Jelajahi Kuliner Street Food Kekinian di Pasar Senggol Summarecon Mal Bekasi

Oleh : Dina Astria | Jumat, 13 April 2018 - 12:30 WIB

Kuliner Street Food Kekinian di Pasar Senggol Summarecon Mal Bekasi
Kuliner Street Food Kekinian di Pasar Senggol Summarecon Mal Bekasi

INDUSTRY.co.id - Bekasi - Sebagai salah satu kebutuhan primer, dunia kuliner tidak pernah kehilangan ide untuk menarik perhatian para penikmatnya. Inovasi olahan yang unik pun turut memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Setiap tahun Summarecon Mal Bekasi selalu menghadirkan event kuliner Pasar Senggol yang terus dinantikan oleh para pengunjung dan pelaku usaha.

Di tahun yang ke-5 dengan tema “Jelajahi Kuliner Street Food Kekinian”, Pasar Senggol akan mengajak para pengunjung untuk mencicipi ragam menu kekinian yang tengah digemari oleh berbagai kalangan. Berlangsung selama 32 hari mulai 12 April – 13 Mei 2018, Pasar Senggol dibuka setiap hari  pukul 16.00-22.00 WIB (Senin-Kamis), 16.00-23.00 WIB (Jumat), 11.00-23.00 (Sabtu & hari Libur Nasional), dan 11.00-22.00 (Minggu). Selain wisata kuliner, ragam permainan pasar malam, hiburan musik dan pertunjukan serta kuis berhadiah akan menjadi paket lengkap menikmati Pasar Senggol 2018. 

 

Ugi Cahyono selaku Center Director Summarecon Mal Bekasi mengatakan “Pasar Senggol setiap tahun terus berinovasi menghadirkan nuansa yang menarik dan menyenangkan bagi pengunjung. Tahun ini mengangkat kuliner kekinian dalam arti bukan saja rasanya yang enak tetapi juga keunikan dari tampilan/packaging makanan pun menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan tenant. Pengunjung pun tidak hanya diajak menyantap makanan lezat tetapi juga dapat mengabadikan momen untuk media sosial yang tengah  menjadi tren atau kebiasaan anak “jaman now”. Bagi para pelaku usaha pun, Pasar Senggol tahun ini menjadi wadah berkreasi untuk mengolah makanan kekinian yang lezat dan mampu menarik perhatian para pembeli. Hiburan artis dari Barasuara dan Naura tahun ini menjadi sajian baru di Pasar Senggol beserta dengan pertunjukan hiburan dan permainan pasar malam lainnya.”

 

Nuansa kekinian akan semakin terasa dengan dekorasi warna-warni yang menghiasi setiap booth tenant yang membuat area parkir The Downtown Walk semakin meriah dan menarik untuk diabadikan. Area seluas 7300 m2, akan diisi oleh 72 tenant. Area gerobak berisi 21 tenant dengan menu camilan lezat seperti Ice Bucket, Bola ubi ala Bobol 58, Sempol Gocid, Pentol & Cilok Kuah Pedas, Mie Tusuk dan menu lainnya. Sementara itu 9 food truck siap menyajikan ragam terbaik diantaranya paduan sate taichan dengan kuah masakan padang dari Bagindo Panda, Olahan daging ayam dari Keliling Asia, Cuanki Bakso bandung , Dimsuming dan masih banyak lagi. Menu kekinian juga hadir di 42 booth diantaranya Es krim semar dari Eightfully, Lungo Potatoes, Bakso Aci Bandung, Bakso Boedjangan, Roti Nogat dan Nasi Ayam Mangga Thai yang pastinya buat ketagihan.

 

Tak hanya itu, untuk menyemarakkan suasana, kali ini terasa lebih spesial dengan hadirnya musisi Indonesia yaitu Barasuara (27 April) dan penyanyi cilik Naura (4 Mei) setiap pukul 20.00 WIB di panggung The Downtown Walk. Setiap harinya sambil menemani pengunjung menyantap makanan lezat, ragam pertunjukan juga turut dihadirkan di area Pasar Senggol diantaranya carnival dance, fire jugler, beatbox, humanoid, ballet, polisi cilik dan penampilan seru lainnya. Selain puas berwisata kuliner, pengunjung diajak merasakan suasana pasar malam dengan hadirnya permainan seperti carousel, ombak banyu, bianglala, ontang-anting dan virtual reality. Setiap permainan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000 – Rp 20.000. Permainan baru yakni inflatable playground akan menjadi arena bermain favorit bagi anak-anak dengan harga tiket Rp 25.000 (weekdays) dan Rp 30.000 (weekend).

Untuk memudahkan pengunjung mendapatkan kartu top up, Pasar Senggol menghadirkan program penjualan Pre-sale Kartu Top Up secara online yaitu pembelian kartu seharga Rp 250.000 mendapatkan Rp 300.000 dan pembelian Rp 500.000 mendapatkan Rp 600.000. Pengunjung dapat melakukan pembelian secara online melalui website www.malbekasi.com. Bagi para pengguna media sosial Instagram pun berkesempatan memenangkan grand prize kamera Fujifilm XA10 dan voucher belanja dengan mengikuti kuis #7HariberceritaPasarSenggol. Pengunjung cukup mengunggah foto setiap hari selama 7 hari sambal menceritakan keseruan suasana Pasar Senggol 2018.   

Komentar Berita

Industri Hari Ini

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…

Kepala Pusdatin Kementan I Ketut Kariyasa

Senin, 19 November 2018 - 11:12 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Ketut Kariyasa menegaskan produktivitas tenaga kerja…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 19 November 2018 - 11:02 WIB

Akademisi Sebut Produksi bukan Variabel Tunggal dalam Kenaikan Harga Beras

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Harga beras yang diberitakan mengalami kenaikan belakangan ini turut mendapat sorotan dari pakar ekonomi pertanian Luthfi Fatah.

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 10:30 WIB

Hindari Jeratan Pinjaman Online, Ini Tujuh Poin yang Harus Diperhatikan Menurut YLKI

Praktik bisnis pinjaman online (pinjol) terus merebak, bahkan masif. Pemerintah pun berbangga, menepuk dada, sementara ribuan konsumen merana, menjadi korban pinjol.