"Pelaku Industri Mamin Harus Investasi di Jawa, Lirik Pasar ke Timur"

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 21 Januari 2017 - 13:24 WIB

Ilustrasi pabrik minuman. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi pabrik minuman. (Dimas Ardian/Bloomberg)

INDUSTRY.co.id, Bandung - Pemasukan Industri makanan dan minuman masih terpusat dari populasi Pulau Jawa. Namun, keberpihakan rezim Presiden Joko Widodo mulai tersebar ke luar Jawa. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman pun mengajak para pengusaha agar berinvestasi di kawasan industri yang ada di Jawa.

"Kalau kita lihat kontribusi 58 persen di Jawa, tentunya membutuhkan makanan dan minuman. Oleh karena itu investasi harus disebar ada di Jawa Tengah, Barat, dan Timur." ujar Adhi saat berbincang dengan INDUSTRY.co.id di sela Talkshow dengan tema 'Prospek Ekonomi dan Peluang Bisnis Sektor Industri Tahun 2017' di Crown Plaza, Bandung, Jumat (20/1/2017).

Meski begitu, Adhi tetap mengajak para pelaku industri mamin untuk memperhatikan wilayah luar Jawa sebagai pasar. Porsi belanja dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diposkan untuk Indonesia Timur di era pemerintahan Joko Widodo memang lebih besar.

"Tapi kita lihat program pemerintah, APBN diperbesar di daerah Indonesia timur. Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah pertumbuhannya kalah dengan Sulawesi dan Kalimantan," tegas Adhi lagi.

Penjualan di Indonesia timur lebih tinggi di banding daerah barat, nmun Adhi juga memperhatikan inflasi yang tinggi karena makanan dan minuman. Karena itu, Adhi mematok inflasi 3,2 persen.

"Karena itu, kalau naik pasti yang dipanggil rapat mendadak dan ditanya kenapa naik. Padahal asosiasi sendiri ingin harga tetap stabil," katanya.

Sementara itu, General Manager Kawasan Industri Kendal (KIK) Susana Wijaya menuturkan saat ini kawasan industri yang dikelolanya tengah menyiapkan segala kebutuhan bagi para investor termasuk di antaranya persediaan listrik, gas dan air yang sangat vital bagi para pelaku industri.

"Kami siapkan water treatment plan. Untuk gas kita sudah siapkan jaringannya, energinya sendiri dari LNG oleh PGN dan dengan kerja sama dengan swasta juga," tutur Susan.

Selain itu Susan juga menjamin para pengusaha yang beraktivitas di KIK akan lebih aman dari gangguan yang sering terjadi di kawasan industri seperti demo dan sweeping. Ia mengatakan di kawasan tersebut juga telah ada kantor kepolisian sebagai pengamanan untuk daerah industri dan tidak di perkenankan ada demo atau sweeping di kawasan tersebut.

"Kawasan Industri Kendal termasuk obyek vital, tidak boleh ada demo-demo dan sweeping," ujarnya.

Susan menambahkan, ketersediaan tenaga kerja terampil dengan biaya yang kompetitif serta penyediakan fasilitas yang lengkap seperti perumahan karyawan serta fasilitas pendukung seperti pusat pelatihan, rumah sakit, food court, mall, dan pusat hiburan menjadikan KIK sebagai pilihan yang tepat untuk berinvestasi.

Kawasan Industri Kendal telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong pada tanggal 4 september 2016 lalu. Kawasan Industri ini merupakan ikon baru kerja sama bilateral antara Republik Indonesia dengan Singapura yang ditetapkan sebagai kawasan industri prioritas Oleh Presiden Jokowi.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

fot tren mikro

Selasa, 23 Oktober 2018 - 22:27 WIB

Guna Perluas Pasar, Trend Micro Tunjuk ECS sebagai Distributornya di Indonesia

Trend Micro, penyedia solusi keamanan terkemuka untuk perlindungan gaya hidup digital, serta keamanan internet, memperluas jangkauan bisnisnya di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 20:05 WIB

Di Era Pemerintahan Jokowi-JK, Investasi Sektor Industri Terus Meningkat

Sepanjang empat tahun kerja pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi-JK), investasi sektor industri terus meningkat dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat membuka sidang tahunan The Islamic Chamber of Commerce, Industry and Agriculture (ICCIA)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:43 WIB

Kadin Dorong Peningkatan Peranan G2G Serta Interaksi B2B untuk Majukan Kemitraan Ekonomi Negara-negara Anggota ICCIA

Sidang tahunan The Islamic Chamber of Commerce, Industry and Agriculture (ICCIA) diselenggarakan 22 23 Oktober 2018 di Ritz Carlton Hotel, Jakarta.

Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:37 WIB

Dilaporkan ke Mapolda, Ketua DPRD Kota Bengkulu: Itu Hak Masing-masing, Saya Tidak Bisa Mencegah

Dilaporkannya Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi oleh Pimpinan Redaksi media siber Garuda Daily Doni Supardi di Mapolda Bengkulu terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Pers Nomor…

Menteri Pariwisata, Arief Yahya (ist)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:10 WIB

Sepanjang Pemerintahan Jokowi-JK, Sektor Pariwisata Indonesia Tumbuh Lampaui Negara Jiran

Sektor pariwisata diharapkan menjadi motor pembangunan nasional di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan dan penerimaan devisa yang terus…