Gemerlap 1.888 Lampion Meriahkan Imlek di Mal Taman Anggrek

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 20 Januari 2017 - 22:45 WIB

Konferesi Pers Menyambut Perayaan Tahun Baru Imlek di Mal Taman Anggrek 2017
Konferesi Pers Menyambut Perayaan Tahun Baru Imlek di Mal Taman Anggrek 2017

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Tahun Baru Imlek merupakan hari raya terbesar dalam kebudayaan Tionghoa. Kemeriahan Tahun Ayam Api ini, mendorong Mal Taman Anggrek untuk mempersembahkan serangkaian acara bertajuk “Chinese New Year Night Market” yang dihadirkan dalam keindahan gemerlap 1888 buah lampion yang menghiasi Mal Taman Anggrek pada 20 Januari – 5 Februari 2017.

Sebanyak 48 kedai yang menjual berbagai pernak pernik dan kuliner dihadirkan di area Center Atrium. Para pengunjung diajak untuk menikmati pengalaman berbelanja layaknya berada dalam sebuah Night Market. Aksen menyala merah pada lampion juga dipercaya menjadi simbol pengharapan di tahun Ayam api yang diwarnai dengan keberuntungan, rezeki, dan kebahagiaan.

Untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek, Mal Taman Anggrek selalu menampilkan keindahan budaya Tionghoa yang dapat dinikmati pengunjung melalui beragam hiburan dan serangkaian acara panggung khas Imlek yang mempesona seperti atraksi Barongsai, Chinese Group Lion Drum, perpaduan musik oriental dan modern, Guzheng, Erhu, kompetisi Man Vs Noodle, program belanja Late Night Shopping, Festive Fortune dan lainnya.

Marcella Marlina Tjandra, Assistant General Manager Mal Taman Anggrek mengatakan, “Chinese New Year Night Market adalah suatu konsep yang terinspirasi dari aktifitas berbelanja pada Night Market di negeri tirai bambu selama Tahun Baru Imlek bersama keluarga dengan gemerlap cahaya lampion dan aktifitas yang terjadi di dalamnya.

Atraksi berbagai Barongsai dan gemuruh tambur akan hadir setiap harinya. Bahkan di akhir pekan pun akan ditampilkan performance Barongsai Tonggak dan gabungan 18 Barongsai yang bermain secara serentak untuk menghibur para pengunjung.

Mal Taman Anggrek juga mengadakan kompetisi lomba makan makanan khas tionghoa yaitu bakmi, dengan nama Man vs Noodle yang diadakan pada tanggal 4 dan 5 Februari 2017 dengan total hadiah Rp 18.000.000,-.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sales Director Maxima Global Solusindo Anthony Hermansjah (kedua dari kanan) saat peluncuran 3 seri produk CCTV Uniview, Jakarta, Kamis (13/12/2018)

Kamis, 13 Desember 2018 - 22:51 WIB

Penuhi Kebutuhan Industri, Uniview Luncurkan 3 Seri Produk CCTV

Jakarta Bertempatan di The Pallas SCBD Jakarta, Maxima Global Solusindo sebagai National Distributor untuk merek ternama dan terdepan untuk perangkat kamera cctv (video surveillance) di pasar…

B Ramanathan (Ram)

Kamis, 13 Desember 2018 - 22:15 WIB

B Ramanathan Resmi Jadi Chief Executive Ogilvy di Indonesia

Ogilvy mengumumkan penunjukan B Ramanathan (Ram) sebagai Chief Executive di Indonesia, Ram memiliki posisi ganda yang sebelumnya sebagai CEO dari Bates CHI & Partners Indonesia.

Botany Restaurant Holiday Inn Jakarta Kemayoran

Kamis, 13 Desember 2018 - 21:20 WIB

Menanti Moment Pertama di 2019 Bertema Viva Las Vegas di Holiday Inn Jakarta Kemayoran

Holiday Inn Jakarta Kemayoran menghadirkan keseruan suasana bersantap dihangatnya malam Natal dengan jajaran menu makan malam tradisional.

Artis sekaligus calon anggota legislatif DPR RI dari Fraksi PAN, Mandala Abadi mengajukan eksepsi atau nota pembelaan atas dakwaan dugaan pelanggaran kampanye ke PN Jakpus, Rabu (12/12/2018)

Kamis, 13 Desember 2018 - 20:41 WIB

Didakwa Langgar UU Kampanye, Ini Penjelasan Mandala di Persidangan

Calon anggota legislatif DPR RI, Mandala Abadi Shoji menjalani pemeriksaan hari kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dalam perkara dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan bersama rekan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Dok. Kemenperin)

Kamis, 13 Desember 2018 - 19:30 WIB

Punya Potensi Ekonomi Capai USD 150 Miliar, Menperin Minta Pelaku IKM Manfaatkan Industri Digital

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan industri digital memiliki potensi ekonomi sebesar USD 150 miliar, jika potensi ini bisa dimanfaatkan sscara maksimal oleh pelaku ekonomi.