Sutradara Cathy Yan Resmi Garap Film Harley Quinn

Oleh : Dina Astria | Minggu, 22 April 2018 - 20:00 WIB

Sutrdara Cathy Yan akan menggarap film Harley Quinn. (Foto: Geekculture)
Sutrdara Cathy Yan akan menggarap film Harley Quinn. (Foto: Geekculture)

INDUSTRY.co.id - Hollywood - Rumah produksi Warner Bros dan DC Entertainment secara resmi telah memilih sutradara Cathy Wan untuk menggarap film Harley Quinn. Cathy Yan akan menjadi sutradara wanita Asia pertama yang menyutradarai sebuah film anti-hero.

Dikutip dari Variety, Cathy juga merupakan sutradara wanita ketiga yang dipercaya DC Entertainment, setelah sutradara Patty Jenkins untuk Wonder Woman dan Ava DuVernay untuk film The New Gods.

Sutradara berambut pendek ini dianggap sebagai sebuah perjudian besar oleh para pengamat film, karena Cathy terkenal sebagai sutradara film indie yang terbiasa dengan biaya produksi yang kecil.

Sementara itu, aktris cantik Margot Robbie masih akan memerankan tokoh utama Harley Quinn. Pastinya para penggemar film hero sudah tidak sabar menunggu proyek kolaborasi sutradara Cathy Yan bersama Margot Robbie.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

OJK

Jumat, 21 September 2018 - 08:30 WIB

OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat melalui peran aktif pelaku usaha jasa keuangan di tanah air.

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Jumat, 21 September 2018 - 08:15 WIB

Melemahnya Perekonomian Tak Pengaruhi Penyaluran KUR

BRI menyatakan lesunya kondisi perekonomian di dalam negeri tidak memengaruhi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di kalangan pelaku usaha.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:00 WIB

Bank Dunia: Kemungkinan Krisis Keuangan Indonesia Kecil

Bank Dunia menilai, kendati dihadapkan pada risiko penurunan pertumbuhan ekonomi akibat gejolak ekonomi global, peluang terjadi krisis keuangan di Indonesia relatif kecil.

Obligasi Negara Ritel (ORI) (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 07:58 WIB

Obligasi Dapat Sentimen Positif dari Penguatan Rupiah

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri masih memiliki peluang kenaikan seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri,…