GoJek Dapat Kucuran Dana Segar dari Allianz Senilai Rp 481 Miliar

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 12 April 2018 - 12:05 WIB

Allianz ikut berinvestasi USD 35 juta atau Rp 481,63 miliar dalam putaran pendanaan terakhir Go-Jek. Allianz menyalurkan pendanaan melalui unit bisnis investasi digitalnya, Allianz X.
Allianz ikut berinvestasi USD 35 juta atau Rp 481,63 miliar dalam putaran pendanaan terakhir Go-Jek. Allianz menyalurkan pendanaan melalui unit bisnis investasi digitalnya, Allianz X.

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Perusahaan asuransi multinasional, Allianz, ikut berinvestasi USD 35 juta atau sekira Rp 481,63 miliar dalam putaran pendanaan terakhir Go-Jek. Allianz menyalurkan pendanaan melalui unit bisnis investasi digitalnya, Allianz X.

Dengan pendanaan itu, Allianz menjadi satu-satunya perusahaan asuransi internasional yang memegang saham Go-Jek. Seperti diketahui, putaran pendanaan terakhir Go-Jek turut melibatkan beberapa perusahaan besar seperti Google, Tencent, JD, Meituan Dianping, Temasek, Blibli.com, dan PT Astra International Tbk.

CEO Allianz X Nazim Cetin menyatakan penyertaan modal kepada Go-Jek merupakan investasi yang pertama kali dilakukan Allianz X di Asia Tenggara.

Investasi strategis Allianz pada Go-Jek merupakan komitmen kami mengembangkan pertumbuhan bisnis digital, khususnya di pasar negara berkembang, ujarnya dalam siaran persnya, Kamis (12/4/2018)

Menurut dia, Go-Jek telah berhasil membuktikan rekam jejaknya sebagai perusahaan yang menyediakan layanan transportasi, logistik, dan pembayaran. Dan kami ingin mendukung keberlanjutan pertumbuhan mereka, ujarnya.

Presiden Direktur Allianz Life Indonesia, Joos Louwerier, menyatakan Go-Jek telah menjelma sebagai penyedia layanan on-demand yang begitu besar. Go-Jek yang bermula sebagai aplikasi ride-hailing turut mengembangkan layanan ke bisnis logistik, pembayaran, pengiriman makanan berbasis mobile.

Keputusan Allianz X berinvestasi pada GO-JEK merupakan salah satu bukti langkah strategis Allianz Group menumbuhkan bisnis digital, ujar Joos Louwerier.

Melalui investasi tersebut, Allianz berencana menyediakan lebih banyak produk keuangan kepada komunitas yang ada di dalam Go-Jek.

Go-Jek adalah unicorn digital di Indonesia, melalui investasi ini, Allianz dan Go-Jek akan memperkuat kolaborasi lebih jauh. Bersama-sama kami dapat menawarkan produk dan layanan keuangan unik kepada komunitas Go-Jek yang lebih luas."

Allianz Indonesia dan Go-Jek sudah menjalin kerja sama strategis sejak dua tahun lalu. Saat itu Allianz Indonesia menginisiasi ketersediaan produk asuransi kesehatan bagi mitra pengemudi Go-Jek.

Go-Jek kini memiliki lebih dari satu juta mitra pengemudi yang terdaftar di dalam aplikasi. Di samping itu, terdapat lebih dari 150.000 mitra penjual makanan yang terintegrasi dengan layanan Go-Food. Seluruh layanan yang tersedia di dalam aplikasi Go-Jek tersedia pada lebih dari 50 kota di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…