Rasio Elektrifikasi Tahun 2019 Ditargetkan 99 Persen Lebih, Berbagai Program Kelistrikan Dipercepat

Oleh : Hariyanto | Senin, 16 April 2018 - 15:45 WIB

Pembangkit Listrik
Pembangkit Listrik

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Rasio elektrifikasi Indonesia tahun 2019 ditargetkan lebih dari 99%. Untuk mencapai target tersebut, berbagai program kelistrikan terus dipercepat.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, sesuai arahan Presiden dan Menteri (ESDM) bahwa target rasio elektrifikasi nasional tahun 2019 sebesar 99% lebih. 

"Dan kami terus kerjakan untuk mencapai itu. Tahun 2017 kita berhasil capai 95,35%, jauh melampaui targetnya yaitu 92,75%. Kami optimis dan kita kerjakan karena elektrifikasi adalah bagian dari mewujudkan energi berkeadilan," ungkap Agung di Jakarta (15/4/2018).

Program ketenagalistrikan 35.000 MW dan 7.000 MW berjalan sesuai rencana. Untuk program 35.000 MW per 1 April 2018, telah mencapai progres sekitar 40%. Progres pembangunanan tidak dilihat dari proyek yang telah beroperasi saja, namun kemajuan dari masing-masing tahapan baik operasi, konstruksi, kontrak, pengadaan dan perencanaan.

Sebanyak 17.024 MegaWatt (MW) pembangkit listrik dalam Program 35.000 MW sedang tahap konstruksi, sementara 1.584 MW telah beroperasi. Sementara proyek yang sudah kontrak, namun belum konstruksi sebesar 12.690 MW. 

Apabila dilihat dari total jumlah proyek yang sudah kontrak yaitu sebesar 31.298 MW atau 87%. Selebihnya tahap pengadaan dan perencanaan masing-masing sebesar 3.414 MW dan 1.095 MW.

Selain Program 35.000 MW juga ada program 7.000 MW yang terdiri dari lanjutan dari Fast Track Program (FTP) tahap I dan II serta program reguler. Per 1 April 2018, progres program tersebut yang telah beroperasi sebesar 6.434 MW dan yang tahap konstruksi sebesar 1.406 MW.

Elektrifikasi Indonesia juga dilakukan dengan program listrik desa. Melalui PT PLN, pada tahun 2017 lalu program listrik desa telah menjangkau 75.682 desa. Dalam 2 tahun terdapat tambahan sebanyak 5.291 desa dibandingkan tahun 2015 sebanyak 70.391 desa.

Selain itu, sebagai program pra elektrifikasi sebelum jaringan listrik masuk ke desa-desa terpencil, Pemerintah juga memberikan lampu surya gratis untuk rumah di desa belum berlistrik. 

Paket program yang dinamakan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) terdiri dari 4 buah lampu LED dan baterai yang terintegrasi, panel surya, dan pengisi daya ponsel (charger). Pembiayaan program LTSHE tersebut bersumber dari APBN. 

Pada tahun 2017 pembagian dan pemasangan LTSHE telah dilakukan untuk sekitar 80 ribu rumah. Sedangkan tahun 2018 ini ditargetkan sebanyak 175 ribu rumah dan untuk tahun 2019 sedang tahap perencanaan untuk 125 ribu rumah. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran Sulaiman

Kamis, 18 Oktober 2018 - 11:34 WIB

Membangunkan Potensi Pangan "Raksasa Tidur" di Selatan Indonesia

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, memetakan persoalan dengan cepat, data baku lahan dan dukungan sarana produksi benih, pupuk khusus…

Foto Doc Kementan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 11:20 WIB

Pemerintah Respon Aspirasi dan Beri Solusi Peternak Ayam Petelur

INDUSTRY.co.id -

Blitar - Pemerintah merespon aspirasi petani peternak ayam layer (petelur) mandiri yang mengeluhkan perkembangan harga jagung untuk pakan. Direktur…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:44 WIB

Rupiah Hari Ini di Level 15.158-15.132

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 15.158-15.132. Masih adanya sejumlah sentimen positif, terutama dari dalam negeri cukup membantu…

Kristian Nairn Pemeran 'Hodor' dalam serial permainan HBO, Game of Thrones akan hadir di ICC

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:20 WIB

Tokoh Tokoh Ternama Budaya Pop Dunia Siap Ramaikan ICC 2018

ReedPop melalui Reed Panorama Exhibitions kembali hadirkan para tokoh dan ikon budaya populer dunia hanya di Indonesia Comic Con 2018. Acara tahunan ini akan digelar pada tanggal 27 28 Oktober…

Seminar pariwisata

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:58 WIB

Bangun Potensi Tour Leader di Era Digital

INDUSTRY.co.id -

Jakarta--Dalam rangka mencetak tour leader profesional, Lembaga Bahasa (LB) LIA Pramuka menggelar seminar dan workshop pariwisata bertema Membangun…