Penerapan Teknologi Industri 4.0 Tidak Akan Menghilangkan Lapangan Pekerjaan

Oleh : Hariyanto | Selasa, 24 April 2018 - 21:45 WIB

Menteri Airlangga pada Musyawarah Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ke-10
Menteri Airlangga pada Musyawarah Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ke-10

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menekankan, penerapan teknologi industri generasi keempat tidak serta-merta menghapus kegiatan industri konvensional. Pasalnya, ada produk-produk tertentu yang hanya dapat dihasilkan oleh industri konvensional.

"Contohnya, alat tenun bukan mesin (ATBM) itu masih didorong oleh Apindo. Jadi, tidak benar jika industri manual itu langsung hilang. Buktinya ATBM masih digalakkan," ungkap Menteri Airlangga pada Musyawarah Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ke-10 di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Airlangga juga menyampaikan, walaupun digitalisasi tidak bisa dihindari, tetapi era perubahan ini tidak akan menghilangkan lapangan pekerjaan. Justru ada beragam profesi baru yang akan tercipta dari perkembangan teknologi.

Misalnya, di balik pengoperasian sebuah robot pasti membutuhkan tenaga kerja manusia. Aplikasi ojek online juga masih butuh manusia sebagai driver, ungkapnya. Sebab, industri 4.0 merupakan lanjutan dari revolusi industri ketiga yang butuh segala hal terkait internet serta kebutuhan data yang cepat dan besar.

Karena itu, sangat penting untuk menyiapkan diri untuk menghadapi situasi ini," imbuhnya.

Airlangga berpendapat, bahwa para pedagang konvensional hingga pedagang kaki lima tidak akan tergerus habis dengan proses digitalisasi. "Bahkan digitalisasi bisa membuat mereka makin kreatif dan berkembang dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi baru. Mereka bisa berkembang dengan adanya aplikasi belanja online seperti Tokopedia," tuturnya.

Dalam mendorong industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar mampu menggunakan teknologi digital, Kemenperin telah membuat fasilitasnya melalui e-Smart IKM. Hingga saat ini sebanyak 1.730 pelaku IKM telah mengikuti workshop e-Smart IKM. Sampai tahun 2019, Kemenperin menargetkan dapat mengajak 10 ribu pelaku IKM seluruh Indonesia untuk mengikuti lokakarya tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BKPM

Selasa, 14 Agustus 2018 - 14:00 WIB

BKPM Catat Investasi Semester 1/2018 Rp 361,6 Triliun

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang semester pertama 2018 mencapai Rp361,6 triliun.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat berfoto bersama penerima penghargaan Kemenperin (Foto: Dok. Industry.co id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 13:30 WIB

Menperin Berikan Tujuh Kategori Penghargaan Kepada Unit Satuan Kerja di Lingkungan Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menggelar acara "Penganugerahan Penghargaan Kementerian Perindustrian" yang digelar di Ruang Garuda Kemenperin, Jakarta.

Kemenperin Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Gempa NTB (Foto Humas)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 13:23 WIB

Kemenperin Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Gempa NTB

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyalurkan sejumlah bantuan untuk para penggungsi akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kerja sama BRI dan IDI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:40 WIB

Garuda dan BRI Ajak Penumpang Berikan Donasi Terbangkan Relawan IDI

Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menerbangkan sedikitnya 23 tenaga medis yang berasal dari "Ikatan Dokter Indonesia" (IDI) dalam sinergi misi…

Ilustrasi Industri Baja

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:22 WIB

Pemerintah Ingin Mahasiswa Siap Hadapi Era Industri 4.0

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin menginginkan mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi era revolusi industri 4.0 seperti yang telah…