Bakal Manggung di Coachella, Cardi B Tak Terima Dibayar Rp1,9 Miliar

Oleh : Dina Astria | Minggu, 15 April 2018 - 14:35 WIB

Cardi B dalam pidato kemenangannya di iHeartRadio Music Award 2018. (Foto: Billboard)
Cardi B dalam pidato kemenangannya di iHeartRadio Music Award 2018. (Foto: Billboard)

INDUSTRY.co.id - Amerika Serikat - Rapper wanita asal Amerika Serikat, Cardi B baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia tidak terima dibayar Rp1,9 miliar untuk tampil di festival musik bergengsi Coachella. Cardi B merupakan salah satu dalam jajaran artis yang akan tampil manggung di Coachella yang dilangsungkan pada akhir pekan ini.

Sebelumnya, beberapa hari menjelang Coachella, tunangan Offset ini buka-bukaan mengenai bayarannya yang ia peroleh dari festival musik tahunan tersebut.

Dikutip dari NME pada hari Kamis (12/4) lalu, Cardi B mengungkapkan bahwa ia menerima bayaran sebesar USD 70 ribu atau sekitar Rp962 juta per hari. Bila dihitung-hitung, ia akan menerima USD 140 ribu atau Rp1,9 miliar selama Coachella berlangsung.

Nominal yang Cardi B peroleh cukuplah tinggi. Namun, rupanya ia menganggap bahwa bayaran itu relatif rendah.

“Aku tidak menyadari bahwa Coachella akan sebesar itu. Aku tidak tahu bahwa akan ada begitu banyak orang di sana,” ungkap Cardi.

Kesepakatan yang ia buat telah dilakukan enam bulan lalu, sebelum nama Cardi B sepopuler sekarang.

Partner bernyanyi Bruno Mars ini juga memaparkan, ia harus mempertimbangkan berapa jumlah biaya yang akan dihabiskan untuk penampilannya nanti di Coachella.

Bahkan, Cardi juga mengungkapkan bahwa Cardi harus mengeluarkan biaya sebesar USD 300 ribu atau sekitar Rp4,1 miliar.

“Aku harus menginvestasikan begitu banyak uang untuk set panggungku dengan uangku sendiri, aku harus ke Wells Fargo (layanan finansial) dan menuliskan cek senilai hampir USD 300 ribu,” lanjut rapper berusia 25 tahun itu.

Dikabarkan, Cardi akan membawakan lagu-lagu terbarunya dalam album bertajuk ‘Invansion of Privacy’. Ia bahkan sudah berlatih selama 10 jam per harinya. Festival musik Coachella akan berlangsung dua pekan, yakni pada tanggal 13 hingga 15 April, dan tanggal 20 hingga 22 April di California, Amerika Serikat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

DFSK Glory 580

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:44 WIB

DFSK Glory 580 Raih Penghargaan The Most Tested Automobile di GIIAS 2018

Respon positif pengunjung GIIAS 2018 memotivasi DFSK untuk membuktikan komitmennya dalam menghadirkan produk berkualitas

Ilustrasi Palu Hakim (Foto Ist)

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:30 WIB

KY Telah Usulkan 657 Hakim Diberikan Sanksi

Sejak pertama kali berdiri hingga Juni 2018, Komisi Yudisial (KY) telah mengusulkan penjatuhan sanksi kepada 657 orang hakim yang dinyatakan terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku…

Foto Ilustrasi Pabrik Rokok

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:00 WIB

Kebijakan Penyederhanaan Pastikan Persaingan Sehat Industri Rokok

Anggota Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Ahmad Najib mengatakan bahwa kebijakan penyederhanaan struktur tarif cukai rokok bertujuan memastikan persaingan sehat antarpabrikan rokok.

Pertamina (Foto: Ist)

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:00 WIB

Tekan Impor, Pertamina Diwajibkan Beli Minyak Mentah Seluruh Indonesia

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mewajibkan PT Pertamina (Persero) untuk membeli minyak mentah yang menjadi jatah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Indonesia…

Konferensi E-commerce Exabytes eCommerce Conference 2018 Digelar di Indonesia

Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:54 WIB

Pertama kali, Konferensi E-commerce Exabytes eCommerce Conference 2018 Digelar di Indonesia

Exabytes eCommerce Conference (EEC) 2018, sebuah konferensi eCommerce tahunan yang mempertemukan para pemain besar eCommerce terkemuka dan inspiratif, resmi di gelar untuk pertama kalinya di…