Organda Kupang Tak Keberatan Hadirnya Transportasi Online

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 21 April 2018 - 12:49 WIB

Penyedia transportasi berbasis aplikasi, Grab Indonesia (Foto Ist)
Penyedia transportasi berbasis aplikasi, Grab Indonesia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Organisasi Angkutan Darat (Organda) Nusa Tenggara Timur mengaku tak keberatan dengan kemunculan dari taksi daring Grab yang sudah mulai beroperasi di Kota Kupang.

"Organda NTT tidak menolaknya, justru mendukung dan ini bagian dari perkembangan teknologi di bagian angkutan umum," kata Ketua Organda NTT Felix Puluh kepada awak media di Kupang, Jumat (20/4/2018)

Ia menjelaskan walaupun taksi daring menggunakan kendaran pribadi namun hal itu sudah tercantum dalam undang-nndang.

"Taksi daring itu kan masuk dalam kendaraan umum, atau bisa disebut dengan angkutan sewa khusus tanpa harus menganti nomor polisinya dari plat hitam ke kuning," tuturnya.

Felix mengatakan kemunculan taksi daring di Kupang akan memunculkan persaingan di bidang angkutan umum. Tetapi ia berharap agar persaingan itu harus positif.

Namun menurutnya walaupun sudah beroperasi di Kota Kupang, perusahaan grab di Kupang harus mematuhi aturan yang berlaku.

Disamping itu juga harus mengutamakan pelayanan sehingga penumpangnya merasa nyaman dengan pelayanan dari taksi daring tersebut.

Tetapi walaupun mendukung taksi daring, Felix justru mengatakan Organda NTT menolak sepeda motor sebagai kendaraan umum.

"Beberapa waktu lalu juga saya sudah sampaikan, bahwa kami organda menolak rencana pemerintah untuk menjadikan sepeda motor sebagai sarana angkutan umum seiring dengan revisi UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya," tuturnya.

Alasan penolakan ini disampaikannya karena menurutnya banyak kasus kecelakaan yang terjadi di jalan raya, dan paling banyak adalah yang dialami oleh pengendara roda dua.

Menurutnya rencana pemerintah itu perlu ditinjau kembali karena bertentangan dengan semangat Kementerian Perhubungan yang ingin mewujudkan ketersediaan angkutan umum yang nyaman dan berkeselamatan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.