BCA Jamin Kartu Debet Nasional Sudah Berchip

Oleh : Herry Barus | Senin, 16 April 2018 - 19:28 WIB

Bank Central Asia (Foto Ist)
Bank Central Asia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Bank Central Asia Tbk menjamin seluruh kartu debet Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang dikeluarkan perseroan sudah termigrasi dengan teknologi chip, alias tidak lagi menggunakan teknologi pita magnetik yang rentan penyadapan (skimming).

Direktur BCA Santoso dalam peluncuran kartu Paspor GPN BCA di Jakarta, Senin (16/4/2018) mengatakan jumlah kartu berteknologi chip versi GPN itu akan menambah sekitar 5,2 juta keping jumlah kartu debet BCA yang sudah menggunakan chip (existing).

"Kami sudah sekitar 30 persen atau 5,2 juta kart berchip dari total kartu debet BCA yang beredar sebanyak 16,2 juta keping," ujar Santoso.

Sedangkan sisanya yakni sekitar 11 juta kartu masih menggunakan pita magnetik (magnetic stripes).

Santoso mengatakan penerapan chip di seluruh kartu GPN untuk meningkatkan keamanan. Hal ini berbeda dengan beberapa bank yang masih menerbitkan kartu GPN dengan pita magnetik sesuai nominal saldo nasabah.

Adapun penggunaan teknologi chip merupakan salah satu cara untuk mencegah tindakan "skimming" pada kartu debet. "Skimming" atau penyadapan data nasabah untuk mencuri dana nasabah, merupakan kejahatan paling masif yang menyasar kelemahan kartu debet/ATM terutama yang masih menggunakan pita magnetik.

"Yang paling kita 'concern' dengan GPN ini adalah keamanan," ujar Santoso kepada awak media.

BCA menargetkan untuk menerbitkan kartu debet GPN hingga dua juta kartu sepanjang 2018 ini.

Santoso mengatakan dengan kartu debet GPN ini maka sistem pembayaran akan lebih efisien karena terjadi pertukaran pemanfaatan sarana infrastruktur pembayaran, seperti mesin Anjungan Tunai Mandiri dan juga mesin Perekam Data Elektronik (EDC).

Dengan begitu, nasabah BCA jika ingin bertransaksi di sebuah toko (merchant) bisa menggunakan mesin EDC bank lain yang juga peserta GPN, dengan kesepakatan tarif yang lebih murah. Nasabah juga dapat menggunakan kartu debet GPN BCA untuk menarik tunai di ATM bank lain.

"Keunggulannya dengan GPN ini lebih nyaman karena terkoneksi, nanti tidak perlu lagi harus ATM BCA, ATM bank lain bisa, EDC bank lain bisa. Skema tarif akan mulai diatur kembali," ujar dia.

BCA juga menurunkan tarif administrasi kartu debet GPN sebesar Rp1000 rupiah per bulan untuk seluruh jenis kartu debet.

Selain itu, dengan kartu debet GPN, segala tahapan transaksi, dari pengalihan (routing) hingga penyelesaian (settlement) dilakukan oleh perusahaan dalam negeri sehingga segala prosesnya dilakukan di dalam negeri. Hal itu akan mengurangi peluang bocornya data nasabah ke pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Kartu debet GPN BCA, di tahap awal, baru akan tersedia di kantor cabang BCA Jabodetabek mulai 16 April 2018. Nasabah dapat mengganti kartu lamanya dengan kartu paspor BCA GPN atau membuka rekening baru untuk mendapat kartu paspor BCA GPN. Jika nasabah ingin mengganti kartu lama dengan kartu debet GPN, BCA tidak mengenakan biaya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Usamah Hisyam dan pengurus PA 212

Rabu, 25 April 2018 - 19:27 WIB

PA 212 Minta Istana Seret Pembocor Pertemuan Rahasia Dengan Jokowi

Jakarta-Sehubungan dengan beredarnya foto dan kabar pertemuan Tim 11 Ulama Alumni 212 dengan Presiden Jokowi pada hari Ahad (22/4) maka Persaudaraan Alumni (PA) 212 perlu memberikan keterangan…

EXO-CBX membintangi iklan mobil Hyundai UV KONA Electric. (Source: Soompi)

Rabu, 25 April 2018 - 19:00 WIB

Gara-Gara EXO-CBX, Hyundai Hentikan Pre-Order Mobil Terbaru

Perusahaan mobil Korea Selatan terkenal, Hyundai baru-baru ini menghentikan pre-order mobil Hyundai bertipe UV KONA Electric, dikarenakan mobil tersebut mendadak sangat populer dikalangan publik.

Lampu Hias Jelang Hari Jadi Kota Surabaya (Foto: enciety.co)

Rabu, 25 April 2018 - 19:00 WIB

Jelang Hari Jadi Kota Surabaya, Ratusan dan Lampion Hiasi Jalan di Kota

Menjelang Hari Jadi Kota Surabaya (HKJS) yang ke-725 pada bulan Mei mendatang, ratusan lampu hias dan lampion dengan berbagai macam bentuk serta warna mulai menghiasi kawasan tengah Kota Surabaya…

Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, Banun Harpini saat melepas ekspor perdana pisang Mas Tanggamus ke Cina

Rabu, 25 April 2018 - 18:54 WIB

Ekspor Produk Pertanian Asal Lampung Terus Meningkat

Lampung- Kementerian Pertanian melalui Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Banun Harpini menyebutkan layanan karantina untuk menjamin keamanan dan kesehatan produk pertanian…

Alsintan dari Kementan

Rabu, 25 April 2018 - 18:46 WIB

Kementan Melakukan Pelatihan Alsintan, Petani Antusias

Subang-Balai Desa Bojong Jaya mendadak ramai sejak pukul 07:00 pada Rabu pagi (25/4), para petani dari seantero Kecamatan Pusaka Jaya antusias untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) penggunaan,…