BPJS Ketenagakerjaan Konsisten Dukung Gerakan Berdayakan Penyandang Disabilitas

Oleh : Wiyanto | Minggu, 15 April 2018 - 16:03 WIB

BPJS Ketenagakerjaan (bpjsketenagakerjaan.go.id)
BPJS Ketenagakerjaan (bpjsketenagakerjaan.go.id)

INDUSTRY.co.id -Surakarta-Memiliki pekerjaan tentunya merupakan hal yang diinginkan oleh setiap individu, selain untuk mendapatkan penghasilan, bekerja juga sebagai hal yang penting dalam meningkatkan derajat status sosial di masyarakat. Namun tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pekerjaan yang didambakan. Seperti para penyandang disabilitas dengan keterbatasannya, dapat menjadi penghalang bagi mereka untuk melakukan pekerjaan sehari-hari.

Meski demikian, banyak di antara para penyandang disabilitas tetap bisa bekerja sebagaimana lazimnya yang pekerja normal, baik itu pekerjaan kantoran, maupun pekerjaan rumahan. Isu utama yang berkembang justru pada akses atau fasilitas untuk bekerja.

BPJS Ketenagakerjaan sebagai institusi yang diberikan amanah untuk meningkatkankan kesejahteraan dan kemandirian pekerja merasa terpanggil untuk memberikan dukungan kepada komunitas disabilitas tersebut. Mereka berhak atas akses dan fasilitas yang sama dengan warga negara lainnya untuk mendapatkan pekerjaan. Negara dapat berperan memberikan kesempatan kepada mereka yang kurang mampu untuk mendapatkan hak yang sama sehingga kesetaraan dan keadilan sosial dapat terwujud.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) di Gedung Graha Saba Buana, Surakarta, Selasa (10/4).

Kegiatan ini mengangkat tema "Berdayakan Disabilitas Indonesia Bersama BPJS Ketenagakerjaan". Kehadiran Agus sekaligus untuk memberikan bantuan alat usaha dan alat bantu disabilitas persembahan BPJS Ketenagakerjaan bagi para penyandang disabilitas.

“Hari ini kami serahkan bantuan pelatihan, bantuan alat gerak disabilitas, dan bantuan alat penunjang usaha kepada 535 penyandang disabilitas yang berasal dari seluruh Indonesia. Bantuan tahun 2018 ini merupakan yang terbesar dibanding bantuan pada tahun-tahun sebelumnya”, ungkap Agus. Dirinya menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan akan selalu mengupayakan yang terbaik bagi seluruh pekerja Indonesia, termasuk para pekerja penyandang disabilitas.

Agus juga menjelaskan bahwa bantuan BPJS Ketenagakerjaan berupa 30 jenis item yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktifitas ataupun pekerjaan para penyandang disabilitas. “Peralatan seperti Laptop, Braile Text, kendaraan motor, peralatan tata boga, kamera, hingga prothesa dan peralatan elektronik kami serahkan untuk menunjang aktifitas mereka”, tambahnya.

Kegiatan serupa sebelumnya juga pernah dilaksanakan di wilayah Bali dan Bandung, dimulai pada tahun 2016, kemudian terus berlanjut sampai saat ini.

“Untuk kegiatan pelatihan tahun 2018 ini sudah dimulai pada awal April, kepada lebih dari 100 penyandang disabilitas di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pelatihan yang kita berikan seperti tata boga, menjahit, elektronik hingga desain grafis. Semua agar para penyandang disabilitas dapat berkarya walaupun dengan keterbatasan yang ada”, papar Agus.

Ketua APDL, Sri Agustini J, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPJS Ketenagakerjaan karena telah banyak mendukung kegiatan untuk para penyandang disabilitas. “Sejak tahun 2016, BPJS Ketenagakerjaan selalu konsisten mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas. Tentunya hal ini patut diberi apresiasi yang tinggi karena memiliki peran yang penting dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan sosial”, ujar Sri.

“Semoga perhatian yang kami berikan kepada para penyandang disabilitas ini menjadi pemicu semangat mereka untuk terus berkarya. Kami sadar bahwa mereka semua juga pekerja, yang memiliki hak yang sama sebagai manusia untuk mendapatkan pekerjaan agar dapat meraih kesejahteraan bagi diri dan keluarga”, pungkas Agus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 21:32 WIB

Jokowi-Ma`ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo - Sandiaga Uno Nomor Urut 2

Pasangan Joko Widodo-KH. Ma`ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dalam Pemilu Presiden 2019. Dengan demikian, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno memperoleh nomor urut 2.

Ilustrasi Rokok Ilegal ((Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 19:59 WIB

Dampak Peredaran Rokok Ilegal, Negara Dirugikan Rp 1 Triliun Pertahun

Peredaran rokok ilegal (tanpa cukai) di Tanah Air ternyata masih cukup besar. Berdasar temuan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui survei cukai rokok ilegal sepanjang tahun 2018, ditemukan…

Hikvision Luncurkan EZVIZ

Jumat, 21 September 2018 - 19:50 WIB

Dolar AS Naik, Pasar CCTV Alami Penurunan Penjualan

Nilai tukar rupiah masih menunjukan tren pelemahan. Kurs mata uang Garuda masih bertengger di level Rp 14.898 per dolar Amerika Serikat.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 21 September 2018 - 19:30 WIB

Menperin Yakinkan Investor Singapura untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan kepada investor dan pelaku usaha Singapura untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Beras Impor (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 19:20 WIB

Polemik Impor Beras, Siapa Layak Dievaluasi ?

Hembusannya seperti menemukan momentum saat terjadi polemik impor beras antara Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.