Ditemukan Bahan Berbahaya, Kepulauan Seribu Data Ulang IKM

Oleh : Ridwan | Senin, 23 Januari 2017 - 21:17 WIB

Ilustrasi Makanan Berbahaya (Pixel_Pig/Getty Images)
Ilustrasi Makanan Berbahaya (Pixel_Pig/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Kepulauan Seribu - Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu melakukan pendataan ulang industri kecil menengah (IKM). Pendataan terkait jumlah statistik verifikasi produk higienis yang dijual.

Tujuan lain pendataan untuk memastikan bahwa tidak ditemukan pencampuran bahan tambahan pangan berbahaya seperti bahan formalin, boraks dan pewarna.

"Selain update data 2017 juga memonitoring aktivitas produksi para pedagang binaan kita, apa saja permasalahan yang ada" ujar Melinda Sagala, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu, Senin (23/1/2017).

Hingga saat ini petugas Pekerja Tenaga Kontrak Individu Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu, masih melakukan pendataan pedagang bersama pihak kelurahan setempat, apakah masih bertahan ataukah sudah beralih profesi.

"Tujuan lain pendataan untuk memastikan bahwa tidak ditemukan pencampuran bahan tambahan pangan berbahaya seperti bahan formalin, boraks dan pewarna" tandasnya.

Di tahun 2016 lalu, pihak Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu telah mendata 212 IKM.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…