Dampak Kebijakan Presiden Donald Trump, Ekspor Ban Terganggu

Oleh : Herry Barus | Selasa, 24 Januari 2017 - 14:11 WIB

Ilustrasi Ban (Ist)
Ilustrasi Ban (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta —  Ekspor ban dari Indonesia tahun ini menghadapi ketidakpastian akibat pengaruh dari kebijakan pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang baru.

"Indonesia hanya mengekspor ban ke AS, sehingga kinerja produksi dan ekspor pada tahun ini akan berkaitan dengan kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump. Kami juga harus mewaspadai kemungkinan dilarang masuknya ban dari India dan Tiongkok ke AS, terkait arah perdagangan yang kemungkinan proteksionis," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia (APBI), Aziz Pan di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Aziz menilai, jika hal itu terjadi maka jumlah ban dari India dan Tiongkok yang masuk Indonesia dikhawatirkan bertambah dan makin membanjiri pasar domestik. Saat ini, rata-rata ban impor yang masuk Indonesia berkisar 4 juta hingga 5 juta unit setahun.

"Selain kedua negara itu, ban juga diimpor dari Eropa, Korea Selatan, dan Jepang. Adapun permintaan ban di dalam negeri rata-rata sebanyak 9 juta hingga 11 juta unit per tahun," papar dia.

Di sisi lain, produksi ban nasional untuk kendaraan roda empat sepanjang tahun lalu mencapai 72,21 juta unit atau meningkat 7,18% secara year on year dari realisasi 2015 yang sebanyak 67,37 juta unit.

Dalam catatan Imq,  produksi untuk kendaraan roda dua pada tahun lalu menyentuh 61,87 juta unit atau 4,13% lebih tinggi dari 2015 sebesar 59,41 juta unit.

"Kami mengkhawatirkan bertambahnya ban impor akan membuat produk yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) makin banyak beredar. Dari semua ban impor yang masuk Indonesia, sekitar 40% di antaranya tidak sesuai dengan SNI," ujar Aziz.

Aziz menambahkan, pihaknya menemukan indikasi adanya praktik pengalihan golongan dari SNI Wajib menjadi non SNI Wajib dengan memasukkan nomor HS dari ban SNI Wajib ke ban non SNI Wajib dalam dokumen impor.

"Dengan demikian, ban dengan ukuran di luar SNI bisa beredar dengan leluasa di pasar. Contohnya ban truk dan bus berukuran 10.00 R20 yang sama dengan ban off the road 10.00 R20," pungkasnya.

 

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani kepada INDUSTRY.co.id (24/1/2017) mengatakan, iklim investasi di Indonesia akan terdampak. Pasalnya, Trump yang dikenal dengan nasionalismenya yang kuat, akan memproteksi perdagangan perusahaan AS dengan membatasi ekspor ke AS, sehingga perusahaan AS lebih diuntungkan. Jika hal itu dilakukan, tentunya bakal memengaruhi daya ekspor ke Amerika.

"Kalau lihat kebijakannya yang national interest itu pasti kepentingan nasionalnya tidak diragukan. Kami harapkan, kebijakan-kebijakannya tidak kontraproduktif terhadap perkembangan perdagangan atau investasi kepada dunia luar," ungkapnya

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dr. Maria Jacinta Arquisola, BA, MHRM Dosen President University Wakili Indonesia di Konferensi Internasional Jerman terkait Kepemimpinan Perempuan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 13:52 WIB

Dosen President University Wakili RI di Konferensi Internasional

Kebanggaan dirasakan oleh President University karena memiliki seorang Dr. Maria Jacinta Arquisola, BA, MHRM.

Tidung Festival 2017 (Ist)

Minggu, 20 Agustus 2017 - 12:20 WIB

Warna-Warni Perahu dan Homestay Meriahkan Tidung Festival 2017

Penyelenggaraan Tidung Festival 2017 tahun ini, menghadirkan berbagai serangkaian kegiatan yang menarik dan unik. Para masyarkatpun antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan ikut serta dalam…

Aktivis Perdamaian Korea Teguh Santosa

Minggu, 20 Agustus 2017 - 10:24 WIB

Teguh Santosa Apresiasi Penegasan Presiden Moon Tidak Ingin Tercipta Perang Semenanjung Korea

Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea, Teguh Santosa menyambut baik penegasan Presiden Republik Korea Moon Jaein yang tidak menginginkan perang kembali melanda di Semenanjung Korea.

SK-II Masterpiece. (Foto: IST)

Minggu, 20 Agustus 2017 - 10:23 WIB

Perawatan Kulit Mewah SK-II Bertajuk Masterpiece Pitera

Memiliki kulit wajah yang cerah berseri, kenyal, dengan tekstur yang lembut merata, tentu telah menjadi impian setiap wanita. Dan untuk mewujudkannya, SK-II terus melakukan inovasi dengan berbekal…

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Prakoso BS, usai membuka TIF 2017.

Minggu, 20 Agustus 2017 - 10:13 WIB

7 Kerajaan dan Kesultanan Ikuti Pamareran Timeless Indonesia Festival II di Bali

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan apresiasi tinggi pada pembukaan "Timeless Indonesia Festival II (TIF)" di Kab Badung, Bali, Sabtu (19/8), yang diikuti oleh tujuh kerajaan dan kesultanan,…