Dukung Perempuan Berbisnis, LPDB Tawari Akses Dana Bergulir

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 16 April 2018 - 20:57 WIB

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Nasional Perwira I di Kuta, Bali, Senin (16/4), mengatakan pihaknya menawarkan kepada para perempuan pelaku wirausaha untuk bisa mengakses modal dana bergulir
Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Nasional Perwira I di Kuta, Bali, Senin (16/4), mengatakan pihaknya menawarkan kepada para perempuan pelaku wirausaha untuk bisa mengakses modal dana bergulir

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Perempuan wirausaha yang tergabung dalam Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) ditawari modal usaha dana bergulir yang dapat diakses melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Nasional Perwira I di Kuta, Bali, Senin (16/4), mengatakan pihaknya menawarkan kepada para perempuan pelaku wirausaha untuk bisa mengakses modal dana bergulir dengan suku bunga yang sangat murah.

"Saya menawarkan modal usaha dengan bunga di bawah 5 persen pertahun terserah kebutuhan modalnya berapa," kata Braman Setyo.

Pihaknya melihat potensi perempuan sebagai pelaku usaha sangat besar terlebih saat ini perempuan menguasai hampir 70 persen bisnis fashion, kerajinan tangan, dan kuliner.

Menurut Braman, tiga bisnis tersebut saat ini sedang kekinian dan entah secara kebetulan atau tidak menjadi segmen usaha yang paling banyak digeluti oleh perempuan.

Braman menambahkan, pihaknya secara khusus mengapresiasi wirausaha-wirausaha perempuan yang selama ini dikenal sangat gigih membangun disiplin dalam bekerja.

Hal itulah yang membuatnya tidak segan untuk mengalokasikan anggaran pembiayaan khusus untuk wirausaha-wirausaha perempuan.

Braman melihat selama ini persoalan wirausaha dapat dikelompokkan dalam empat hal yakni membangun kompetensi sumber daya manusia (SDM), masalah produksi, masalah pemasaran, dan masalah pembiayaan.

Secara umum pihaknya sudah menyatakan akan memberikan kemudahan bagi UMKM untuk dapat mengakses dana bergulir, dengan tingkat suku bunga untuk sektor riil turun menjadi 5 persen pertahun.

"Dan bunga untuk koperasi sektor simpan pinjam turun menjadi 7 persen pertahun," katanya.

Pada kesempatan itu pihaknya secara khusus mendorong Perwira agar mampu semakin banyak mencetak dan mengkader wirausaha baru dari kalangan perempuan.

"Rasio kewirausahaan di Indonesia mengalami peningkatan dari 2014 ke 2016, dimana pada 2014 rasio kewirausahaan baru sebesar 1,67 persen dan meningkat 3,10 persen pada 2016. Kita targetkan rasio kewirausahaan dapat terus tumbuh mencapai level 5 persen di akhir Pemerintahan Presiden Jokowi 2019 nanti," katanya.

Oleh karena itu, ia menyarankan anggota Perwira untuk optimistis dalam membangun usaha terlebih berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh BBC World Service melalui lembaga Globescan dan Program on International Policy Attitudes, University of Maryland (BBC News, 25 Mei 2010), menyebutkan bahwa Indonesia merupakan tempat yang paling baik untuk memulai usaha.

"Di antara 24 negara yang disurvei, posisi Indonesia berada di atas Amerika Serikat, Kanada, India dan Australia," kata Braman.

Sementara itu Ketua Umum Perwira Elza Syarief mengatakan organisasinya fokus untuk mencetak perempuan wirausaha profesional yang menghasilkan produk-produk berkelas dan bermutu tinggi.

"Kita sudah bertekad bukan sekadar sebagai perkumpulan ibu-ibu sosialita tapi perempuan wirausaha yang profesional menghasilkan produk bagus yang bisa dipasarkan di pasar lokal maupun internasional," kata Elza.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menhub Budi Karya Sumadi (Industry.co.id)

Minggu, 22 April 2018 - 06:47 WIB

Kemenhub Segera Keluarkan PeraturanTerkait Taksi Daring

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia akan mengeluarkan aturan baru dalam bentuk peraturan menteri terkait taksi "online" atau berbasis daring.

Bank Indonesia

Minggu, 22 April 2018 - 06:43 WIB

Bank Indonesia Menilai Ekonomi Nasional Tetap Solid

Bank Indonesia menilai bahwa perekonomian nasional masih tetap solid ditopang kondisi domestik dan eksternal yang masih baik.

Bank Indonesia

Minggu, 22 April 2018 - 06:39 WIB

Sentimen Suku Bunga FED Menahan Rupiah

Ekonom Bank UOB, Enrico Tanuwidjaja menilai bahwa sentimen kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) masih menjadi salah satu faktor yang menahan apresiasi rupiah terhadap dolar…

Keseruan IIMS berpusat di Center Piece of Carni hadir lebih lengkap melalui program aktivitas seru dan beragam. Tidak hanya bangunan unik, tapi sejumlah kegiatan seperti Life-in 360 dan Trick Art, Barber Shop, Buka Garasi, IIMS Library

Minggu, 22 April 2018 - 06:22 WIB

Berikut Ragam Keseruan bagi Pengunjung di IIMS 2018

IIMS 2018 memiliki banyak acara seru salah satunya di Center Piece of Carni. Berbeda dari tahun lalu, Center Piece of Carni hadir lebih lengkap melalui program aktivitas seru dan beragam.

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bekerjasama dengan Dyandra Promosindo untuk kedua kalinya kembali menggelar REI Mega Expo yang berlangsung dari 19-29 April 2018 di Hall C3, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Minggu, 22 April 2018 - 05:45 WIB

REI Targetkan Transaksi Rp 5 Triliun di Ajang REI Mega Expo 2018

Diikuti oleh sedikitnya 25 pengembang Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) membidik transaksi Rp 5 triliun dalam pameran REI Mega Expo yang berlangsung dari 19-29 April 2018 di Hall…