Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati April 2018 Mengalami Kenaikan

Oleh : Hariyanto | Kamis, 05 April 2018 - 06:57 WIB

Kementerian ESDM
Kementerian ESDM

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis data bahwa besaran Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) pada April 2018 ini mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya.

HIP BBN ini dimuat dalam Surat Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) nomor 1802/12/DJE/2018. Berdasar data yang dihimpun dari Kementerian ESDM, harga Biodiesel menjadi Rp8.356,00/liter.

Harga tersebut belum termasuk ongkos angkut yang telah ditetapkan sebelumnya dalam Keputusan Menteri ESDM No. 2026 K/12/MEM/2017. Besaran HIP Biodiesel ini meningkat Rp195,00/liter dibandingkan HIP Biodisel pada bulan Maret 2018.

Kenaikan harga biodiesel ini dipengaruhi oleh pergerakan harga Crude Palm Oil (CPO) yang semakin meningkat. Dalam satu bulan terakhir CPO naik sebesar Rp201,00/Kg.

Dari sebelumnya harga CPO diketahui sebesar Rp8.029,00/Kg (Periode 25 Januari 2018 sampai 24 Februari 2018), kemudian merangkak naik pada periode 25 Februari 2018 sampai 24 Maret 2018 menjadi Rp8.230/Kg.

Seiring dengan peningkatan harga Biodiesel, HIP Bioetanol pada bulan April 2018 juga naik tipis jika dibandingkan dengan HIP periode bulan lalu.

Diketahui harga Bioetanol pada April sebesar Rp10.140,00/liter sedangkan harga Bioetanol pada Maret sebesar Rp 10.083,00/liter sehingga ada kenaikan harga sebesar Rp 57,00/liter.

Kenaikan harga Bioetanol ini merupakan imbas dari perubahan kurs Dolar Amerika yang meningkat, meski harga rata-rata tetes tebu Kharisma Pemasaran Bersama (KPB) tercatat tidak mengalami perubahan.

Penghitungan besaran HIP Bioetanol ini berdasarkan harga rata-rata tetes tebu KPB periode 3 bulan Rp1.625/Kg dikali 4,125 Kg/Liter kemudian hasilnya ditambahkan dengan 0,25 dolar AS/liter, dengan nilai kurs rupiah terhadap dolar sebesar Rp13.748.

Untuk diketahui, HIP BBN ditetapkan setiap bulan dan dilakukan evaluasi paling sedikit enam bulan sekali oleh Direktur Jenderal EBTKE. (ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto Doc Kementan

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:44 WIB

Hasilkan 20 Triliun dalam 3,5 Tahun, Ekspor Obat Hewan Indonesia Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Dalam kurun waktu 3,5 tahun, ekspor obat hewan telah signifikan mendatangkan devisa negara yang cukup besar. Berdasarkan data Direktorat…

Bambang Tribaroto Corporate Secretary Bank BRI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:00 WIB

BRI-Pemprov Perkuat Sistem Informasi Pertanian di Jawa Tengah.

Bank BRI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara puncak perayaan Hari Tani 2018 yang dilaksanakan di Alun-alun Bung Karno, Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah Sabtu (20/10/2018).…

Garuda-Polri Sepakat Kemitraan Strategis Layanan Jasa Penerbangan (Foto Dok Garuda Indonesia)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Garuda-Polri Sepakat Kemitraan Strategis Layanan Jasa Penerbangan

Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Jumat (19/10/2018) melakukan penandatanganan nota kesepahaman perpanjangan komitmen kemitraan strategis…

Taufik Hidayat, Direktur Utama PT. PP Properti Tbk (Dok. Industry)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 17:00 WIB

PT PP Bukukan Kontrak Baru Rp32,45 Triliun

PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi di Indonesia berhasil membukukan kontrak baru Rp32,45 triliun sampai akhir September 2018, naik 1,5 persen dibanding periode yang sama…

Ilustrasi Pertamina EP

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:30 WIB

Pertamina EP Capai Produksi 102 Persen

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) mencatat pencapaian produksi minyak PT Pertamina EP Asset 3 sebesar 12.408 BOPD atau 102 persen dari target 2018 sebesar 12.138 BOPD.