Ditjen IKM Fokus Penumbuhan dan Peningkatan Daya Saing IKM Alas Kaki

Oleh : Hariyanto | Minggu, 22 April 2018 - 20:39 WIB

Dirjen IKM Gati Wibawaningsih
Dirjen IKM Gati Wibawaningsih

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin, Gati Wibawaningsih menyampaikan, pihaknya fokus pula pada penumbuhan dan peningkatan daya saing IKM alas kaki nasional. 

Oleh karenanya, melalui unit di bawah Ditjen IKM, yakni Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) sedang melaksanakan lomba desain alas kaki yang bertajuk International Footwear Creative Competition (IFCC).

"Sejak tahun 2017, lewat IFCC, kami ingin memperkuat branding BPIPI sebagai salah satu benchmark untuk pelaksanaan event kreatif di Indonesia dengan meluncurkan paket 3in1 creative footwear competition, yaitu Design, Photography, dan Videography," kata Gati di Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Target dari kegiatan tersebut adalah, partisipasi dari generasi milenial. Pasalnya, mereka akan menjadi peluang dan potensi bisnis jangka panjang. Hal ini seiring jumlah populasi Indonesia pada tahun 2025 yang akan didominasi oleh usia 20-39 tahun sebanyak 30 persen. Desain, fotografi dan videografi dinilai bisa memberikan inspirasi baru bagi generasi muda untuk lebih mendalami bisnis IKM alas kaki.

Gati berharap, IFCC mampu menumbuhkan pelaku IKM dan penguatan branding alas kaki nasional.  "Tentu segmen ini mempunyai karakteristik unik sehingga dibutuhkan pendekatan yang kreatif untuk  menciptakan ketertarikan profil segmen pada industri alas kaki ini, antara lain kecenderungan pada anti  arus utama, semangat, quick response, peluang menciptakan pasar baru, urban, komunitas berbasis hobi,  serta berbasis media online dan customized," paparnya.

Tema kegiatan IFCC tahun 2018 adalah Challenge your Creativity, yang dibuka untuk umum dengan target 300-400 peserta dari berbagai komunitas, pelajar, dan perguruan tinggi. Peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat mendaftar melalui link bit.ly/makerstalkDKI atau melalui website resmi www.bpipi.kemenperin.go.id/ifcc2018/.

Gati optimistis, di masa datang, konsumsi alas kaki akan semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan tingkat daya beli. Tidak hanya pasar lokal yang berpotensi besar, peluang pasar ekspor untuk produk alas kaki juga sangat menjanjikan. 

"Dengan potensi jumlah penduduk yang besar, captive local market sudah jelas menjadi peluang yang harus dikuasai tuan rumah sendiri," tuturnya.

Kemenperin mencatat, dalam periode lima tahun (2012-2016) terjadi peningkatan signifikan terhadap konsumsi perkapita masyarakat indonesia terhadap alas kaki yang semula hanya 1,8 pasang menjadi 3,3 pasang per tahun. Artinya rata-rata kebutuhan sepatu orang indonesia lebih dari 3 pasang per tahun.

Bahkan, kinerja industri alas kaki nasional mampu tumbuh positif. Pada tahun 2017, kontribusi PDB industri alas kaki sebesar Rp26,5 triliun, dengan pertumbuhan mencapai 2,4%. Sementara, nilai ekspor industri alas kaki juga tumbuh sebesar US$4,9 miliar pada tahun 2017. 

Selain itu, tahun 2016, Indonesia menempati peringkat ke-4 sebagai produsen alas kaki terbesar di dunia dengan total produksi mencapai 1,110 miliar pasang setelah China, India dan Vietnam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Partai Golkar (Foto Ist)

Kamis, 19 Juli 2018 - 22:20 WIB

ICW Anggap Golkar Berkilah Soal Caleg Mantan Koruptor

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan menilai alasan Partai Golkar tetap mengajukan sejumlah bekas narapidana korupsi sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2019…

Partai Golkar (Foto Ist)

Kamis, 19 Juli 2018 - 22:00 WIB

Golkar Tetap Calonkan Mantan Napi Korupsi, Ini Alasannya

DPP Partai Golkar memiliki alasan mengapa tetap mencalonkan sejumlah mantan narapidana korupsi sebagai calon anggota legislatif di Pilpres 2019.

Fujitsu dukung program industry 4.0 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 21:28 WIB

Dukung Penerapan Industry 4.0, Fujitsu Bentuk Public Service Business Development

Hal tersebut juga menjadi perhatian khusus bagi perusahaan IT asal Jepang, PT Fujitsu Indonesia dalam mendukung program pemerintah tersebut.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 19 Juli 2018 - 21:00 WIB

Rupiah Kamis Sore Melemah ke Rp14.442

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, ditutup melemah sebesar 28 poin menjadi Rp14.442 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.414 per dolar AS.

Sediakan Perumahan PNS, Bank BTN Bermitra dengan Pemkab Lebak Banten (Foto Abe)

Kamis, 19 Juli 2018 - 20:45 WIB

Sediakan Perumahan PNS, Bank BTN Bermitra dengan Pemkab Lebak Banten

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, melakukan kemitraan dengan Korps Pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lebak dan PT Bintang Energi Lestari untuk menyediakan rumah bagi…