Festival Culinary Kota Lama Semarang Tampilkan 50 Foodtruck

Oleh : Sriyanto | Sabtu, 21 April 2018 - 07:30 WIB

Kuliner Kota Tua Semarang (Foto Sriyanto)
Kuliner Kota Tua Semarang (Foto Sriyanto)

INDUSTRY.co.id - Semarang- UKM Culinary Festival di Kota Lama Semarang resmi tercatat pada Rekor Muri karena keunikannya yang tampilkan 50 Foodtruck.

Dimana 50 Foodtruck penjaja makanan sebelumnya melakukan konvoi dari kantor Gubernuran jalan Pahlawan dilepas Asisten Administrasi Provinsi Jawa Tengah Budi Wibowo dan Kepala Dinas Koperasi Jawa Tengah Ema Rahmawati menuju Kota Lama Semarang.

UKM Culinary Festival dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Ir. Sri Puryono pada Jumat malam ( 20/4/2018) hingga 22 April 2018,menampilkan berbagai macam kuliner sebagai salah satu promosi UKM makanan dan minuman seperti  Kota Semarang terkenal dengan Soto dan Laumpia. dari Sumatra Barat ada rendang. Dan Yogjakarta ada gudeg.

Memilih lokasi  Kota Lama Semarang, kata Sri Puryono bertujuan untuk mengangkat keberadaan Kota Lama menjadi salah satu destinasi wisata Jawa Tengah, dimana dahulu terlihat gelap, tempat mangkal LJBT dan untuk sabung ayam.

Kota Lama Semarang yang kini sudah direvitalisasi yang terkesan seperti melihat Eropa disuport Menteri PUPR untuk menata kabel agar tidak terlihat selain drainase sebesar Rp 156 Miliar.

Kota Lama Semarang diangkat melalui event UKM Culinary Festival, karena wisata kuliner sudah menjadi andalan Jawa Tengah. Diamana sektor pariwisata, jadi lokomotif ekonomi yang miliki efek domino.

Untuk itu, Sri Puryono berharap pula, berbagai ivent serupa bisa dilaksanakan di wilayah Jateng guna menarik wisatawan sebanyak-banyaknya datang ke Jawa Tengah.

Dalam sambutan walikota Semarang yang dibacakan Wakil Walikota Hj. Farita Gunaryanti Rahayu mengatakan, “UKM Culinary Festival adalah rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Semarang ke 471, dimana pertama kali di kota Semarang ada kegiatan food truck yang mewarnai festival UKM makanan dan minuman di kota lama ini  untuk dijadikan agenda tahunan kota Semarang diharapkan  menjadi viral destinasi wisata kota Semarang yang sebelumnya ada digital market wiata alam Tinjomoyo kota Semarang.”

Festival culinary ini menampilkan launpia, tahu gimbal, mangut, soto segar, es conglit di berbagai stant seperti Semarang Roru Cake, PT. Reska Multi Usaha, Koperasi 5 Garuda, UKM Mitra Binaan PT. KAI, akulaku,com, Sriboga Ratu Raya yang difasilitasi KUR Bank Jateng dan BRI, selain dari Semarang Kreatif Galeri BNI yang bekerjasama dengan PT. Telkom Indonesia.

Warga masyarakat kota Semarang antusias ikut menyaksikan pembukaan UKM Culinary Festival yang dihadiri pula OPD Terkait, Forkompinda Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah dan Steak Holder. Juga dimeriahkan hiburan keroncong Semarang.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

Kamis, 17 Januari 2019 - 09:00 WIB

Industri Pariwisata Rentan Terganggu Bencana

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan industri pariwisata sangat rentan terganggu oleh bencana apabila…

Pesawat Citilink / https://www.citilink.co.id

Kamis, 17 Januari 2019 - 08:55 WIB

Maskapai Digital, Maskapai Citilink Luncurkan Wifi Gratis

Maskapai Citilink Indonesia meluncurkan wifi gratis dalam penerbangan (wifi on board) rute Jakarta-Denpasar QG 684.

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) (Foto Ist)

Kamis, 17 Januari 2019 - 08:47 WIB

IHSG Akan Tertekan Pada Perdagangan Hari Ini

Jakarta - Secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi cenderung negatif dengan pola northern star dengan indikasi terkoreksi jangka pendek. Indikator Stochastic bergerak pada area overbought…

Presiden Jokowi (Dok Industry.co.id)

Kamis, 17 Januari 2019 - 08:28 WIB

Tema Debat Capres Perdana Tentang Korupsi, Hak Asasi dan Terorisme

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat perdana debat calon presiden dan wakil presiden yang berkompetisi dalam pemilihan umum 2019 pada Kamis malam (17/1/2019)

Ekonom Universitas Gadjah Mada A. Tony Prasetiantono (Foto Ist)

Kamis, 17 Januari 2019 - 08:15 WIB

Berita Duka, Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia

Tony Prasetiantono, Ekonom yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), meninggal dunia pada Rabu (16/1/2019) pukul 23.30 WIB di Jakarta.