Karolin Natasa-Gidot Dinilai Masyarakat Mampu Pimpin Kalbar

Oleh : Herry Barus | Minggu, 15 April 2018 - 05:32 WIB

dr Karolin Margret Natasa Calon Gubernur Kalimantan Barat (Foto Dok Industry.co.id)
dr Karolin Margret Natasa Calon Gubernur Kalimantan Barat (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Pontianak- Anggota DPRD Kalimantan Barat Maskendari menilai Pasangan cagub-cawagub Kalimantan Barat nomor urut 2, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot paling pas dan mampu memimpin Kalbar dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan dan keamanan.

"Latar belakang Karolin yang adalah dokter dan Gidot guru, bisa membawa Kalimantan Barat menjadi provinsi yang hebat, religius, dan terdepan. Saat ini Kalimantan Barat butuh pemimpin yang energik, mengayomi, dan mempunyai visi membangun dan semua itu hanya dimiliki pasangan cagub-cawagub Karolin-Gidot," kata Maskendari di Pontianak, Sabtu (14/4/2018)

Dia menilai, Karolin sebelum terpilih menjadi Bupati Landak adalah seorang dokter yang juga anggota DPR-RI dua periode. Sementara itu, pasangan cawagub Suryadman Gidot, lanjut Maskendari, juga memiliki rekam jejak dan prestasi yang mumpuni.

"Pak Gidot adalah bupati Bengkayang dua periode dan sampai sekarang masih menjabat. Sebelumnya, beliau menjabat wakil bupati, dan sebelum menjadi wakil bupati, adalah anggota DPRD. Latar belakang Pak Gidot adalah guru dan pernah kepala sekolah," tuturnya.

Karena itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kalbar seperti dilansir Antara menilai Karolin-Gidot mampu menyelesaikan persoalan-persoalan di Kalimantan Barat secara profesional dan bertanggung jawab.

Penilaian Maskendari soal kepemimpinan yang berkompeten memimpin Kalbar itu pun diamini dan diyakini cagub Karolin.

"Saya dan Pak Suryadman Gidot merupakan pasangan yang paling lengkap karir politiknya dan tentunya berpengalaman. Jadi tidak bisa diragukan lagi jika masyarakat memilih kami pada tanggal 27 juni mendatang," kata Karolin di Dusun Loncek, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang.

Bupati Kabupaten Landak yang sedang menjalani masa cutinya itu menegaskan Pasangan Karolin dan Gidot yang diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Demokrat dan PKP Indonesia merupakan pasangan yang paling memahami baik dalam hal pemerintahan maupun sosial kemasyarakatan di Kalimantan Barat.

"Pak Gidot merupakan Bupati Kabupaten Bengkayang selama dua periode. Beliau menjejaki dunia politiknya mulai sebagai anggota DPRD Bengkayang. Karakteristik wilayah yang dipimpinnya juga lengkap, ada wilayah pesisir, wilayah pedalaman dan perbatasan. Tidak bisa dipungkiri pasangan Kado Kalbar merupakan pasangan paling lengkap," jelas Karolin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sederet agensi terkenal Korea Selatan menjalin kerjasama untuk mendirikan perusahaan platform konten baru pada Kamis (19/7). (Foto: Soompi)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 19:30 WIB

Tujuh Agensi Korsel Jalin Kerjasama Dirikan Perusahaan Konten Baru

Sederet agensi terkenal Korea Selatan, mulai dari SM Entertainment, YG Entertainment, BigHit Entertainment, JYP Entertainment, FNC Entertainment, Star Empire, dan Mystic Entertainment menjalin…

Girls Group 'TWICE' (Foto: soompi/stardailynews)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 17:00 WIB

Pelaku Ancaman Pembunuhan Girlband TWICE Ditangkap Polisi

Seorang pengguna forum Ilbe membuat sebuah postingan yang berisi ancaman pembunugan terhadap personel TWICE Mina pada Juni 2017 lalu. Ia bahkan mengunggahnya dengan foto sebuah pisau.

Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:30 WIB

AirAsia X Pastikan Tambah 34 Airbus A330neo

Afiliasi AirAsia, AirAsia X memastikan telah memesan tambahan 34 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar.

Ilustrasi Exit Tol

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:26 WIB

Perbankan Danai Rp3,3 Triliun Tol Kunciran-Serpong

Pihak perbankan yang terdiri atas sindikasi empat bank memberikan dana pinjaman Rp3,3 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN), yang merupakan…

Terminal LCC di Bandara Soetta (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:22 WIB

Terminal 4 Soetta Bukan untuk LCC

PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak didesain untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC).