Industri Perhotelan di Mando Melesat 80 Persen

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 24 Januari 2017 - 13:59 WIB

Hotel di Manado (Foto:kaskus)
Hotel di Manado (Foto:kaskus)

INDUSTRY.co.id, Manado - Daerah wisata di Manado sangat beragam dan tingkat pengunjung yang semakin meningkat tiap tahunnya, hal ini dimanfaatkan sebagian oleh industri perhotelan di sana. Industri hotel di Manado, Sulawesi Utara (sulut) menargetkan occupancy rate (OR) atau tingkat hunian kamar di tahun 2017 bisa mencapai 80 persen.

Julita Wowor selaku Direktur of Sales Hotel Sintesa Peninsula Manado, mengatakan, Tahun ini kami cukup optimis kerena tingkat hunian kamar hotel bisa mencapai 80 persen. Senin, (23/01/2017)

Angka ini cukup realistis dengan melihat kunjungan wisatawan baik domsetik maupun mancanegara yang terus mengalami peningkatan dua tahun akhir ini, sambungnya.

Julita menegaskan, pemerintah Sulut mempromosikan dengan baik, secara nasional maupun internasional memberikan dampak yang luar biasa bagi industri hotel di Sulut.

Dengan adanya penerbangan carter dari beberapa kota di Tiongkok, banyak wisman dari negara sana berkunjung ke Sulut dan pemerintah juga kegiatan pemerintah dari pusat.

"Saat ini, permintaan kegiatan pemerintah pusat Manado khususnya di Hotel Penisula mulai berdatangan" ujarnya.

"Kami menargetkan OR tahun ini di atas 60 persen," kata Humas Mercure Tateli Beach and Resort Quin Youke

Target tingkat hunian di tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya, lanjutnya.

Ke depan, pihaknya berharap tingkat hunian akan semakin tinggi, karena mampu memberikan dampak ke semua sektor perekonomian.

Industri perhotelan sangat erat hubungannya dengan beberapa sektor yaitu, pertanian, perikanan karena, membutuhkan pangan untuk diolah. Otomatis, pihak hotel memanfaatkan pangan lokal karena selain murah dibandingkan dipasok dari luar daerah, juga membantu petani di Sulut mendapatkan pasar tetap.

"Harus diakui ada sebagian pangan yang memang harus impor karena lokal belum mampu penuhi" tutup Quin Youke. (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meresmikan Future Digital Lab di Institut Teknologi Bandung (ITB)

Senin, 18 Maret 2019 - 20:30 WIB

Masuki Industri 4.0, Kemenperin Dorong Tumbuhnya Pusat Inovasi

Kementerian Perindustrian terus mendorong inovasi sebagai elemen penting dari Revolusi Industri 4.0. Upaya tersebut merupakan implementasi Peta Jalan Making Indonesia 4.0 sehingga Indonesia…

Nias Selatan Open Surfing Contest di Pantai Sorake, Sumatera Utara (Foto:mediarajawalinewsonline)

Senin, 18 Maret 2019 - 20:00 WIB

Sail Nias Ajang Populerkan Surga Peselancar Dunia

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan Sail Nias 2019 diharapkan dapat menjadi ajang memopulerkan Nias sebagai surga bagi peselancar dunia.

Singapore Airlines (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Maret 2019 - 19:00 WIB

Dapatkan Poin Miles Melalui Dompet Digital Sia Krispay

Mulai hari ini, anggota KrisFlyer dapat menghasilkan KrisPay miles secara instan ketika mereka berbelanja di berbagai toko di Singapura, berkat peningkatan terbaru pada aplikasi KrisPay.

Indah Kiat Tangerang Bantu Masyarakat Sekitar Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele

Senin, 18 Maret 2019 - 18:21 WIB

Indah Kiat Tangerang Bantu Masyarakat Sekitar Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele

Unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - Tangerang Mill (Indah Kiat Tangerang), membantu warga Tangerang Selatan untuk meningkatkan kualitas pengembangan…

Crowdo (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Senin, 18 Maret 2019 - 18:12 WIB

Crowdo Akan Jadi Perwakilan Bisnis P2B Indonesia di Money2020 Asia

Crowdo, platform Peer-to-Business (P2B) Lending terkemuka di ASEAN akan mewakili fintech Indonesia di salah satu acara fintech terbesar di dunia, Money 2020 Asia pada tanggal 19-21 Maret di…