - 15:35 WIB

PUPR Klaim Program 1 Juta Rumah Sudah Capai 100 Persen

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim hingga 26 November 2018 program sejuta rumah telah teralisasi 100%. Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul…

 Kepala Bekraf, Triawan Munaf (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 15:26 WIB

Bekraf: 2020 Transaksi E-commerce Capai US$ 130 Milyar

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memproyeksikan nilai transaksi ekonomi digital di Indonesia tahun 2020 akan capai US$ 130 miliar, atau setara dengan Rp 1.924 Triliun. Hal tersebut diungkapkan…

Marketplace Lazada menjajaki kerja sama dengan penyedia jasa logistik JNE memberikan fasilitas pengiriman barang secara cashless bagi para seller Lazada. (Dok:INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 15:05 WIB

2019, JNE Bidik 1 Juta Pengiriman Per Hari

PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menargetkan bisa menangani 1 juta paket kiriman per hari pada 2019 seiring dengan tren perdagangan digital di Indonesia.

Pelabuhan Peti Kemas (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 15:03 WIB

Kemenhub Kembangkan Konsep Integrasi Tol Laut

Dtjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengembangkan konsep tol laut yang terintregasi dan terkoneksi "end to end" yang menghubungkan antarwilayah di Indonesia serta dapat menjangkau…

Jane Callista, Penyanyi Anak-anak Yang Memilih Jalur Opera Broadway

Senin, 10 Desember 2018 - 14:52 WIB

Jane Callista Penyanyi Cilik Yang Mantap Memilih Jalur Opera Broadway

Di tengah gempuran lagu-lagu dewasa yang liriknya banyak yang tidak cocok dinyanyikan oleh anak-anak, terdengar kabar merdu. Ada seorang anak dengan bakat istimewa mengeluarkan album berjudul…