Avengers: Infinity War Raup Untung Hingga 8 ,73 Triliun Dalam Sepekan

Oleh : Dina Astria | Kamis, 03 Mei 2018 - 10:18 WIB

Salah satu scene Doctor Strange, Iron Man dan Hulk dalam film Avengers. (Foto: Mashable)
Salah satu scene Doctor Strange, Iron Man dan Hulk dalam film Avengers. (Foto: Mashable)

INDUSTRY.co.id - Hollywood - Film garapan rumah produksi Marvel Cinematic Universe (MCU) sudah tayang sejak pekan lalu. Disutradari oleh Joe Russo, ‘Avengers: Infinity War’ menjadi film yang sangat dinanti para pecinta film pada tahun 2018 ini.

Setelah sepekan tayang di seluruh dunia, ‘Avengers: Infinity War’ sukses meraup pemasukan kotor sebesar US$ 630 juta atau sekitar Rp8,73 triliundi seluruh dunia, di pekan pertama perilisannya.

Menurut data yang dilansir Box Office Mojo, uto dari lingkup domestic AS-Kanada dengan jumlah 4.474 layar bioskop mencapai US$ 250 juta atau sekitar 40 persen-nya. Hal ini tentu menjadikan film superhero garapan MCU ke-19 ini menjadi film terlaris pertama sepanjang masa di Amerika Serikat-Kanada pada akhir pekan pertama tayang.

Pencapaian komersial di 52 teritori internasional, termasuk Indonesia, mencapai US$ 380 juta atau sekitar Rp5,27 triliun.

Namun, rupanya pencapaian film Iron Man Cs ini hanya menjadikan film ini sebagai film Hollywood terlaris kedua di dunia saat pekan pertama perilisan. Sementara itu, posisi pertama masih ditempati oleh film ‘Fate of the Furious’.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

OJK

Jumat, 21 September 2018 - 08:30 WIB

OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat melalui peran aktif pelaku usaha jasa keuangan di tanah air.

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Jumat, 21 September 2018 - 08:15 WIB

Melemahnya Perekonomian Tak Pengaruhi Penyaluran KUR

BRI menyatakan lesunya kondisi perekonomian di dalam negeri tidak memengaruhi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di kalangan pelaku usaha.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:00 WIB

Bank Dunia: Kemungkinan Krisis Keuangan Indonesia Kecil

Bank Dunia menilai, kendati dihadapkan pada risiko penurunan pertumbuhan ekonomi akibat gejolak ekonomi global, peluang terjadi krisis keuangan di Indonesia relatif kecil.

Obligasi Negara Ritel (ORI) (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 07:58 WIB

Obligasi Dapat Sentimen Positif dari Penguatan Rupiah

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri masih memiliki peluang kenaikan seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri,…