Menperin Pacu Industri Petrokimia US$1,5 Miliar di Papua

Oleh : Ridwan | Senin, 23 Januari 2017 - 09:37 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyaksikan MoU antara CEO of Ferrostaal Klaus Lesker kepada Direktur Investasi PT. Pupuk Indonesia, Gusrizal di Dusseldorf, Jerman. (Foto: IST)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyaksikan MoU antara CEO of Ferrostaal Klaus Lesker kepada Direktur Investasi PT. Pupuk Indonesia, Gusrizal di Dusseldorf, Jerman. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong percepatan pembangunan industri petrokimia di Teluk Bintuni, Papua Barat.

Langkah strategis ini untuk mendukung upaya pendalaman struktur industri nasional sekaligus melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai pemerataan pembangunan di Indonesia.

"Dalam hal ini, kami memberikan apresiasi kepada PT. Pupuk Indonesia dan Ferrostaal yang akan bekerja sama dalam penelitian untuk pengembangan pabrik petrokimia senilai USD 1,5 miliar di Teluk Bintuni, Papua Barat" kata Menperin usai menyaksikan serah terima MoU dari CEO of Ferrostaal Klaus Lesker kepada Direktur Investasi PT. Pupuk Indonesia, Gusrizal di Dusseldorf, Jerman (21/1/017).

Menurut Menperin, nota kesepahaman tersebut sebagai wujud pernyataan minat kedua perusahaan untuk mengevaluasi manfaat dari kajian bersama dan juga menjadi acuan dalam pembangunan proyek.

"Kedua belah pihak berkomitmen akan memberikan data-data komprehensif yang dimiliki terkait proyek pengembangan pabrik petrokimia, seperti data teknis, keekonomian, pasar dan lainnya" ujar Airlangga.

Perlu diketahui, Teluk Bintuni sebagai salah satu kawasan yang memiliki sumber bahan baku bagi industri petrokimia, yakni gas. "Karenanya, kami akan mendukung alokasi gas dengan harga terjangkau yang akan ditentukan, tegas Airlangga.

Terlebih lagi, industri petrokimia merupakan salah satu sektor yang akan mendapatkan penurunan harga gas sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi.

Kemenperin mencatat, pembangunan industri petrokimia di Teluk Bintuni mempunyai beberapa alasan, antara lain potensi gas bumi di kawasan tersebut yang sudah diidentifikasi sebesar 23,8 triliun standar kaki kubik (TSCF), dengan 12,9 TSCF sudah dialokasikan untuk 2 train liquefied natural gas (LNG), dan sisanya sebesar 10,9 TSCF untuk 1 train LNG. Selain itu, ditemukan cadangan baru sebesar 6-8 TSCF.

"Terdapat dua sumber gas potensial, yaitu di proyek Tangguh dan di blok eksplorasi Kasuri yang berada di selatan Tangguh sampai Kabupaten Fakfak" ungkap Airlangga.

Adanya peluang tersebut, diharapkan segera muncul keputusan untuk memberikan izin kepada perusahaan-perusahaan yang akan membangun pabrik petrokimia di Teluk Bintuni. (iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo

Kamis, 21 September 2017 - 21:00 WIB

Groundbreaking Tol Layang Makassar Dimulai 12 Oktober

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan "groundbreaking" atau peletakan batu pertama pembangunan proyek tol layang Pettarani Makassar sesuai rencana dimulai 12 Oktober…

 Calon Bupati Jaya Pura Nomor 3 Godlief Ohee

Kamis, 21 September 2017 - 20:25 WIB

Pilkada Kabupaten Jayapura, Calon Petahana Mathius Awitauw Didiskualifikasi Bawaslu

Jakarta- Bawaslu RI merekomendasikan pembatalan Mathius Awitauw Sebagai Calon Bupati Jayapura. Hal itu disampaikan Calon Bupati Nomor Urut Nomor 3 Godlief Ohee.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan dan Direktur Utama PT Inti Darman Mappangara berjabat tangan.

Kamis, 21 September 2017 - 20:16 WIB

Telkom dan PT INTI Bersinergi Garap Layanan Internet of Things Devices

Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI) menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan sinergi kedua BUMN, serta untuk mendukung…

Direktur Wholesale & Internasional Service Telkom Abdus Somad Arief (kedua dari kanan) bersama Staf Khusus Kementerian BUMN bidang Rumah Kreatif BUMN (RKB) Asmawi Syam (tengah).

Kamis, 21 September 2017 - 20:07 WIB

TelkomGroup Latih E-Commerce dan Pemasaran Online UMKM Indonesia Go Global

Jakarta-Dalam rangka mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia menembus pasar global di era digital, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus optimalkan keberadaan…

PT Paramount Land

Kamis, 21 September 2017 - 19:30 WIB

Paramount Land Raih Penghargaan Dot Property Indonesia

Paramount Land meraih 3 penghargaan sekaligus atas komitmennya dalam menciptakan produk-produk properti terbaik dalam ajang Dot Property Indonesia Awards 2017.