Pelaku UMKM Diminta Tertib Administrasi Pembukuan

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 16 April 2018 - 21:09 WIB

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga memberikan penghargaan SMESCO Inspiring Entrepreneur Business Award 2016 (Fadli, Industry.co.id)
Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga memberikan penghargaan SMESCO Inspiring Entrepreneur Business Award 2016 (Fadli, Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM mengingatkan para pelaku UMKM untuk tertib administrasi dan pembukuan agar semakin memiliki daya saing tinggi.

Asisten Deputi pada Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto di Jakarta, Senin, sampai saat ini masih banyak usaha mikro kecil yang belum melakukan pencatatan dan pembukuan secara tertib.

“Akibatnya, dengan kemajuan teknologi, mereka semakin tertinggal bila tidak melakukannya, karena sekarang ini sudah banyak aplikasi laporan keuangan dan akuntansi,” kata Luhur.

Menurut dia, kalau UMKM ingin naik kelas tidak hanya skala usahanya yang meningkat, maka harus juga didukung dengan tertib administrasinya.

“Bagaimana UMKM mengetahui naik kelas kalau tidak pernah menghitung keuntungan dan mengetahui posisi keuangannya,” kata Luhur.

Ia menambahkan, pencatatan pembukuan secara manual akan memudahkan bagi pelaku UMKM menghitung modalnya.

Dengan dasar pembukuan sederhana secara manual, kata dia, akan lebih memudahkan bagi UMKM bila ingin menerapkan pembukuan secara komputerisasi mengingat sekarang sudah memasuki era teknologi canggih.

Luhur juga menekankan kepada tenaga pendamping dan KKMB agar tidak hanya mengupayakan permodalan, tetapi hendaknya juga mendampingi UMKM untuk tertib pada pembukuan.

Selanjutnya mereka harus mengawal pemanfaatan permodalan UMKM hingga pemasarannya termasuk bersama pelaku usaha mikro kecil yang didampingi melakukan inovasi produk.

“Dengan demikian UMKM bisa lebih berdayaguna dan pada akhirnya akan tangguh dan mandiri,” katanya.

Ia berpendapat, banyak nilai positif apabila UMKM sudah terbiasa dengan teknologi, misalnya pemasaran produk dapat melalui e-commerce, mendisain produk dan memperluas jangkauan pemasaran.

Kemenkop-UKM sendiri menyatakan tetap konsisten dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Koperasi dan UMKM.

Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis kepada Wirausaha Pemula, KKMB dan Pendamping Pembiayaan belum lama ini di Yogyakarta.

Luhur menyampaikan UMKM telah memberikan kontribusi yang nyata dalam menyumbang PDB Nasional.

“Oleh karena itu, peningkatan keterampilan dan wawasan bisnis kepada UMKM terus dilakukan baik melalui pelatihan maupun Bimbingan Teknis (BIMTEK),” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Tri Saktiana, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DI Yogyakarta menyampaikan bahwa UMKM jangan hanya mengandalkan sumber daya alam lokal, tetapi bagaimana agar bisa mengembangkan ekonomi kreatif, antara lain melalui kerajinan, kuliner, animasi dan lain-lain.

“Dengan berkembangnya ekonomi kreatif, diharapkan akan dapat meningkatkan pendapatan UMKM,” kata Tri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 19 Januari 2019 - 07:45 WIB

Pekan Ketiga 2019, Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Naik ke Posisi 6.448

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 1,36% ke posisi 6.448,16 pada pekan ketiga 2019 ini dibandingkan pada pekan sebelumnya di level 6.361,46.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan PT Holcim Indonesia Tbk melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Penelitian Sampah di TPST Bantargebang yang dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 07:40 WIB

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Holcim Indonesia

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan PT Holcim Indonesia Tbk pada Selasa, 15 Januari 2019 melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Penelitian Sampah di TPST Bantargebang…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 Januari 2019 - 22:56 WIB

BNI-PNM Salurkan KUR Melalui Program Mekaar Naik Kelas

Menginjak usia ke-12 tahun kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, kedua BUMN tersebut mengembangkan kerjasamanya…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Kemenperin dok)

Jumat, 18 Januari 2019 - 20:03 WIB

Menperin Airlangga Dorong Perluasan Kawasan Industri Makassar Hingga 1000 Hektare

Kementerian Perindustrian mendorong perluasan Kawasan Industri Makassar (KIMA) di Sulawesi Selatan hingga 1.000 hektare (Ha).

BPJS Kesehatan. (Foto: IST)

Jumat, 18 Januari 2019 - 17:52 WIB

Ini Kata BPJS Kesehatan Soal Biaya Urunan Peserta

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan peraturan baru, (Permenkes) Nomor 51 Tahun 2018 terkait Pengenaan Urun Biaya BPJS Kesehatan dan Selisih Biaya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu…